Oleh: Jufri
Ketua PDM Kota Tebing Tinggi
Hari ini terasa berbeda. Bukan karena pertemuan besar atau forum resmi yang megah, tetapi karena sebuah silaturahim hangat yang sarat makna. Saya bersama sahabat saya, Ketua PDM Serdang Bedagai, Pak Akhyar, duduk berbincang bersama para pemain lapangan Bank Danamon Syariah yang selama ini telah bekerja sama dengan PP Muhammadiyah dalam mengelola program SatuMU.
Program ini bukan sekadar aplikasi digital. Ia adalah ikhtiar besar Muhammadiyah untuk menghadirkan ekosistem ekonomi umat yang terintegrasi. Aplikasi SatuMU terhubung dengan Kartu Muhammadiyah dan dirancang untuk memudahkan berbagai kebutuhan: pendidikan, infaq, transaksi, hingga berbagai layanan sosial keumatan. Sebuah langkah nyata menuju kemandirian ekonomi umat di era digital.
Dari pihak Bank Danamon Syariah, rombongan dipimpin oleh Bapak Jauhari Rambe. Percakapan kami mengalir hangat, membahas peluang usaha, penguatan ekonomi umat, hingga keberlanjutan program-program ekonomi yang sejalan dengan misi dakwah Muhammadiyah.
Pertemuan sederhana di Cafe Literasi itu terasa sangat hidup. Tidak ada podium, tidak ada protokol yang kaku, tetapi justru di sanalah gagasan-gagasan tumbuh. Kami berbicara tentang bagaimana dakwah tidak boleh berhenti di mimbar. Dakwah harus hadir di pasar, di lembaga keuangan, di dunia usaha, dan di ruang-ruang kolaborasi.
Muhammadiyah sejak awal memang tidak memisahkan dakwah dari pemberdayaan. Amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial adalah bukti bahwa dakwah harus menyentuh kehidupan nyata. Maka kerja sama ekonomi seperti program SatuMU adalah kelanjutan dari tradisi panjang tersebut.
Kami menyadari bahwa dakwah ekonomi adalah dakwah masa depan. Umat yang kuat secara ekonomi akan lebih berdaya dalam pendidikan, kesehatan, dan peradaban. Karena itu, pertemuan hari ini bukan sekadar silaturahim, melainkan bagian dari ikhtiar panjang membangun kemandirian umat.
Cafe Literasi hari ini menjadi saksi bahwa dakwah bisa hidup di mana saja. Di meja kopi, dalam diskusi ringan, di antara tawa dan rencana besar. Selama niatnya untuk kemaslahatan umat, maka setiap ruang adalah ladang dakwah.
Semoga langkah kecil hari ini menjadi bagian dari langkah besar Muhammadiyah dalam membangun ekonomi umat yang berkelanjutan. Dakwah tidak hanya menguatkan iman, tetapi juga menguatkan kehidupan. (*)
Silaturahmi Kolaborasi sinergi Harmoni







