TAJDID.ID~Medan || Ketua Pengarah Malaysian Agricultural Research and Development Institute (MARDI) YBhg. Dato’ Dr. Haji Mohamad Zabawi bin Abdul Ghani memberikan kuliah umum dengan tema “Sistem Makanan Global: Cabaran dan Inovasi” di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) pada Kamis (9/4) di Kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan.
Kegiatan ini disambut langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP didampingi Wakil Rektor II Prof. Dr. Akrim, M.Pd bersama Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Wan Arfiani Barus, M.P dan para Wakil Dekan, para Pimpinan Fakultas, Ketua OIC Rafieqah Nalar Rizky, MA, perwakilan PUSKIIBI Yudha Andriansyah Putra, S.P., M.P serta mahasiswa selaku peserta kegiatan.
Rektor UMSU, Prof. Agussani menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Pengarah MARDI dan jajaran yang dinilai sangat penting bagi penguatan kerja sama akademik dan pengembangan ilmu pertanian.
Dalam sambutannya, dia berharap agar MARDI semakin cemerlang dan berjaya dalam mendidik tenaga pengajar serta terus berbagi perkembangan terbaru di bidang pertanian.
“Kita sangat beruntung MARDI yang terkenal di Malaysia dapat berbagi pengetahuan dengan kita. Sangat rugi jika kesempatan ini tidak dimanfaatkan dengan baik sebagai pembekalan akademik,” ujarnya.
Rektor juga menjelaskan secara singkat perkembangan UMSU yang saat ini tengah berupaya memperoleh pengakuan Malaysian Medical Council (MMC), sehingga lulusan Fakultas Kedokteran nantinya dapat diterima bekerja di berbagai negara.
Prof. Agussani menyampaikan, hubungan kerja sama yang telah terbangun antara UMSU dan MARDI perlu terus dilanjutkan melalui kolaborasi fakultas, program studi, serta dosen, khususnya dalam bidang pendidikan dan riset.
Kemudian, Ketua Pengarah MARDI menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kali kedua dirinya datang ke UMSU.
“Alhamdulillah sekarang dapat bertemu langsung dengan Rektor Agussani. Saya rindu datang ke sini. Mudah-mudahan kunjungan ini semakin memperkuat hubungan antara MARDI dan UMSU,” ungkapnya.
Dia juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat serta kolaborasi pendidikan dan penelitian yang telah berjalan antara kedua institusi.
Pada sesi pemaparan, Ketua Pengarah MARDI menekankan bahwa sektor pertanian merupakan sumber utama kehidupan manusia karena berkaitan langsung dengan ketersediaan pangan.
Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain tantangan sistem agromakanan global, terutama dalam menghadapi krisis keterjaminan makanan dan perubahan iklim. Kemudian, transformasi sistem agromakanan melalui pendekatan inovatif untuk menjaga ketahanan pangan dunia serta penerapan nilai baru pada sektor pertanian melalui integrasi teknologi pintar seperti kecerdasan buatan (AI), penggunaan dron, serta automasi ladang, proses inovasi varietas tanaman berdaya tahan terhadap perubahan lingkungan serta pengembangan dan pengkomersialan produk makanan hiliran bernilai tambah tinggi guna meningkatkan daya saing sektor pertanian.
Kegiatan kuliah umum ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional sekaligus meningkatkan kapasitas akademik dan riset pertanian di UMSU. (*)








