• Setup menu at Appearance » Menus and assign menu to Top Bar Navigation
Sabtu, November 29, 2025
TAJDID.ID
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Roadshow Aksi Lingkungan Terpadu: Dari Sukabumi, Gerakan Energi Bersih Mengalir hingga Garut dan Bandung

M. Risfan Sihaloho by M. Risfan Sihaloho
2025/11/29
in 'Aisyiyah, AUM, Daerah, Muhammadiyah, Nasional
0
Roadshow Aksi Lingkungan Terpadu: Dari Sukabumi, Gerakan Energi Bersih Mengalir hingga Garut dan Bandung
Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

TAJDID.ID~Sukabumi || Pagi cerah di SD ’Aisyiyah Kota Sukabumi, Jumat (28/11), menjadi titik awal rangkaian Roadshow Aksi Lingkungan Terpadu yang digelar pada 27–30 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Green Hero 1000 Cahaya, sebuah inisiatif ’Aisyiyah untuk mendorong transisi energi bersih, edukasi lingkungan berkelanjutan, serta penguatan peran komunitas perempuan dalam merawat bumi.

Roadshow tersebut berlangsung di tiga titik: SD ’Aisyiyah Kota Sukabumi, Darul Arqam Muhammadiyah Garut, dan ’Aisyiyah Boarding School Bandung. Ketiganya menjadi ruang kolaborasi antara tim teknis, guru, siswa, serta jaringan perempuan Aisyiyah dalam memperkuat penggunaan energi terbarukan dan memastikan keberlanjutan sistem solar panel yang telah dipasang di berbagai sekolah dan pesantren.

Inisiatif ini lahir dari pengalaman beberapa tahun terakhir, ketika sejumlah lembaga pendidikan ’Aisyiyah mulai mengadopsi energi surya. Sebagian panel bekerja baik, sebagian lainnya memerlukan rehabilitasi. Karena itu, roadshow kali ini bukan hanya edukasi, tetapi juga pengecekan dan pengaktifan ulang unit solar panel yang lama tidak berfungsi.

Edukasi Energi Bersih yang Mengalir dan Menyenangkan

Di Sukabumi, rangkaian kegiatan dibuka dengan edukasi lingkungan untuk 120 siswa SD ’Aisyiyah. Dicky Edwin Hendarto dari Mitra Hijau mengisi pengajian atau edukasi dengan pendekatan ringan dan interaktif. Lewat permainan, pertanyaan, dan contoh-contoh sederhana, ia mengajak siswa memahami apa itu energi ramah lingkungan dan bagaimana perilaku hemat energi dapat dimulai dari rumah.

“Matikan lampu dan televisi saat tak digunakan. Gunakan air secukupnya. Kurangi sampah plastik. Tanam pohon,” ujarnya. Ia menekankan bahwa hal-hal kecil itu mudah dilakukan namun berdampak besar bagi pengurangan emisi dan penyelamatan bumi.

Dicky lalu memperkenalkan tren global energi bersih, mulai dari tenaga surya hingga energi angin dan air. Anak-anak tampak antusias. Mereka bertanya, berbagi kebiasaan di rumah, bahkan saling mengingatkan satu sama lain untuk lebih hemat energi.

Edukasi ini memperkuat tujuan roadshow: membangun kesadaran sejak dini, melibatkan generasi muda dalam transisi energi, serta menanamkan nilai bahwa menjaga bumi adalah bagian dari ibadah.

Sedekah Energi Pemasangan Solar Panel

Setelah sesi edukasi, acara berlanjut dengan momen penting: program Sedekah Energi, berupa pemasangan solar panel di sekolah. Program ini digagas PDA ’Aisyiyah Sukabumi bersama Lazismu, 1000 Cahaya, dan GreenFaith Indonesia. Solar panel berkapasitas PV 200 Wp, Hybrid Inverter 1000 VA/800 Watt, dan Battery Gel 12V 100Ah dipasang langsung di sekolah dan siap digunakan.

Kepala SD ’Aisyiyah, Tanti Ramdhiyanti, tak menyembunyikan rasa syukurnya. “Solar panel ini bukan hanya bentuk kepedulian lingkungan, tapi juga media belajar. Anak-anak bisa melihat langsung teknologi energi terbarukan,” ujarnya. Ia menyebut sekolahnya sebagai pilot project solar panel ’Aisyiyah di Jawa Barat, hasil gotong royong dari siswa, orang tua, Lazismu, dan kolaborator lingkungan seperti GreenFaith dan 1000 Cahaya.

Dari sisi teknis dan keagamaan, Sudarto, Wakil Direktur 1000 Cahaya, menegaskan pentingnya transisi energi. “Listrik kita masih banyak berasal dari batu bara, dan penambangannya merusak lingkungan. Solar panel membantu meminimalkan kerusakan itu,” katanya. Ia berharap instalasi pertama ini menjadi inspirasi bagi amal usaha Muhammadiyah lainnya.

Sementara Rachmawan Budiarto dari Pusat Studi Energi UGM menambahkan bahwa memanfaatkan energi matahari adalah wujud syukur. “Kita mendapat cahaya setiap hari tanpa merusak lingkungan. Itu anugerah,” ucapnya.

