• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Sabtu, Januari 10, 2026
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Labirin Demokrasi

M. Risfan Sihaloho by M. Risfan Sihaloho
2026/01/09
in Nasional, Opini, Tilikan
0
Labirin Demokrasi

Gambar ilustrasi labirin demokrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh: M. Risfan Sihaloho

 

Demokrasi, kata George Weigel, adalah eksperimen yang tak pernah benar-benar selesai. Ia selalu menguji kedewasaan setiap generasi dalam merawat kebebasan dan kemuliaan hidup bersama. Kalimat itu sering saya renungkan belakangan ini, terutama ketika demokrasi justru semakin sering diperlakukan seperti benda teknis yang bisa diotak-atik dan dibongkar-pasang sesuai kebutuhan kekuasaan.

Dalam praktik politik kita, demokrasi kerap dipahami secara pragmatis. Ia tidak lagi berdiri sebagai nilai, melainkan sebagai mekanisme. Yang diperdebatkan bukan lagi maknanya, melainkan cara paling efisien mengelolanya. Demokrasi direduksi menjadi soal prosedur, anggaran, dan stabilitas—seolah persoalan keadilan, partisipasi, dan kedaulatan rakyat adalah isu tambahan yang bisa dinegosiasikan.

Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD adalah salah satu contoh. Ia hadir dengan argumen rasional: menekan biaya politik, menghindari konflik, dan menjaga efektivitas pemerintahan. Sekilas terdengar masuk akal. Namun, justru di titik inilah kita merasa perlu berhenti sejenak dan bertanya: apa yang sedang kita korbankan demi efisiensi itu?

Sebab demokrasi, pada hakikatnya, bukan sekadar soal murah atau mahal. Ia adalah soal hak. Hak warga negara untuk terlibat langsung dalam menentukan arah kepemimpinan di ruang hidupnya. Ketika hak itu dipersempit atas nama rasionalitas teknokratis, kita sedang bergerak pelan-pelan menjauh dari inti demokrasi itu sendiri.

Ironinya, semua ini dilakukan atas nama “penyempurnaan”. Padahal, yang sering terjadi justru penyusutan makna. Kedaulatan rakyat, yang seharusnya menjadi pusat demokrasi, dipinggirkan menjadi formalitas. Rakyat cukup diwakili, tidak perlu dilibatkan. Cukup diberi kepercayaan, tidak perlu diberi ruang.

Kita semakin merasa bahwa bagi sebagian politisi, demokrasi telah menjelma menjadi dunia yang sangat pragmatis. Yang utama bukan lagi kualitas kepemimpinan atau integritas moral, melainkan bagaimana memenangkan kontestasi dan mengamankan kepentingan. Popularitas menjadi mata uang politik, sementara kekuasaan menjadi tujuan yang sah pada dirinya sendiri.

Dalam lanskap semacam ini, demokrasi mudah berubah menjadi panggung pencitraan. Kampanye penuh janji, tetapi miskin keteladanan. Rakyat dirayu saat dibutuhkan, lalu dilupakan ketika keputusan diambil. Demokrasi tetap hidup secara prosedural, tetapi kehilangan ruh etikanya.

Sindiran Groucho Marx terasa relevan: politik adalah seni menemukan masalah, salah mendiagnosisnya, dan keliru menerapkan solusinya. Alih-alih membenahi akar persoalan—seperti pendidikan politik, integritas elite, dan sistem kaderisasi—yang sering dipilih justru jalan pintas: mengubah mekanisme agar lebih mudah dikendalikan.

Di titik ini, jangan-jangan kita sedang tersesat dalam labirin demokrasi. Kita terus bergerak, berdiskusi, bahkan berdebat keras, tetapi tanpa arah yang jelas. Setiap lorong diberi nama kemajuan, stabilitas, dan efisiensi, tetapi ujungnya sering membawa kita kembali pada persoalan lama: ketimpangan kekuasaan dan jauhnya rakyat dari pusat pengambilan keputusan.

Demokrasi seharusnya menjadi jalan menuju kemaslahatan bersama, bukan sekadar ritual lima tahunan. Ia menuntut kesabaran, kejujuran, dan keberanian untuk memperluas partisipasi, bukan justru membatasinya. Jika demokrasi terasa melelahkan dan mahal, barangkali yang perlu diperbaiki bukanlah hak rakyatnya, melainkan watak para pengelolanya.

Sebagai sebuah eksperimen, demokrasi memang selalu terbuka untuk dikoreksi. Namun koreksi yang sehat tidak boleh mengorbankan prinsip dasarnya. Tanpa itu, demokrasi akan tetap berjalan, tetapi hanya sebagai bayangan dari dirinya sendiri—ramai di permukaan, hampa di kedalaman.

Dan kita, sebagai warga, mungkin tak sepenuhnya kehilangan demokrasi. Tetapi kita berisiko kehilangan maknanya. (*)

Previous Post

Model Demokrasi Muhammadiyah: Alternatif Demokrasi Indonesia

Next Post

Korwil BGN Sergai Tinjau Progres Pembangunan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah

Related Posts

Ismail Fahmi Ungkap Efek Streisand: Usai Dilaporkan, “Mens Rea” Pandji Justru Meledak di Mesin Pencari

Ismail Fahmi Ungkap Efek Streisand: Usai Dilaporkan, “Mens Rea” Pandji Justru Meledak di Mesin Pencari

10 Januari 2026
126
Saat Mimpi Kuliah Mulai Terarah: Hello Future Smamio Hadirkan Mahasiswa ITS

Saat Mimpi Kuliah Mulai Terarah: Hello Future Smamio Hadirkan Mahasiswa ITS

9 Januari 2026
107
Hadir di Batang Toru Tapsel, Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan Pesankan ini pada Para Penyintas

Hadir di Batang Toru Tapsel, Ketua MDMC PP Muhammadiyah Budi Setiawan Pesankan ini pada Para Penyintas

9 Januari 2026
116
MDMC Gandeng UMSU Gelar Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial Terdampak Banjir di Sumatera Utara

MDMC Gandeng UMSU Gelar Pelatihan Layanan Dukungan Psikososial Terdampak Banjir di Sumatera Utara

9 Januari 2026
110
Korwil BGN Sergai Tinjau Progres Pembangunan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah

Korwil BGN Sergai Tinjau Progres Pembangunan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah

9 Januari 2026
179
Model Demokrasi Muhammadiyah: Alternatif Demokrasi Indonesia

Model Demokrasi Muhammadiyah: Alternatif Demokrasi Indonesia

9 Januari 2026
119
Next Post
Korwil BGN Sergai Tinjau Progres Pembangunan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah

Korwil BGN Sergai Tinjau Progres Pembangunan Dapur Makan Bergizi Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In