TAJDID.ID~Jakarta 🔳 Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Salmah Orbayinah, menegaskan pentingnya Halal Bihalal sebagai momentum memperkuat ukhuwah dan kolaborasi dalam membangun generasi berkualitas.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Halal Bihalal 1447 H Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah di Aula Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta Pusat.
Menurut Salmah, kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci dalam memperkuat gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara ‘Aisyiyah, organisasi perempuan, pemerintah, serta mitra strategis lainnya.
“Kami berharap kolaborasi dan sinergi yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat. ‘Aisyiyah bersama organisasi perempuan lain berperan dalam membangun generasi berkualitas serta mendukung program pembangunan,” ujarnya.
Salmah juga menegaskan komitmen ‘Aisyiyah dalam membangun generasi berkualitas melalui berbagai program pendidikan, pemberdayaan, dan pelayanan masyarakat. Penguatan nilai, karakter, serta kualitas pendidikan dinilai menjadi langkah penting dalam menyiapkan pemimpin masa depan.
Selain itu, Salmah menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan tradisi silaturahmi yang membawa nilai kebersamaan dan memperkuat ukhuwah. Momentum tersebut dinilai penting untuk mempererat hubungan antarsesama sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor.
Ia juga mengajak seluruh hadirin menjadikan bulan Syawal sebagai momentum meningkatkan ketakwaan setelah Ramadan. Salmah menyinggung pesan dalam QS Ali Imran 133–135 tentang pentingnya ketakwaan, di antaranya melalui kepedulian sosial, sikap saling memaafkan, serta kesediaan untuk terus memperbaiki diri.
“Bulan Syawal adalah momentum peningkatan setelah Ramadan. Ketakwaan dapat diwujudkan melalui kepedulian kepada sesama, saling memaafkan, dan terus memperbaiki diri,” ungkapnya.
Kegiatan Halal Bihalal 1447 H Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah mengangkat tema “Meneguhkan Ukhuwah dan Menumbuhkan Kecintaan Lingkungan melalui Pendidikan Anak Usia Dini.”
Acara Halal Bihalal Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dihadiri oleh jajaran Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, organisasi otonom tingkat pusat Muhammadiyah, pimpinan perguruan tinggi serta pimpinan Amal Usaha Rumah Sakit Muhammadiyah–‘Aisyiyah se-Jabodetabek dan Banten, perwakilan kementerian dan lembaga negara, anggota DPR RI, organisasi perempuan dan kemasyarakatan, Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Lampung, serta Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah se-Jabodetabek, dengan tausiyah dari akademisi dan pakar perkembangan anak. (*)
✍️ Farah








