TAJDID.ID~Surabaya || Dalam rangka menyiapkan pemimpin pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045, Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah menggelar Pendidikan Khusus Pimpinan (Diksuspim) Region VI di Gedung BBPMP Jawa Timur.
Mengangkat tema “Edupreneurship: Transformasi Pendidikan Muhammadiyah yang Unggul dan Berkelanjutan”, kegiatan ini diikuti oleh 133 peserta dari PWM dan PDM Jawa Timur, NTB, NTT, dan Bali. Kegiatan didampingi oleh Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, Dr. Didik Suhardi, Ph.D.
Kontingen Bali mengirimkan 16 peserta dari berbagai unsur pimpinan PWM, PDM Denpasar, Tabanan, Jembrana, Buleleng dan PDA Denpasar dan Badung. Mereka mengikuti berbagai materi umum, khusus, dan penunjang, yang difokuskan pada penguatan nilai Islam, ideologi kemuhammadiyahan, serta manajemen AUM, terutama dalam menangani sekolah yang masuk kategori “sakit”, “rawat inap”, dan “ICU”.
Meski jadwal padat dan aturan ketat, peserta Bali tampil gemilang dengan memborong sejumlah penghargaan: Juara Paralel Terbaik III: Tatang Wisnu Wardana; Terbaik II Kelas A: Moh. Ali Susanto; Terbaik III Kelas A: Sugito; Terbaik II Kelas C: Novena Ade Fredyarini; Terbaik III Kelas C: Agung Surya Ali Haqie; Terbaik I Kelas E: Lilis Indrawati.
Prestasi ini menjadi semangat baru untuk memperkuat komitmen dalam membina dan mengembangkan sekolah Muhammadiyah di Bali menuju arah yang lebih unggul dan berkelanjutan. (*)
Narator: Novena Ade