• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Jumat, Januari 9, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Muktamar 49 Muhammadiyah 2027: Dari Kongres Hindia Belanda ke Tanah Deli Islam Berkemajuan

Jufri by Jufri
2026/01/09
in 'Aisyiyah, Daerah, Muhammadiyah, Muktamar 49, Opini
0
Muktamar 49 Muhammadiyah 2027: Dari Kongres Hindia Belanda ke Tanah Deli Islam Berkemajuan
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: Jufri

Ketua PD Muhammadiyah Tebing Tinggi

Muhammadiyah memiliki ingatan sejarah yang panjang dan jernih. Pada tahun 1939, ketika negeri ini masih bernama Hindia Belanda, persyarikatan yang didirikan KH Ahmad Dahlan telah menggelar musyawarah tertinggi yang saat itu masih disebut Kongres. Di masa ketika kata Indonesia belum menjadi kesadaran umum, Muhammadiyah justru telah mempopulerkannya. Ini bukan soal istilah, melainkan soal visi: Muhammadiyah lebih dahulu membayangkan bangsa sebelum bangsa itu merdeka secara formal.

Hampir satu abad kemudian, jejak sejarah itu bergaung kembali di Sumatera Utara. Tanah Deli—wilayah yang sarat nilai budaya, persilangan etnis, dan pergulatan sejarah—dipilih sebagai tuan rumah Muktamar Muhammadiyah ke-49 tahun 2027. Pilihan ini bukan kebetulan administratif, melainkan pesan ideologis: Islam Berkemajuan digerakkan dari ruang sosial yang nyata, plural, dan menantang.

Di sinilah Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengambil peran strategis. UMSU tengah giat membangun Auditorium Muktamar beserta sarana pendukung lainnya, yang dirancang sebagai pusat penyelenggaraan Muktamar ke-49 Muhammadiyah dan Aisyiyah. Berlokasi di Desa Sientis, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, kawasan ini sedang diproyeksikan menjadi lokasi yang strategis, representatif, dan bermartabat bagi musyawarah lima tahunan Muhammadiyah.

Auditorium tersebut bukan sekadar bangunan besar untuk acara seremonial. Ia dirancang sebagai ruang utama musyawarah, tempat gagasan besar dirumuskan dengan akal sehat, etika, dan keberanian moral. Kapasitasnya disiapkan untuk menampung ribuan peserta, dengan tata ruang yang mendukung sidang pleno, forum strategis, serta pertemuan-pertemuan penting persyarikatan.

Di sekeliling auditorium, kawasan Muktamar ini dikembangkan sebagai ekosistem terpadu. Sarana lain yang disiapkan meliputi gedung pertemuan, pusat informasi Muhammadiyah, ruang pameran dan dokumentasi sejarah, fasilitas ibadah yang representatif, area parkir luas, serta ruang terbuka hijau. Aksesibilitas kawasan juga menjadi perhatian, agar lokasi ini tidak hanya layak secara fisik, tetapi juga ramah bagi peserta, penggembira, dan masyarakat luas.

Kawasan seluas kurang lebih 25 hektar ini tidak berhenti sebagai arena perhelatan lima tahunan. Pasca Muktamar, area tersebut direncanakan menjadi pusat informasi dan edukasi Muhammadiyah, tempat publik dapat menelusuri perjalanan Muhammadiyah dan UMSU sejak awal masuk dan berkembang di Sumatera Utara. Dari arsip sejarah, visual perjalanan dakwah, hingga rekam jejak amal usaha, semuanya dihadirkan sebagai pengetahuan publik, bukan nostalgia, melainkan sumber inspirasi.

Sebelum Muktamar 2027 digelar, auditorium ini juga direncanakan akan digunakan sebagai lokasi wisuda mahasiswa UMSU, menegaskan fungsinya sebagai pusat kegiatan intelektual dan kebudayaan. Artinya, bangunan ini sejak awal diposisikan hidup, digunakan, dan menyatu dengan denyut akademik serta sosial masyarakat.

Harapan besar tentu disematkan pada kepemimpinan Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-49, Prof. Dr. Agussani, M.AP, yang juga Rektor UMSU. Di bawah kepemimpinannya, pembangunan infrastruktur Muktamar diharapkan berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga siap menyambut peserta, penggembira, tamu undangan, serta masyarakat yang ingin menjadi saksi sejarah.

Muktamar Muhammadiyah bukan sekadar agenda organisasi. Ia adalah musyawarah peradaban. Dari Kongres tahun 1939 di masa Hindia Belanda hingga Muktamar 2027 di Tanah Deli, Muhammadiyah menunjukkan konsistensinya: berpikir jauh ke depan, bekerja dalam senyap, dan membangun tanpa gaduh. Dari Tanah Deli, Islam Berkemajuan tidak hanya dibicarakan, tetapi dipraktikkan, dalam gagasan, infrastruktur, dan jejak sejarah yang ditinggalkan untuk masa depan. (*)

Silaturahmi Kolaborasi Sinergi Harmoni

Tags: Muktamar 49Muktamar 49 Muhammadiyah-AisyiyajUMSU
Previous Post

Perkuat Internasionalisasi, UMSU Kirim Dua Mahasiswa FKIP Ikuti Program Sea Teacher di Filipina

Next Post

Ketika Iman Menguatkan Logika, Mugeb Berjaya di Robotika Dunia

Related Posts

Dua Dosen UniMAP Malaysia Visiting Lecturer di FISIP UMSU

Dua Dosen UniMAP Malaysia Visiting Lecturer di FISIP UMSU

9 Januari 2026
113
Perkuat Internasionalisasi, UMSU Kirim Dua Mahasiswa FKIP Ikuti Program Sea Teacher di Filipina

Perkuat Internasionalisasi, UMSU Kirim Dua Mahasiswa FKIP Ikuti Program Sea Teacher di Filipina

8 Januari 2026
111
Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa Tentang Desa Peri-Urban: Prodi KS FISIP UMSU Gelar Kuliah Tamu Bersama Praktisi Desa

Tingkatkan Pemahaman Mahasiswa Tentang Desa Peri-Urban: Prodi KS FISIP UMSU Gelar Kuliah Tamu Bersama Praktisi Desa

7 Januari 2026
136
FEB UMSU dan FIM UMPSA Gelar Cross-Border Innovation Lab, Libatkan Ratusan Mahasiswa Lintas Negara

FEB UMSU dan FIM UMPSA Gelar Cross-Border Innovation Lab, Libatkan Ratusan Mahasiswa Lintas Negara

5 Januari 2026
118
MUI Kota Medan Tinjau Progres Pembangunan Kampus Terpadu UMSU yang Juga Lokasi Muktamar 49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2027

MUI Kota Medan Tinjau Progres Pembangunan Kampus Terpadu UMSU yang Juga Lokasi Muktamar 49 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2027

3 Januari 2026
119
UMSU Peringkat 21 PTS di ASEAN Versi AppliedHE

UMSU Kian Mendunia: Deretan Reputasi Internasional Diraih Sepanjang 2025

31 Desember 2025
112
Next Post
Ketika Iman Menguatkan Logika, Mugeb Berjaya di Robotika Dunia

Ketika Iman Menguatkan Logika, Mugeb Berjaya di Robotika Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In