TAJDID.ID~Tebing Tinggi || Alhamdulillah, telah terlaksana dengan baik Pelatihan Pengisian Data SiCARA (Sistem Informasi Cabang Ranting) dan SiMasMu (Sistem Masjid Muhammadiyah) sekaligus kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh LPCR PM PW Muhammadiyah Sumatera Utara bekerja sama dengan LPCR PM PDM Tebing Tinggi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar strategis Muhammadiyah dalam mendorong digitalisasi organisasi dan masjid agar tata kelola semakin tertib, akuntabel, dan berbasis data. Melalui SiCARA dan SiMasMu, Muhammadiyah ingin memastikan bahwa seluruh aktivitas dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat dapat terpetakan dengan baik dan terintegrasi dari tingkat ranting hingga pusat.
Dalam sambutannya, Ketua LPCR PM PW Muhammadiyah Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Anang Ans Azhar, menjelaskan peran penting LPCR PM sebagai lembaga yang bertugas melakukan pembinaan, pendampingan, serta penguatan kapasitas cabang, ranting, dan masjid. Menurutnya, pendataan melalui SiCARA dan SiMasMu bukan sekadar administratif, tetapi merupakan fondasi penting untuk merancang arah dakwah, pendidikan, dan amal usaha Muhammadiyah secara lebih tepat sasaran.
“Tanpa data yang akurat dan terbarui, gerakan persyarikatan akan berjalan tanpa peta. Karena itu, pengisian SiCARA dan SiMasMu adalah ikhtiar strategis untuk memetakan kekuatan, potensi, dan tantangan Muhammadiyah di setiap daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi, Jufri, S.Pd.I., M.I.Kom, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LPCR PM PWM Sumatera Utara atas pendampingan dan pelatihan yang diberikan. Ia berharap kegiatan ini menjadi bekal penting bagi para operator dan pimpinan di daerah untuk melakukan pendataan serta pemetaan dakwah dan amal usaha Muhammadiyah di Kota Tebing Tinggi secara lebih sistematis.
“Kami berharap, setelah pelatihan ini, seluruh data cabang, ranting, ortom, masjid, dan amal usaha Muhammadiyah di Tebing Tinggi bisa terinput dengan baik, sehingga memudahkan perencanaan program dakwah dan penguatan persyarikatan ke depan,” ujarnya.
Peserta pelatihan terdiri dari para operator Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), serta Ortom tingkat daerah di Kota Tebing Tinggi. Mereka dibekali kemampuan teknis menginput dan mengelola data organisasi dan masjid agar lebih akurat, transparan, dan berkemajuan.
Adapun SiCARA merupakan sistem informasi yang digunakan untuk mengelola data organisasi Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting, meliputi kepengurusan, amal usaha, Ortom, serta aktivitas dakwah dan pembinaan. Sedangkan SiMasMu adalah sistem informasi pengelolaan data masjid Muhammadiyah yang mencakup identitas masjid, manajemen takmir, dakwah digital, kajian Islam dan Kemuhammadiyahan, serta indikator masjid ramah anak dan difabel.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun budaya kerja yang lebih tertib administrasi, terintegrasi secara digital, serta mampu mendorong Muhammadiyah di Kota Tebing Tinggi menjadi semakin maju, profesional, dan berkemajuan. (*)


