TAJDID.ID~Yogyakarta 🔳 Muhammadiyah Software Labs (LabMu) menghadirkan fitur pembayaran zakat dalam aplikasi MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App). Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari pengembangan layanan digital Muhammadiyah untuk memudahkan masyarakat menunaikan kewajiban zakat melalui platform digital.
Pengembangan fitur tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara LabMu sebagai pengembang ekosistem digital Muhammadiyah dengan Lazismu sebagai lembaga pengelola zakat di lingkungan Persyarikatan. Melalui integrasi ini, layanan donasi di MASA diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta menghadirkan pengalaman berdonasi yang lebih praktis dan mudah diakses.
Direktur Utama LabMu, Asad Fathul Ilmi, menyampaikan bahwa kehadiran fitur zakat di MASA merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat aplikasi tersebut bagi masyarakat luas.
Menurut Asad, MASA tidak hanya dikembangkan sebagai aplikasi layanan digital bagi warga Muhammadiyah, tetapi juga sebagai platform yang dapat dimanfaatkan oleh umat Islam secara umum untuk mengakses berbagai layanan keislaman secara lebih mudah.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas manfaat layanan MASA. Tidak hanya bagi warga Muhammadiyah, tetapi juga bagi seluruh umat Islam yang ingin menunaikan zakat, infak, dan sedekah secara lebih mudah melalui kanal digital,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengembangan fitur donasi digital ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun ekosistem layanan digital Muhammadiyah yang semakin terintegrasi. MASA sendiri sejak diluncurkan pada Juni 2025 telah menghadirkan berbagai fitur layanan keislaman, mulai dari Al-Qur’an digital, jadwal salat, arah kiblat, hingga berbagai konten informasi dan dakwah.
Sementara itu, Direktur Utama Lazismu, Ibnu Tsani, menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat dalam menunaikan zakat melalui saluran digital. Menurutnya, langkah ini juga sejalan dengan komitmen Muhammadiyah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi.
“Lazismu berbenah diri sekaligus beradaptasi dengan percepatan perubahan teknologi informasi dan digital. Tujuannya untuk mendorong partisipasi masyarakat, baik dalam edukasi maupun layanan berdonasi secara digital,” kata Ibnu.
Menjelang akhir Ramadan, kebutuhan masyarakat untuk menunaikan zakat biasanya meningkat. Melalui integrasi layanan zakat di MASA, masyarakat kini dapat menunaikan zakat, infak, maupun sedekah secara lebih mudah melalui satu aplikasi.
LabMu berharap pengembangan fitur ini dapat semakin memperkuat peran MASA sebagai aplikasi resmi Muhammadiyah yang menghadirkan berbagai layanan digital bagi umat, sekaligus memperluas manfaat kolaborasi antara unit dan lembaga di lingkungan Persyarikatan. (*)








