TAJDID.ID~MEDAN || Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) merasa terhormat dan bangga menjadi tuan rumah acara pengukuhan Raja Muda Perlis, Tuanku Syed Faizuddin Putra ibni Syed Sirajuddin Jamalullail, sebagai Canselor Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) masa jabatan 2026–2031 pada Senin (14/9/2026).
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., menegaskan bahwa momentum istiadat ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan pijakan bersejarah bagi penguatan internasionalisasi Muhammadiyah di dunia pendidikan.
“Pemasyhuran Tuanku menjadi kebahagiaan tersendiri bagi UMSU. Kami yakin UMAM akan semakin kuat menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang unggul dan bergerak menuju universitas global,” ujar Prof. Akrim penuh optimisme.
Selain menyuarakan dukungannya terhadap perkembangan UMAM, Prof. Akrim juga memanfaatkan momen bersejarah tersebut untuk memaparkan perkembangan signifikan (progres) pembangunan Kampus Terpadu UMSU. Kampus ini disiapkan secara khusus untuk menjadi lokasi perhelatan akbar Muktamar 49 Muhammadiyah ‘Aisyiyah tahun 2027 mendatang.
Dalam laporannya, Prof. Akrim merincikan pencapaian fasilitas-fasilitas utama yang tengah dibangun:
- Auditorium Berkemajuan: Pembangunan telah mencapai 74,3 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada April mendatang.
- Walidah Sport Hall: Pembangunan telah mencapai 94,8 persen dan diproyeksikan selesai pada bulan September.
- Masjid K.H. Ahmad Dahlan: Pembangunan fisik saat ini telah mencapai 45 persen.
Penyampaian capaian infrastruktur ini menunjukkan kesiapan UMSU dalam menyambut ajang nasional Muktamar 49Muhammadiyah-Aisyiyah 2027, sekaligus mempertegas komitmen UMSU untuk terus bertransformasi mendukung kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Semoga amanah dan kepercayaan ini senantiasa membawa kemajuan bagi UMAM dan Persyarikatan Muhammadiyah,” tutup Rektor UMSU.

















