TAJDID.ID~Surabaya || Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya resmi membuka kegiatan Baitul Arqom Ceria 2026. Acara yang berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa (2-3 Maret 2026), ini dipusatkan di SD Muhammadiyah 14 Surabaya dan diikuti oleh perwakilan siswa-siswi terbaik dari seluruh SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya.
Ketua K3S SD/MI Muhammadiyah Kota Surabaya, Amang Muazam, M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Generasi Rabbani di Era Digital: Menguatkan Ilmu, Teknologi, Akhlak, dan Keimanan”. Tercatat sebanyak 112 peserta didik hadir didampingi oleh guru pembina dari masing-masing sekolah.
Amang Muazam menekankan bahwa tujuan utama Baitul Arqom Ceria ini adalah pembekalan spiritual dan intelektual bagi siswa, diantaranya;
Pertama, Penguatan Akidah: Memastikan setiap murid memiliki landasan iman yang kokoh di tengah gempuran zaman.
Kedua, Pendalaman Agama: Memberikan wawasan keislaman yang komprehensif agar siswa mampu mempraktikkan agama secara mendalam.
Ketiga, Kader Muhammadiyah: Mempersiapkan siswa sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna aman usaha Muhammadiyah di masa depan.
”Kami menggunakan istilah ‘Baitul Arqom’ untuk mengikuti jejak perjuangan Rasulullah SAW saat mendidik para sahabat di rumah Sahabat Arqom. Kami ingin murid-murid kami memiliki mentalitas luar biasa, semangat belajar, dan spirit berjuang untuk agama serta Muhammadiyah,” ujarrnya.
Hal yang menarik dari pelaksanaan tahun ini adalah adanya program pendampingan dan pembinaan khusus bagi para guru pembimbing. Sembari siswa mengikuti materi, para guru juga mendapatkan pembekalan dari narasumber ahli.
”Anak-anak belajar, guru pun juga belajar. Kami ingin para guru menjadi pembelajar yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga proses pendidikan di sekolah masing-masing dapat berjalan selaras dengan kemajuan teknologi tanpa meninggalkan nilai akhlak,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya berharap dapat melahirkan generasi Rabbani yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki integritas moral dan keimanan yang tinggi. (*)
✍️ Yuda







