TAJDID.ID~Medan || Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) melaksanakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026, Selasa siang (10/2). Kegiatan yang berlangsung di Aula FISIP UMSU menjadi forum strategis dalam evaluasi kinerja tahun 2025 dan perencanaan program kegiatan fakultas di tahun 2026.
Rapat kerja tahunan ini diikuti oleh unsur pimpinan fakultas, mulai dari dekanat, pimpinan program studi, dosen, Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dan Unit Penjaminan Mutu (UPM), tenaga kependidikan (tendik), pengelola laboratorium, serta menghadirkan narasumber yakni Dr. Mujahiddin, S.Sos., M.SP., selaku Ketua Pusat Perencanaan dan Pengembangan (Pusrenbang) UMSU dan Dr. Yan Hendra, M.Si, selaku Ketua Badan Penjaminan Mutu (BPM) UMSU.
Wakil Dekan I FISIP UMSU, Dr. Abrar Adhani, S.Sos., M.I.Kom., dalam pengantar kegiatan menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh unsur tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan perencanaan kerja fakultas berjalan secara komprehensif dan terintegrasi. “Rapat kerja tahunan ini merupakan agenda rutin fakultas yang dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang evaluasi dan perencanaan strategis dalam meningkatkan kinerja akademik dan kelembagaan FISIP UMSU,” ujarnya.
Dekan FISIP UMSU, Dr. Arifin Saleh M.SP, dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat kerja yang merupakan agenda rutin tahunan ini merupakan kebutuhan lembaga dan sarana untuk mematangkan berbagai kegiatan di tahun berjalan. “Mari kita susun dan kita matangkan berbagai program kegiatan, baik dalam hal tri dharma perguruan tinggi, penguatan sumber daya dosen, hingga kegiatan lainnya. Semua kita, bukan hanya pimpinan dan dosen tapi termasuk pengelola lab dan tenaga kependidikan harus ikut teribat,” paparnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Yan Hendra memaparkan materi yang berfokus pada pengelolaan penjaminan mutu dalam konteks pendidikan tinggi. Ia menekankan pentingnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) sebagai elemen fundamental dalam setiap proses akademik.
Dr. Mujahiddin menegaskan bahwa rencana pengembangan program studi dan fakultas harus selaras dengan visi dan misi UMSU dan FISIP. Ia menguraikan setidaknya terdapat tiga komponen utama dalam pengembangan tersebut, salah satunya adalah kontribusi institusi dalam membangun peradaban.
Menurutnya, penting untuk menilai sejauh mana peran dan kontribusi FISIP dalam aspek tersebut telah terpenuhi. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, Mujahiddin memberikan apresiasi terhadap FISIP UMSU karena dinilai telah memenuhi tiga indikator utama dalam sistem penjaminan mutu.
Dalam pelaksanaan rapat kerja tahunan tersebut, secara bergantian pimpinan program studi di lingkungan FISIP UMSU menyampaikan paparan terkait berbagai hambatan dan kesulitan yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan akademik. Selain evaluasi, masing-masing pimpinan program studi juga memaparkan rencana kegiatan dan program kerja yang akan dilaksanakan ke depan.
Rencana tersebut disusun dengan mengacu pada visi dan misi fakultas serta mempertimbangkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, sehingga diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan akademik dan mendukung penguatan kualitas lulusan di masing-masing program studi. (*)