Keadilan Iklim dan Peran Perempuan

Perwakilan GreenFaith Indonesia, Intan Mutikasari, menegaskan bahwa gerakan ini selaras dengan misi GreenFaith untuk memperjuangkan keadilan iklim melalui kolaborasi lintas iman. Baginya, pemasangan panel surya bukan perkara teknis semata, tetapi juga nilai moral.

“Ini bukan hanya pemasangan panel surya, tetapi menyalakan lentera harapan bagi generasi berikutnya,” ucap Intan. Ia mengajak para siswa menjaga panel tersebut, merawatnya, dan menabung agar daya energinya bertambah di masa mendatang. Ia juga menyoroti pentingnya peran perempuan Aisyiyah sebagai penjaga bumi yang bekerja dari tingkat akar rumput.

Sekretaris PDM Muhammadiyah menggarisbawahi bahwa 1000 Cahaya adalah bagian dari Muhammadiyah yang fokus pada isu lingkungan dan energi. Melibatkan anak SD dan SMP dianggap strategis karena merekalah pewaris gagasan hijau di masa depan.

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua PD ‘Aisyiyah Kota Sukabumi Amalia Nur Milla sekaligus LLHPB PWA Jawa Barat menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi Aisyiyah Cinta Lingkungan, termasuk pengembangan Green School. Dana sedekah energi berasal dari “Celengan Surgaku,” partisipasi wali murid, serta dukungan Lazismu yang dikampanyekan bersama 1000 Cahaya dan GreenFaith.

“Solar panel ini bukan sekadar simbol. Ini tekad kita menjaga bumi. Dan anak-anak adalah harapan itu,” ujarnya.

Jelang Ashar, lampu dari solar panel pertama itu menyala. Anak-anak bersorak melihat energi matahari berubah menjadi cahaya untuk sekolah mereka. Suasana itu menjadi pengingat bahwa transisi energi bukan wacana jauh di luar sana. Ia tumbuh dari ruang kelas, dari tangan-tangan kecil yang belajar mencintai bumi.

Sukabumi hanyalah permulaan. Dari sini, gerakan ini mengalir ke Garut dan Bandung. Dan dari sana, harapan baru tentang masa depan energi bersih akan terus menyebar.

Tentang 1000 Cahaya

Program 1000 Cahaya adalah program inisiatif dari Majelis Lingkungan Hidup Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang berfokus pada gerakan penyelamatan lingkungan dan transisi menuju energi bersih dengan target aksi di ranting, sekolah, pesantren, dan masjid dan green hero (‘Aisyiyah)

Tentang GreenFaith Indonesia

GreenFaith Indonesia adalah bagian dari koalisi lingkungan lintas iman global GreenFaith yang menggerakkan komunitas agama untuk memperjuangkan keadilan iklim melalui aktivisme akar rumput. Mereka mendorong investasi energi hijau, pengurangan bahan bakar fosil, dan advokasi berdasarkan prinsip-prinsip spiritual dan agama.

GreenFaith Indonesia juga aktif membangun kesadaran dan kapasitas organisasi berbasis agama terkait isu perubahan iklim. (*)

✒️ Dinul/Suko/Farah

Tags: 1000 Cahaya MuhammadiyahGreenfaith IndonesiaSedekah Energi
Previous Post

Aksi Tanggap Darurat, UMSU Buka Posko dan Bantu Korban Banjir

Next Post

Bukan Doa Kita Tidak Dijawab

Related Posts

UM Surabaya Dorong Kajian Ekoteologi sebagai Respons Krisis Lingkungan

UM Surabaya Dorong Kajian Ekoteologi sebagai Respons Krisis Lingkungan

21 November 2025
109
TOT Kader Pintar 1000 Cahaya Muhammadiyah: Menyiapkan Pionir Transisi Energi dari Sekolah dan Pesantren Pionir untuk Indonesia Rendah Emisi

TOT Kader Pintar 1000 Cahaya Muhammadiyah: Menyiapkan Pionir Transisi Energi dari Sekolah dan Pesantren Pionir untuk Indonesia Rendah Emisi

11 November 2025
109
Peluncuran Buku Spiritual Changemakers: Lentera Perubahan dari Keberagaman untuk Bumi dan Kemanusiaan

Peluncuran Buku Spiritual Changemakers: Lentera Perubahan dari Keberagaman untuk Bumi dan Kemanusiaan

13 September 2025
111
Islam dan Lingkungan Hidup: Dari Iman Jadi Aksi Nyata

Islam dan Lingkungan Hidup: Dari Iman Jadi Aksi Nyata

11 September 2025
120
Diskusi HATIPENA: Menyelamatkan Bumi Lewat Ekoteologi dan Kolaborasi Lintas Iman

Diskusi HATIPENA: Menyelamatkan Bumi Lewat Ekoteologi dan Kolaborasi Lintas Iman

5 September 2025
110
LPCR-PM PP Muhammadiyah dan 1000 Cahaya Gelar ToT Audit Energi, Dorong Dakwah Ramah Lingkungan

LPCR-PM PP Muhammadiyah dan 1000 Cahaya Gelar ToT Audit Energi, Dorong Dakwah Ramah Lingkungan

19 Agustus 2025
117
Next Post
Bukan Doa Kita Tidak Dijawab

Bukan Doa Kita Tidak Dijawab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    50 shares
    Share 20 Tweet 13
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    42 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    39 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    36 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kisah Dokter Ali Mohamed Zaki, Dipecat Usai Temukan Virus Corona

    36 shares
    Share 14 Tweet 9

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In