TAJDID.ID~Yogyakarta 🔳 Muhammadiyah Software Labs (LabMu) mencatat lebih dari 2.700 pengguna telah menunaikan zakat melalui fitur Zakat di aplikasi MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App). Capaian ini menjadi indikator meningkatnya adopsi layanan keislaman berbasis digital di lingkungan Muhammadiyah.
Fitur zakat di MASA dikembangkan sebagai bagian dari upaya LabMu dalam menghadirkan layanan digital yang terintegrasi dan memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban keagamaan. Melalui kolaborasi dengan Lazismu, layanan ini memungkinkan pengguna untuk menyalurkan zakat secara praktis dalam satu aplikasi.
Salah saru pengembang MASA, Zainal Arifin menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital yang dikembangkan Muhammadiyah.
Menurutnya, MASA dirancang tidak hanya sebagai aplikasi layanan keislaman, tetapi juga sebagai ekosistem digital yang mampu menjawab kebutuhan umat di era transformasi teknologi.
“Peningkatan jumlah pengguna yang menunaikan zakat melalui MASA menunjukkan bahwa layanan digital dapat menjadi solusi yang memudahkan masyarakat dalam beribadah, sekaligus memperluas jangkauan layanan Muhammadiyah,” ujarnya.
Sejak diluncurkan pada 2024, MASA terus dikembangkan dengan berbagai fitur, mulai dari Al-Qur’an digital, jadwal salat, arah kiblat, hingga layanan donasi digital. Kehadiran fitur zakat menjadi salah satu penguatan dalam menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih praktis dan terintegrasi.
LabMu menilai momentum Ramadan turut mendorong peningkatan penggunaan fitur ini. Menjelang akhir bulan suci, kebutuhan masyarakat untuk menunaikan zakat, baik zakat maal maupun zakat fitrah, cenderung meningkat.
Ke depan, LabMu bersama Lazismu akan terus melakukan pengembangan dan peningkatan layanan untuk memastikan kemudahan, keamanan, serta kenyamanan dalam berzakat melalui platform digital.
Capaian ini sekaligus memperkuat posisi MASA sebagai aplikasi resmi Muhammadiyah yang tidak hanya menghadirkan layanan informasi keislaman, tetapi juga menjadi sarana praktis dalam menunaikan berbagai amal ibadah secara digital. (*)








