TAJDID.ID~Tebing Tinggi || Pengajian Cabang Muhammadiyah Tebing Tinggi Kota kembali digelar pada Rabu, 17 Sya’ban 1447 H / 04 Februari 2026 M, dengan menghadirkan Ustadz Irwansyah Putra, MA, Sekretaris PWM Sumatera Utara, sebagai penceramah.
Dalam kajiannya, Ustadz Irwansyah menekankan keutamaan bulan Ramadhan serta pentingnya mempersiapkan diri dengan berbagai amalan terbaik, baik secara spiritual maupun sosial. Ramadhan, menurut beliau, tidak sekadar momentum ibadah ritual, tetapi juga bulan pendidikan jiwa dan penguatan karakter umat. Karena itu, umat Islam—khususnya warga Muhammadiyah—diajak menyambut Ramadhan dengan penuh semangat, rasa syukur, dan kegembiraan.
Lebih jauh, Ustadz Irwansyah mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam. Perbedaan pandangan, baik dalam penetapan awal Ramadhan maupun dalam praktik ibadah seperti jumlah rakaat shalat Tarawih, hendaknya disikapi dengan kelapangan dada, saling memahami, dan saling mendoakan, bukan saling menyalahkan. Muhammadiyah sendiri telah menetapkan awal Puasa Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026, dan perbedaan dengan kelompok lain tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan.
Dalam konteks yang lebih luas, beliau juga menjelaskan ikhtiar Muhammadiyah dalam memasyarakatkan Kalender Global Tunggal (KGT). Upaya ini bertujuan agar ke depan umat Islam dapat melaksanakan puasa dan Idulfitri secara serentak. Namun demikian, Ustadz Irwansyah menegaskan bahwa ikhtiar tersebut membutuhkan waktu, kesabaran, dan proses dialog yang panjang.
Sebagai ilustrasi historis, beliau mengingatkan kembali perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam meluruskan arah kiblat. Meski pada awalnya mendapat penolakan keras, pada akhirnya pembaruan tersebut diterima luas dan kini bahkan menjadi standar yang digunakan oleh Kementerian Agama. Dari sini, umat diajak belajar bahwa pembaruan dalam Islam sering kali menuntut keteguhan, kebijaksanaan, dan kesabaran.
Pengajian Cabang Muhammadiyah Tebing Tinggi Kota kali ini menghadirkan suasana yang menyejukkan dan reflektif, sekaligus mempertegas semangat Islam yang berkemajuan, inklusif, dan menjunjung tinggi persaudaraan umat—sebuah bekal penting dalam menyongsong Ramadhan yang penuh berkah. (*)
✍️ Jufri




