TAJDID.ID~Solo || Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko menyampaikan khotbah Jumat di masjid Asy Syi’ar komplek Radio Republik Indonesia (RRI), Kestelan, Banjarsari, Solo pada Jumat (20/2/2026).
Dalam khutbahnya, ia mengangkat tema Puasa Ramadan mampu meningkatkan takwa sosial dengan peduli agama, sistem, manusia dan lingkungan serta pentingnya menjadi hamba Allah yang senantiasa menunaikan salat.
Jatmiko menjelaskan bahwa ada keistimewaan sedekah di bulan Ramadan. “Sedekah adalah amalan sederhana dengan keutamaan luar biasa. Berkaitan dengan sedekah yang diganjar 700 kali lipat. Mari kita lebih peduli kaum papa nan nestapa dan pra Sejahtera, fakir miskin, anak jalanan, janda miskin, duda miskin,” ujarnya.
Allah SWT terus melipatgandakan pahala kebaikan sampai 700 kali lipat atau lebih bagi siapa yang Dia kehendaki sesuai tingkat keimanan dan keikhlasan hati yang berinfak.
Saat Ramadan tiba amal perbuatan baik mendapatkan pahala yang berlipat ganda, selain daripada membaca Al Quran sebelum dan sesudah salat wajib dan sunnah, berdzikir dan bersedekah.
“Kita lihat QS Al-Baqarah ayat 261, Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui,” urai guru PAI SD Muhammadiyah 1 Solo itu.
Puasa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi merupakan kesempatan da momentum untuk meningkatkan ketakwaan sosial. Ketakwaan sosial berarti memiliki rasa peduli dan tanggung jawab terhadap sesama manusia.
“Barang siapa memberi buka orang yang puasa maka mendapat pahala sebanyak pahala orang puasa tersebut,” tegasnya, sambil tersenyum.
Sabda Rasulullah SAW yang artinya: Telah datang bulan Ramadan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan (HR Ahmad).
“Salah satu cara untuk meningkatkan ketakwaan sosial selama Ramadan adalah dengan berbagi rezeki kepada orang lain. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti zakat, infak, sedekah, dan memberikan makanan buka puasa,” beber, anggota Majelis Pembinaan dan Kader Sumber Daya Insani PDM Kota Solo. (*)



