• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Senin, April 27, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Ramadhan Belum Berakhir, Akhirmu Menentukan Akhiratmu

Salman Abor by Salman Abor
2026/03/13
in Islam, Keislaman, Muhammadiyah, Nasional, Opini
0
Ramadhan Belum Berakhir, Akhirmu Menentukan Akhiratmu
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

✍️ Salman Abor SH MKn

Sekretaris PCM Serbalawan dan
Ketua Majelis Hukum & HAM PDM Simalungun

 

Maskapai penerbangan utama Ramadhan Boing 1447 H, sesaat lagi akan sampai di tujuan, maka diingatkan kepada para penumpang agar tetap menggunakan sabuk pengaman, tidak menghidupkan handphone sampai pesawat berhenti dengan sempurna.

Kereta Api Ramadhan masih dalam perjalanan untuk tiba di 30 Ramadhan, maka jangan lompat ditengah jalan anda bisa celaka, Bus Ramadhan menuju Ketaqwaanpun sedang berjalan memasuki kota tujuan, para penumpang dipersilahkan turun ketika bus sudah sampai di terminal.

Jika diibaratkan sebuah pertandingan sepak bola, maka awal Ramadhan merupakan “babak penyisihan”, pertengahan Ramadhan disebut “babak perempat final” dan “semi final, serta akhir Ramadhan adalah “babak final”.

Oleh sebab itu, maka sesungguhnya Ramadhan belum berakhir, justru akhir Ramadhan menjadi penentu bagi kita, apakah kita akan menjadi hamba yang bertaqwa, atau justru menuai celaka?.

Sebagian kita menjalankan Akhir Ramadhan, seolah-olah Ramadhan telah berakhir, kita sering kali disibukkan aktivitas duniawi yang melalaikan dari Ibadah-ibadah penting di akhir Ramadhan, ada yang meninggalkan shalat, bahkan ada yang sudah tidak berpuasa.

Sudah menjadi pemandangan umum jika akhir Ramadhan shaff-shaff masjid maju tanda jamaah semakin sedikit. Karyawan, pegawai, pejabat yang telah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) disibukkan dengan belanja ke Mall (pusat-pusat perbelanjaan) atau sibuk checkout keranjang kuning, scroll-scroll hand phone untuk belanja online, setiap rumah terdengar suara kurir mengantar paket-paket yang telah dipesan melalui toko-toko online.

Kemudian sebagian para pekerja keras disibukkan dengan target pekerjaan, dorongan keinginan agar memiliki uang cukup saat lebaran tiba, tidak kalah sibuknya ibu-ibu heboh mempersiapkan kue-kue lebaran, aktivitas bersih-bersih rumah pun seperti mengecat ruangan, menambah bangunan baru, dan memajang hiasan-hiasan rumah semuanya itu dikerjakan diakhir-akhir Ramadhan, seakan-akan ini sudah menjadi budaya dan kebiasaan kita padahal hal tersebut seharusnya bisa kita kerjakan sebelum datangnya Ramadhan.

Diketahui Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 M dan 1 Syawal 1447 H (Idulfitri): Jumat, 20 Maret 2026 M, artinya Ramadhan belum berkahir, akan tetapi Ramadhan memasuki hari-hari dan malam-malam krusial yang perlu diperhatikan.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia bersabda “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” (HR. Muslim, no. 1175)

Allah SWT menyebut keutamaan lailatul qadar, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al-Qadr: 3-5)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari, no. 1901).

Jika kita bertemu dengan malam Lailatul Qadar, maka perbanyak membaca do’a: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ”afwa fa’fu’anni”. Artinya: Ya Allah, Engkau Maha memberikan maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).

Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengajarkan do’a ini pada ‘Aisyah, istri tercinta beliau.

Bersumber dari hadits shahih (HR. Ahmad, Tirmidzi) di mana Nabi ﷺ mengaminkan doa Malaikat Jibril agar orang tersebut dijauhkan dari rahmat Allah “celakalah orang yang hingga akhir Ramadhan dosanya belum diampuni”

Seperti orang yang sedang menempuh pendidikan, maka tidak akan dikatakan tamat SD, SMP atau SMA jika orang tersebut tidak menyelesaikan ujian akhir kelulusannya, maka dia hanya disebut pernah Sekolah tetapi tidak tamat Sekolah. Ramadhan adalah bulan ampunan, jika melewatkannya tanpa taubat, seseorang kehilangan kesempatan besar untuk menghapus dosanya.

Ada satu Kaidah fiqih “Ma la yudraku kulluhu, la yutraku kulluhu” berarti “Sesuatu yang tidak bisa dicapai/dilakukan seluruhnya, jangan ditinggalkan seluruhnya”. Semoga Allah memudahkan kita untuk mengoptimalkan Ramadhan kita di tahun ini, karena boleh jadi ini Ramadhan terakhir kita,

Ingat Akhirmu Menentukan Akhiratmu.

Wallahu a’lam bish-shawab. (*)

Tags: Akhir RamadhanRamadhanSalman Abor
Previous Post

Berburu di Kebun Binatang

Next Post

Tak Punya Sepatu, Tak Miliki Kaki

Related Posts

Lebaran yang Ramai, Ramadhan yang Sunyi

Lebaran yang Ramai, Ramadhan yang Sunyi

23 Maret 2026
127
Silaturahmi Ramadhan: Ketika Kader Mencari Persyarikatan dan Kebersamaan Menjadi Energi Peradaban

Silaturahmi Ramadhan: Ketika Kader Mencari Persyarikatan dan Kebersamaan Menjadi Energi Peradaban

17 Maret 2026
126
Hadirkan Tema Ramadhan yang Lebih Bermakna dan Bernilai, Dosen UMMAD Jadi Narasumber Program Mutiara Pagi RRI Madiun

Hadirkan Tema Ramadhan yang Lebih Bermakna dan Bernilai, Dosen UMMAD Jadi Narasumber Program Mutiara Pagi RRI Madiun

7 Maret 2026
116
Puasa dengan Gembira: Menjawab Panggilan Langit dengan Hati yang Merdeka

Puasa dengan Gembira: Menjawab Panggilan Langit dengan Hati yang Merdeka

18 Februari 2026
129
Sambut Ramadan dengan Energi yang Bersih dan Berkelanjutan

Sambut Ramadan dengan Energi yang Bersih dan Berkelanjutan

19 Februari 2025
158
Sekretaris PWM Jabar Iu Rusliana Ajak Umat Islam Menjadi Lulusan Terbaik Ramadan

Sekretaris PWM Jabar Iu Rusliana Ajak Umat Islam Menjadi Lulusan Terbaik Ramadan

8 April 2024
259
Next Post
Tak Punya Sepatu, Tak Miliki Kaki

Tak Punya Sepatu, Tak Miliki Kaki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In