• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Minggu, Januari 11, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Jangan Patah, Jangan Lumat

Pelajaran tentang Keseimbangan Menuju Muktamar 49 Muhammadiyah 2027 di Sumatera Utara

Jufri by Jufri
2026/01/10
in Esai, Jufri Daily, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Muktamar 49, Opini
0
Jangan Patah, Jangan Lumat
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Kota Tebing Tinggi

 

Hidup dan perjuangan selalu menuntut pilihan: kapan harus tegas, kapan harus lunak. Yang terlalu keras mudah patah, yang terlalu lembut mudah dilumat. Bukan sekadar prinsip pribadi, tetapi pelajaran sejarah bagi organisasi, pergerakan, dan bangsa.

Sejak awal abad ke-20, Kyai Ahmad Dahlan menegakkan Muhammadiyah dengan keteguhan yang tak tergoyahkan, sambil tetap luwes menyesuaikan diri dengan realitas sosial-politik kolonial. Beliau memulai pendidikan dan dakwah yang modern, namun tetap menjaga nilai agama dan budaya lokal. Keteguhan itu tidak menutup pintu musyawarah; keluwesan itu tidak mengurangi prinsip. Inilah keseimbangan yang menjadi warisan bagi generasi berikutnya.

Perjuangan membangun bangsa pun mencatat pelajaran serupa. Kasman Singodimedjo dan Ki Bagus Hadikusumo, saat merumuskan dasar negara, menampilkan keteguhan yang berpadu dengan fleksibilitas. Mereka menegakkan prinsip tanpa menyingkirkan persatuan. Terlalu keras akan memecah, terlalu lembut akan mengorbankan idealisme. Titik tengah inilah yang menjaga keberlanjutan bangsa.

Kisah Buya Hamka pun memberi pelajaran penting. Sebagai ulama, sastrawan, dan intelektual, beliau tegas dalam mempertahankan prinsip keislaman dan keadilan sosial, namun tetap luwes menyesuaikan diri dengan realitas politik dan dinamika masyarakat. Saat menghadapi kekuasaan yang kaku atau rezim yang otoriter, Buya Hamka mampu menyampaikan kritik tanpa kehilangan keberanian atau integritas. Ia mencontohkan bahwa keteguhan dan keluwesan bukan lawan, tapi sahabat dalam perjalanan pergerakan dan dakwah.

Kini, Muhammadiyah menghadapi tantangan baru menjelang Muktamar ke-49 di Sumatera Utara 2027. Banyak kader masih terjebak pada rasa cinta yang salah kaprah: loyalitas tanpa pemahaman, atau kritik yang terlalu lembut hingga aspirasi tersedak. Banyak pula yang hadir karena kepentingan sesaat, bukan karena pemahaman kaderisasi yang mendalam. Sejarah mengingatkan, organisasi yang kehilangan keseimbangan akan mudah patah atau dilumat oleh zaman.

Persaudaraan dan solidaritas tetap menjadi ujian. Terlalu menuntut menimbulkan konflik internal, terlalu mengalah memunculkan ketergantungan. Titik keseimbangan—keteguhan yang berpadu dengan keluwesan—adalah yang menjaga marwah Muhammadiyah. Kritik yang muncul dari nurani, fakta, dan keberanian menegakkan kebenaran akan menjadi cahaya bagi keputusan strategis Muktamar, bukan sekadar bunyi kosong.

Era digital menambah dimensi baru. Aspirasi kader, kritik, dan perdebatan kini mengalir melalui media sosial, konten kreator, dan saluran publik lain. Hukum keseimbangan tetap berlaku: terlalu keras mudah dipatahkan, terlalu lembut mudah diabaikan. Hanya yang tepat, yang lahir dari prinsip, nurani, dan strategi, yang akan mampu menavigasi Muhammadiyah menghadapi tantangan zaman.

Bangsa ini, seperti organisasi dan pergerakan Islam, membutuhkan keseimbangan itu. Titik di mana keteguhan berpadu dengan keluwesan, keberanian berpadu dengan kebijaksanaan. Titik itulah yang memungkinkan manusia, organisasi, dan bangsa bertahan, berkembang, dan tetap menjaga martabatnya—meski zaman berubah dan tantangan berganti.

Jangan terlalu keras, nanti mudah dipatahkan.

Jangan terlalu lembut, nanti mudah dilumatkan.

Di keseimbangan itulah kita menemukan kekuatan sejati—kekuatan yang diwariskan oleh Kyai Ahmad Dahlan, Kasman Singodimedjo, Ki Bagus Hadikusumo, Buya Hamka, dan para tokoh pergerakan Islam bagi bangsa dan Muhammadiyah, yang akan menuntun Muktamar 49 Sumatera Utara 2027 menjadi tonggak sejarah penuh hikmah. (*)

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

 

Tags: MuhammadiyahTulisan Jufri
Previous Post

Tim Tanggap Bencana Muhammadiyah Aceh Tengah Terus Fokus Pelayanan Kesehatan

Next Post

Prodi PGSD FKIP UMSU Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran, Dorong Inovasi Multimedia dan Coding bagi Calon Guru SD

Related Posts

Model Demokrasi Muhammadiyah: Alternatif Demokrasi Indonesia

Model Demokrasi Muhammadiyah: Alternatif Demokrasi Indonesia

9 Januari 2026
124
Bangsa Indonesia yang Mana yang Bahagia?

Bangsa Indonesia yang Mana yang Bahagia?

8 Januari 2026
134
Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Tahap 3 dengan 27 Orang ke Aceh Tengah

Muhammadiyah Terjunkan Tim Medis Tahap 3 dengan 27 Orang ke Aceh Tengah

8 Januari 2026
108
MUI Sumut 2025–2030: Di Antara Musyawarah, Isu Kekuasaan, dan Beban Amanah

MUI Sumut 2025–2030: Di Antara Musyawarah, Isu Kekuasaan, dan Beban Amanah

29 Desember 2025
155
Belajar dan Malu pada Belanda

Belajar dan Malu pada Belanda

27 Desember 2025
128
Tetaplah Bodoh, Jangan Pintar

Tetaplah Bodoh, Jangan Pintar

24 Desember 2025
130
Next Post
Prodi PGSD FKIP UMSU Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran, Dorong Inovasi Multimedia dan Coding bagi Calon Guru SD

Prodi PGSD FKIP UMSU Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran, Dorong Inovasi Multimedia dan Coding bagi Calon Guru SD

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In