No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Jika Pertamina Terintegrasi Hulu-Hilir, Biaya BBM Apa Saja yang Bisa Dipangkas?

1 Oktober 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~JAKARTA 🔳 Pembahasan RUU Minyak dan Gas Bumi (Migas) perlu mengatur kembali tata kelola Pertamina agar terintegrasi dari hulu hingga hilir. Menurut Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), integrasi tersebut dapat menyederhanakan rantai bisnis sekaligus membuka ruang efisiensi biaya BBM.

Konsep FSPPB menempatkan Pertamina sebagai perusahaan minyak nasional yang mengelola rantai migas secara terintegrasi, mulai dari eksplorasi dan produksi, pengolahan di kilang, transportasi, penyimpanan hingga distribusi kepada konsumen.
Presiden FSPPB Arie Gumilar mengatakan integrasi diperlukan karena struktur holding-subholding membuat rantai bisnis Pertamina semakin kompleks.

“Model holding-subholding yang diterapkan sejak beberapa tahun lalu terbukti tidak efektif dan tidak efisien,” kata Arie. Ia menyebut biaya operasional, duplikasi fungsi, transfer pricing, dan irisan bisnis sebagai persoalan yang perlu diatasi.

Menurut FSPPB, sejumlah proses dapat disederhanakan jika Pertamina kembali terintegrasi. Di antaranya transaksi antarbadan usaha, administrasi pengadaan, koordinasi pengangkutan, serta fungsi yang beririsan antara entitas dalam rantai hulu-hilir. Rantai tersebut mencakup enam bagian utama, yakni hulu, kilang, transportasi, storage, distribusi, dan penyaluran kepada masyarakat. Dalam konsep FSPPB, masing-masing mata rantai tersebut dikelola sebagai satu ekosistem untuk meningkatkan efisiensi operasi dan menekan biaya penyediaan BBM.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro juga menyampaikan bahwa penyatuan fungsi kilang, perkapalan dan pemasaran dalam satu atap dapat membuat operasi hilir lebih sederhana. Menurut Komaidi, koordinasi yang sebelumnya membutuhkan proses antarentitas, termasuk pengisian formulir atau kontrak, dapat dilakukan lebih langsung setelah integrasi.

Contohnya, kebutuhan pengangkutan minyak dapat dikoordinasikan langsung antara fungsi pemasaran dan perkapalan dalam satu sistem. Demikian pula pengaturan pasokan BBM dapat dilakukan dengan menghubungkan kebutuhan wilayah, sumber pasokan, kilang, dan distribusi tanpa rantai koordinasi yang panjang.

“Integrasi akan membuat saling mendukung. Jadi, kalau satu rumah kan ibaratnya ketika ada pekerjaan, bisa dikerjakan bareng. Jadi lebih sederhana prosesnya,” katanya.

BACA JUGA

LKAAM Sumbar Haramkan Yaqut Injakkan Kaki di Tanah Minangkabau

Kader Hijau Muhammadiyah Dukung Farid Gaban Hadapi Somasi Muannas Alaidid

Shohibul: Mencari Keadilan itu Tak Berhenti pada Limitasi Duniawi

Mahfud: Menunggangi Singa Liar itu Mengerikan

Usai Dikritik Habis Warganet, Akhirnya Kominfo Blokir 15 Aplikasi PSE Judi Online

Delapan Permintaan FKBI untuk Lindungi Konsumen Jelang Puasa Ramadan

Dalam simulasi FSPPB mengenai struktur biaya BBM, biaya crude dihitung sekitar Rp566 per liter, pengolahan Rp1.486, serta logistik, distribusi, perkapalan dan pemasaran Rp1.500. Total sebelum pajak dan pungutan sekitar Rp3.552 per liter. Setelah ditambah pajak dan pungutan sekitar Rp853, total simulasi mencapai Rp4.405 per liter atau sekitar Rp4.400 per liter.

