• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Jumat, Februari 13, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Sabar dalam Konsep Islam Berkemajuan

Jufri by Jufri
2026/02/13
in Esai, Islam, Jufri Daily, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Opini
0
Sabar dalam Konsep Islam Berkemajuan
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Jufri

Pegiat sosial politik dan dakwah peradaban

 

Sabar sering disalahpahami sebagai sikap pasrah tanpa daya. Padahal dalam ajaran Islam, sabar adalah kekuatan. Ia bukan tanda kelemahan, melainkan bukti kedewasaan iman. Sabar bukan berhenti melangkah, tetapi kemampuan menjaga arah ketika jalan terasa berat.

Dalam Al-Qur’an Allah menegaskan, “Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153). Ayat ini sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Kebersamaan Allah bukan diberikan kepada mereka yang paling keras suaranya, bukan pula kepada yang paling cepat reaksinya, melainkan kepada yang paling sabar dalam menjaga prinsip.

Di sinilah relevansi sabar dalam konsep Islam Berkemajuan yang menjadi manhaj gerakan Muhammadiyah.

Islam Berkemajuan bukan Islam yang emosional. Ia adalah Islam yang berpikir jernih, bergerak terukur, dan bekerja sistematis. Ia tidak larut dalam kemarahan sesaat, tetapi membangun peradaban dengan kesabaran panjang. KH. Ahmad Dahlan tidak mengubah umat dengan teriakan, melainkan dengan ketekunan mendirikan sekolah, membina akhlak, dan meluruskan arah kiblat pemikiran umat.

Sabar dalam Islam Berkemajuan adalah sabar yang produktif.

Sabar membangun amal usaha dari nol hingga menjadi jaringan pendidikan, kesehatan, dan sosial yang luas.

Sabar menghadapi kritik tanpa kehilangan adab.

Sabar menjaga kemurnian tauhid di tengah godaan pragmatisme.

Sabar dalam tajdid, yakni memurnikan yang menyimpang dan memperbarui yang usang.

Sabar seperti payung di tengah hujan. Hujan tidak berhenti. Tantangan tidak hilang. Fitnah zaman tidak surut. Tetapi dengan payung itu, langkah tidak terhenti.

Dalam konteks kebangsaan hari ini, ketika ruang publik sering dipenuhi kegaduhan, ketika perbedaan mudah berubah menjadi permusuhan, sabar menjadi kualitas langka. Padahal peradaban tidak dibangun oleh kebencian. Ia dibangun oleh ketekunan, disiplin, dan visi jangka panjang.

Menuju Indonesia Emas 2045, umat Islam tidak cukup hanya bersemangat. Semangat tanpa kesabaran mudah berubah menjadi amarah. Kita memerlukan kesabaran kolektif dalam membangun pendidikan yang unggul, ekonomi yang adil, dan politik yang beradab.

Islam Berkemajuan mengajarkan keseimbangan: tegas dalam prinsip, sabar dalam proses. Kritis dalam berpikir, santun dalam bertindak. Cepat merespon, tetapi tidak tergesa-gesa memutuskan.

Karena sejatinya sabar adalah kemampuan menunda reaksi demi menjaga arah perjuangan.

Sabar bukan berarti lambat. Sabar adalah ketahanan. Dan ketahanan adalah syarat utama kemajuan.

Jika umat ingin maju, ia harus sabar. Jika bangsa ingin kuat, ia harus sabar. Dan jika dakwah ingin berumur panjang, ia harus sabar.

Sabar dalam Islam Berkemajuan adalah energi sunyi yang melahirkan karya besar.

Tetap sabar. Tetap jernih. Tetap berkemajuan. (*)

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

.

Tags: Sabar dalam IslamTulisan Jufri
Previous Post

PDPM Deli Serdang Bangun Semangat Bermuhammadiyah lewat Diklatsar KOKAM

Related Posts

Kayu Gelondongan dan Hutan Kita

Bermuhammadiyah yang Ikhlas: Spirit Kader Muhammadiyah Berkemajuan

6 Februari 2026
125
MUI Sumut 2025–2030: Di Antara Musyawarah, Isu Kekuasaan, dan Beban Amanah

Majelis Ulama Indonesia: Antara Jembatan Umat dan Bayang-bayang Kekuasaan

2 Februari 2026
119
Berbeda sebagai Tradisi, Bersatu sebagai Etika

Berbeda sebagai Tradisi, Bersatu sebagai Etika

1 Februari 2026
123
Wisata Akademik Program Doktor Manajemen UMSU: Belajar Kebersamaan dan Multikulturalisme 

Wisata Akademik Program Doktor Manajemen UMSU: Belajar Kebersamaan dan Multikulturalisme 

30 Januari 2026
183
Jejak yang Menyambung Zaman: Belajar Keberanian dari Pak Dalmi dan Buya Chairuman

Jejak yang Menyambung Zaman: Belajar Keberanian dari Pak Dalmi dan Buya Chairuman

27 Januari 2026
176
Bermuhammadiyah: Antara Amal, Kuasa, dan Ujian Akhlak

Bermuhammadiyah: Antara Amal, Kuasa, dan Ujian Akhlak

25 Januari 2026
131

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In