TAJDID.ID~MEDAN 🔳 Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FT UMSU) menggelar Kunjungan Industri ke PT Waruna Shipyard Indonesia pada Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini diselenggarakan guna memberikan wawasan praktis serta pengayaan aplikatif bagi mahasiswa di lapangan industri perkapalan.
Rombongan UMSU dipimpin langsung oleh Ketua Prodi Teknik Mesin, Chandra A Siregar, S.T., M.T., bersama Sekretaris Prodi, Ahmad Marabdi Siregar, S.T., M.T.
Turut mendampingi jajaran dosen yakni Dr. Munawar Alfansury Siregar, Dr. Sudirman Lubis, Iqbal Tanjung, S.T., M.T., Sawirman, S.T., M.T., Rafsanzani Pane, S.T., M.T., serta M. Alwi Harahap, S.T., dan Panji Purnama, S.T., selaku laboran.
Kedatangan tim akademisi dan mahasiswa ini disambut hangat oleh manajemen PT Waruna Shipyard Indonesia, yang diwakili Manager Painting & Scaffolding, Sheik Yamani, serta Environmental Officer, Drs. Agus Salim Sitorus, M.H.
Dalam penjelasannya, Ketua Prodi Teknik Mesin UMSU, Chandra A Siregar, S.T., M.T., menyampaikan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis dalam menghubungkan teori akademis dengan realitas dunia kerja modern. Mahasiswa diajak menyaksikan secara langsung berbagai proses teknis perkapalan, salah satunya teknik blasting pada badan kapal yang mengalami korosi akibat paparan lingkungan maritim.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik nyata di industri, khususnya dalam bidang perawatan kapal, korosi, ilmu material, painting, scaffolding, hingga proses manufaktur perkapalan,” ujar Chandra.
Apresiasi senada disampaikan oleh pihak PT Waruna Shipyard Indonesia. Manager Painting & Scaffolding, Sheik Yamani, menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan sektor manufaktur dalam menyiapkan SDM siap pakai.
“Di PT Waruna Shipyard Indonesia, belajar langsung dari industri akan memperkuat kompetensi mahasiswa untuk masa depan,” ungkap Sheik Yamani.
Melalui kunjungan ini, para peserta tidak hanya memahami dinamika operasional industri galangan kapal, namun juga pemeliharaan kelestarian lingkungan operasional yang dipaparkan oleh pihak perusahaan.
Kunjungan industri ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman komprehensif mahasiswa Teknik Mesin UMSU dalam menghadapi tantangan teknologi manufaktur maritim di masa mendatang. (*)

















