TAJDID.ID~Medan || Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalin kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan sekaligus menggelar diskusi publik bertema “Penguatan Pengawasan Partisipatif”. Agenda ini berlangsung di Aula Fakultas Hukum, Rabu (26/11).
Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Hukum Dr. Faisal, S.H., M.Hum., Wakil Dekan I Dr. Zainuddin, S.H., M.H., Kepala Laboratorium Hukum Dr. Ismail Koto, S.H., M.H., serta moderator kegiatan Kabag Hukum Internasional Benito Asdhie Kodiyat MS, S.H., M.H. Sementara dari Bawaslu Kota Medan hadir Ketua Bawaslu David Reynold, Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Febriza Rizky Adela, serta Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Ferlando Jubelito Simanungkalit.
Wujud Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi
Dalam sambutannya, Dekan FH UMSU Dr. Faisal menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen fakultas dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Bawaslu ini diharapkan menjadi jembatan bagi pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang dapat diikuti oleh dosen maupun mahasiswa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa saat ini Fakultas Hukum UMSU telah bekerja sama dengan puluhan lembaga nasional dan internasional, instansi pemerintahan, hingga organisasi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut telah memberikan banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik hukum dan pengalaman lapangan.
Dekan juga berharap melalui diskusi publik, mahasiswa memperoleh pemahaman langsung dari praktisi pemilu serta berani menanyakan fenomena pelanggaran dan tantangan pengawasan yang kerap terjadi di masyarakat.
Bawaslu Siapkan Ruang Magang, Penelitian, dan Kolaborasi Program
Ketua Bawaslu Kota Medan David Reynold menyampaikan apresiasi atas inisiatif Fakultas Hukum UMSU yang dinilainya memiliki SDM unggul untuk mendukung pengawasan pemilu.
“FH UMSU adalah bagian keluarga kami. Banyak alumni dan mahasiswa yang kompetensinya sangat relevan untuk mendukung sistem pengawasan pemilu di masa mendatang,” katanya.
Ia juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan magang, penelitian skripsi maupun publikasi ilmiah di Bawaslu Kota Medan.
“Kami terbuka untuk mahasiswa yang ingin belajar dan berkolaborasi. Ke depan, Bawaslu Kota Medan juga merencanakan program pengabdian masyarakat bersama Fakultas Hukum UMSU,” tambahnya.
Diskusi Publik: Dorong Kesadaran Pemilih dan Peran Masyarakat
Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi publik bertema “Penguatan Pengawasan Partisipatif” yang dimoderatori oleh Benito Asdhie Kodiyat MS, S.H., M.H., dengan menghadirkan narasumber Febriza Rizky Adela dan Ferlando Jubelito Simanungkalit.
Diskusi berlangsung interaktif dan melibatkan mahasiswa sebagai peserta aktif. Para narasumber menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam memastikan pemilu berjalan jujur, adil, dan bermartabat.
Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan harapan agar kerja sama ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan pendidikan politik yang lebih konstruktif di lingkungan akademik. (*)
✒️ Raja








