TAJDID.ID~Gresik || SMA Muhammadiyah 10 GKB (SMAMIO) Gresik memperingati Milad ke-11 dengan mengusung tema “Green Growth, Bright Future” sebagai peneguhan arah pengembangan sekolah yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan. Peringatan milad ini menjadi momentum reflektif sekaligus afirmatif bagi sekolah dalam memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang adaptif, ramah lingkungan, dan berdaya saing global.
Tema Green Growth dimaknai sebagai komitmen sekolah dalam membangun lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan, baik melalui pengelolaan fisik sekolah maupun pembiasaan budaya belajar yang peduli terhadap lingkungan dan sosial. Sementara Bright Future merepresentasikan optimisme sekolah dalam menyiapkan lulusan yang unggul secara akademik, memiliki keterampilan abad ke-21, serta siap menghadapi tantangan global.
Kepala SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik, Ulyatun Nikmah, M.Pd, menegaskan bahwa tema milad tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan ikhtiar kolektif seluruh warga sekolah.
“Green Growth, Bright Future adalah komitmen bersama untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami, memiliki daya pikir kritis, dan kesiapan karier yang matang. Sekolah harus menjadi ruang tumbuh yang sehat dan positif bagi peserta didik,” ujarnya.
Puncak peringatan Milad ke-11 yang digelar pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Cordoba Convention Hall SMAMIO, ditandai dengan peneguhan jati diri SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik sebagai Career and Research School. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Research Center dan Student Center.
Research Center dihadirkan sebagai pusat pengembangan budaya riset, karya ilmiah, dan inovasi pembelajaran siswa. Sementara Student Center menjadi ruang penguatan karakter, kreativitas, kepemimpinan, serta kolaborasi peserta didik.
“Kami ingin membangun budaya riset sejak dini dan memberikan ruang aktualisasi bagi siswa. Dengan adanya Research Center dan Student Center, kami berharap siswa terbiasa berpikir ilmiah, kreatif, dan mampu bekerja sama,” tambah Ulyatun.
Acara milad berlangsung khidmat dan semarak dengan dihadiri Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jawa Timur, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik beserta jajaran, pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah tingkat daerah dan cabang, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah Cabang GKB, praktisi pendidikan dari berbagai perguruan tinggi, tokoh masyarakat, Ikatan Wali Murid Muhammadiyah, serta seluruh guru, karyawan, dan siswa SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.(*)
Penulis: Alita