Kendati baru angka simulasi, namun struktur biayanya menunjukkan ada titik-titik yang dapat dihilangkan, berapa fungsi yang tidak perlu digandakan, biaya pengadaan dan koordinasi dapat ditekan, serta efisiensi transportasi, storage dan distribusi. Syaratnya jelas, seluruh rantai berada dalam satu sistem. Arie mengatakan reintegrasi tersebut merupakan tujuan yang lebih besar dibanding sekadar menggabungkan beberapa anak usaha di sektor hilir.

“Penggabungan hilir merupakan langkah awal yang baik, namun perjuangan kami tetap pada reintegrasi total Pertamina sebagai perusahaan negara yang terintegrasi dari hulu ke hilir,” ujar Arie. (*)

Tags: Arie GumilarBBMFederasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB)FSPPBPertaminaPresiden FSPPB
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Belajar dari Kelangkaan BBM di Bali: FSPPB Dorong Pembenahan Tata Kelola lewat RUU Migas 2026
Daerah

Belajar dari Kelangkaan BBM di Bali: FSPPB Dorong Pembenahan Tata Kelola lewat RUU Migas 2026

by Mujaddid
13 Oktober 2026
57
FSPPB: Jangan Sampai BUK Migas Cuma Ganti Baju SKK
Nasional

FSPPB: Jangan Sampai BUK Migas Cuma Ganti Baju SKK

by Mujaddid
10 Oktober 2026
56
Muhammadiyah dan FSPPB Bahas Masa Depan Tata Kelola Migas
Muhammadiyah

Muhammadiyah dan FSPPB Bahas Masa Depan Tata Kelola Migas

by Mujaddid
8 Oktober 2026
59
FSPPB: UU Migas 2001 Cerai Beraikan Pertamina, RUU Migas 2026 Harus Integrasikan Kembali
Nasional

FSPPB: UU Migas 2001 Cerai Beraikan Pertamina, RUU Migas 2026 Harus Integrasikan Kembali

by Mujaddid
8 Oktober 2026
55
Mengembalikan Kedaulatan yang Tergadai: Perlunya RUU Migas 2026 Berkiblat Pada UU No. 8/1971
Nasional

Mengembalikan Kedaulatan yang Tergadai: Perlunya RUU Migas 2026 Berkiblat Pada UU No. 8/1971

by Mujaddid
4 Oktober 2026
58
Harga BBM Bisa di Kisaran Rp5 Ribu per Liter, Mengapa di Konsumen Mencapai Rp15 Ribu?
Nasional

Harga BBM Bisa di Kisaran Rp5 Ribu per Liter, Mengapa di Konsumen Mencapai Rp15 Ribu?

by Mujaddid
30 September 2026
73
Pertamina: Agonizing Indonesia
Daerah

Pertamina: Agonizing Indonesia

by Mujaddid
15 Juli 2026
118
Pertamina Dex Turun, Pertamax Naik: Membaca Kebijakan Harga BBM melalui Kacamata John Rawls
Nasional

Pertamina Dex Turun, Pertamax Naik: Membaca Kebijakan Harga BBM melalui Kacamata John Rawls

by Mujaddid
13 Juni 2026
83
Antre Solar di Mana-mana, LAPK Desak Pertamina Beri Penjelasan Transparan
Daerah

Antre Solar di Mana-mana, LAPK Desak Pertamina Beri Penjelasan Transparan

by Mujaddid
9 Juni 2026
73
Waspadai Potensi Penyelewengan BBM dan Gas Elpiji Bersubsidi
Nasional

Waspadai Potensi Penyelewengan BBM dan Gas Elpiji Bersubsidi

by Mujaddid
22 April 2026
86

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
  • Jadi Role Model SMP Unggulan, Muhammadiyah Rawamangun Studi Tiru ke SMP UMP
  • Rislah Islam Kesemestaan
  • Perkuat Keterampilan Praktik 516 Mahasiswa, Laboratorium Hukum FH UMSU Bekali Puluhan Asisten
  • UMSU Vibes
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
Daerah

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?

Rislah Islam Kesemestaan
'Aisyiyah

Rislah Islam Kesemestaan

UMSU Vibes
Muhammadiyah

UMSU Vibes

Jangan Polos Memandang Politik
Nasional

Jangan Polos Memandang Politik

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung
Jufri Daily

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.