• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Senin, Maret 23, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Lebaran yang Ramai, Ramadhan yang Sunyi

Refleksi Beberapa Hari Pasca Ramadhan

Jufri by Jufri
2026/03/23
in Islam, Jufri Daily, Nasional, Opini
0
Lebaran yang Ramai, Ramadhan yang Sunyi
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

✍️ Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi

 

Ada hal yang saya perhatikan, dan bahkan saya introspeksi ke dalam diri saya sendiri, setiap kali menyaksikan datangnya Ramadhan dan tibanya Idulfitri dari tahun ke tahun. Ada semacam kegelisahan yang pelan-pelan tumbuh: apakah kita benar-benar menjalani Ramadhan, atau sekadar melewatinya menuju hari raya?

Jika kita mau jujur melihat kondisi umat Islam hari ini, terutama di daerah-daerah, maka ada satu fenomena yang tidak bisa kita abaikan. Bagi sebagian orang, Idulfitri lebih terasa sebagai perayaan silaturahmi daripada puncak dari perjalanan spiritual Ramadhan.

Lebaran menjadi identik dengan mudik, berkumpul, saling mengunjungi, dan mempererat hubungan keluarga. Tentu, semua itu baik. Silaturahmi adalah ajaran mulia dalam Islam. Namun perlahan, makna sakral Idul Fitri sebagai hari kemenangan setelah sebulan berjuang menahan diri, justru memudar.

Coba kita lihat suasana menjelang hari raya. Terminal, bandara, pelabuhan, dan jalan raya penuh sesak. Orang berbondong-bondong pulang kampung. Pasar-pasar dipadati pembeli. Semua sibuk mempersiapkan “hari besar”.

Namun di saat yang sama, masjid-masjid tidak selalu penuh. Bahkan di sepuluh hari terakhir Ramadhan, yang seharusnya menjadi puncak ibadah, seringkali jumlah orang di luar masjid lebih banyak daripada yang berada di dalamnya.

Puasa dijalankan, tetapi tidak selalu dihayati. Ramadhan datang, tetapi tidak benar-benar tinggal dalam jiwa.

Di titik ini, kita juga perlu jujur melihat hal lain. Perdebatan tentang kapan awal Ramadhan dan kapan Idulfitri memang penting dalam perspektif fiqh dan penetapan hukum. Namun dalam realitas sosial, banyak di antara umat Islam yang sesungguhnya tidak terlalu peduli pada perdebatan itu. Bagi mereka, kapan pun ditetapkan, yang penting tetap bisa pulang kampung, berkumpul dengan keluarga, dan merayakan lebaran.

Jadi, meski perdebatan soal awal Ramadhan dan Idulfitri itu mungkin penting, ada hal yang jauh lebih penting untuk kita renungkan: realitas bahwa sebagian umat justru belum benar-benar menaruh perhatian pada makna ibadah itu sendiri.

Dan ketika Idulfitri tiba, kesibukan semakin memuncak. Kita (dan mungkin juga mereka) lebih sibuk dengan baju baru, hidangan, perjalanan, dan kunjungan. Takbir berkumandang, tetapi hati belum tentu ikut bergetar. Shalat Ied dilaksanakan, tetapi ruh Ramadhan belum tentu terbawa.

Seolah-olah, Ramadhan hanyalah tamu yang singgah sebentar, datang, lalu pergi tanpa meninggalkan jejak yang dalam.

Padahal sejatinya, Idulfitri bukan sekadar perayaan. Ia adalah titik balik. Ia adalah hasil. Ia adalah cermin: apakah Ramadhan benar-benar membentuk kita, atau hanya sekadar kita lewati.

Jika setelah Ramadhan kita kembali seperti semula, bahkan lebih lalai,maka boleh jadi yang berubah hanyalah kalender, bukan diri kita.

Maka mungkin yang perlu kita renungkan bukan hanya bagaimana kita merayakan Idulfitri, termasuk ikut Muhammadiyah atau pemerintah, tetapi bagaimana kita menjaga agar Ramadhan tidak benar-benar pergi dari hati kita.

Karena yang paling menyedihkan bukanlah ketika Ramadhan berakhir, tetapi ketika nilai-nilainya ikut hilang bersama kepergiannya. Tentu termasuk , atau bahkan lebih penting bagi para penyampai dakwah itu sendiri. (*)

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

Tags: IdulfitriRamadhanTulisan Jufri
Previous Post

Silaturahmi: Ngopi Santai, Membaca Arah Dakwah Muhammadiyah dari Warung Kopi

Related Posts

Allah itu Romantis Sekali

Allah itu Romantis Sekali

22 Maret 2026
117
MAARIF Institute Kecam Persekusi Shalat Idulfitri Muhammadiyah di Sejumlah Daerah

MAARIF Institute Kecam Persekusi Shalat Idulfitri Muhammadiyah di Sejumlah Daerah

22 Maret 2026
133
Silaturahmi Ramadhan: Ketika Kader Mencari Persyarikatan dan Kebersamaan Menjadi Energi Peradaban

Silaturahmi Ramadhan: Ketika Kader Mencari Persyarikatan dan Kebersamaan Menjadi Energi Peradaban

17 Maret 2026
123
Ramadhan Belum Berakhir, Akhirmu Menentukan Akhiratmu

Ramadhan Belum Berakhir, Akhirmu Menentukan Akhiratmu

13 Maret 2026
197
Hadirkan Tema Ramadhan yang Lebih Bermakna dan Bernilai, Dosen UMMAD Jadi Narasumber Program Mutiara Pagi RRI Madiun

Hadirkan Tema Ramadhan yang Lebih Bermakna dan Bernilai, Dosen UMMAD Jadi Narasumber Program Mutiara Pagi RRI Madiun

7 Maret 2026
110
MBG, Amar Makruf Nahi Munkar, dan Cara Kita Menjaga Nurani Publik

“Pala Ra, Ro”: Antara Mau dan Datang

27 Februari 2026
128

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In