No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

10 September 2026
in Muhammadiyah, Nasional, Opini
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Rafdinal, S.Sos. M.AP

 

Kunjungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan Bersama Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. ke Kompleks Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia YADIM di Putrajaya memberi pelajaran penting bahwa idealnya dakwah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Ia butuh ekosistem, sistem, dan sinergi.

Model Lembaga Dakwah Nasional yang Terintegrasi. YADIM (Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia) yang didirikan 25 Januari 1974 / 1 Muharram 1394 H atas gagasan PM ke-2 Malaysia, Tun Abdul Razak Hussein terorientasi menyelaraskan organisasi dakwah dan NGO Islam agar bergerak terpadu dalam membangun umat dan negara.

Secara kelembagaan, YADIM berada di bawah Jabatan Perdana Menteri Hal Ehwal Agama dan berpusat di Kompleks Islam Putrajaya yang berfungsi sebagai jembatan antara pemerintah, ulama, NGO, dan masyarakat.
Ini sesuai dengan teori Collaborative Governance dari Ansell & Gash: kebijakan publik yang efektif lahir dari kolaborasi negara, masyarakat sipil, dan sektor swasta.
Melahirkan Pendakwah Profesional YADIM fokus pada pelatihan, pendidikan, dan sertifikasi dai. Dakwah tidak cukup dengan semangat, tapi harus dengan ilmu dan kompetensi.

Tugas YADIM adalah menyatukan program agar tidak tumpang tindih. Ini menjawab problem fragmentasi dakwah yang juga terjadi di Indonesia.
Melalui YADIM Peduli dakwah dibumikan dalam bentuk bantuan mualaf, keluarga, dan kemanusiaan. Ini sejalan dengan maqashid syariah: menjaga jiwa, akal, dan harta umat.

BACA JUGA

Haedar Nashir: Jangan Pertentangan Agama dan Pancasila

Sambangi Kantor PAN Medan, PK IMM Pertanian UMSU Desak Zulhas Minta Maaf kepada Umat Islam

Kasus ACT, Ketua LAZISMU Sumut: Semoga Jadi I’tibar bagi Lembaga Filantropi

UM Surabaya Dorong Kajian Ekoteologi sebagai Respons Krisis Lingkungan

Partai Ummat Deklarasi Hari ini, Bertepatan dengan 17 Ramadhan

Perkuat Internasionalisasi Riset, UMSU Sambut Tim Peneliti UIS Malaysia

Ada YadimTV dan tim konten. Dakwah masuk ke ruang generasi muda.
Visi YADIM: “Menjadi peneraju gerakan dakwah di Malaysia secara inklusif dan bertaraf antarabangsa” dengan misi menyebarluaskan dakwah melalui pendidikan, kebajikan, dan sosial untuk meningkatkan martabat Islam dan kesejahteraan umat.

Indonesia perlu “Ekosistem Dakwah” seperti Ini karena Indonesia punya potensi dakwah terbesar di dunia. Muhammadiyah, NU, dan ormas lain punya jaringan sampai pelosok. Tapi tantangannya: ego sektoral dan minim koordinasi.
Padahal UU No. 16 Tahun 2017 tentang Ormas menegaskan ormas berperan dalam pembangunan nasional dan pemberdayaan masyarakat. Artinya, dakwah dan kesejahteraan adalah dua sisi mata uang yang sama.

Jika dibandingkan, YADIM mirip gabungan Badan Dakwah Nasional, Lembaga Pembinaan Umat plus Mitra Pemerintah. Bedanya dengan MUI YADIM tidak berfatwa, tapi fokus pada gerakan dan pemberdayaan.

Belajar dari YADIM, ada 3 hal yang bisa segera dimulai PDM dan Muhammadiyah: Pertama, Perlu adanya Forum Koordinasi Dakwah Kota/Kabupaten. Satukan program Majelis Tabligh, Lazismu, AUM, dan Ortom dalam satu peta jalan dakwah. Hindari duplikasi. Ini prinsip resource pooling dalam manajemen NGO.
Kedua, Sekolah Pendakwah & Aktivis Sosial Cetak dai yang paham agama, paham media, paham kebijakan. Seperti yang dilakukan YADIM dan juga ABIM dalam kaderisasi kepemimpinan.
Ketiga, Dakwah Berbasis Data Kesejahteraan. Gunakan data DTKS, data Lazismu, dan data AUM untuk menyasar dakwah dan berbarengan dengan orientasi pemberdayaan. Dakwah yang tidak menyentuh perut dan pendidikan masyarakat akan sulit berdampak.

Tokoh seperti Datuk Dr. Asyraf Wajdi Dusuki adalah bukti: kaderisasi panjang di YADIM melahirkan pemimpin yang paham dakwah dan kebijakan publik.

Penutup:

Dakwah adalah Jalan Kesejahteraan, sebab kesejahteraan nasional tidak akan terwujud hanya dengan pertumbuhan ekonomi. Ia butuh pondasi moral, sosial, dan spiritual.
YADIM membuktikan: ketika negara memfasilitasi dan ormas bergerak profesional, maka dakwah bisa menjadi mesin penggerak kesejahteraan.

Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan punya tanggung jawab besar. Mari kita mulai dari Medan: membangun ekosistem dakwah yang terpadu, terukur, dan berdampak.
Karena dakwah yang baik, pada akhirnya akan melahirkan bangsa yang sejahtera.

Putrajaya – Medan, September 2026 Wassalam

Penulis adalah Wakil Ketua PDM Kota Medan, Aktifis Dakwah Sosial Dan Penggiat Pemberdayaan Masyarakat.

Tags: Ekosistem DakwahRafdinal
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara
Daerah

Kontribusi Gerakan Tajdid Muhammadiyah dalam Pencerahan Kehidupan Bangsa dan Bernegara

by Mujaddid
12 Oktober 2026
78
Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital
Islam

Tantangan Dakwah Islam Abad Kontemporer Era Digital

by Mujaddid
9 Oktober 2026
90
Benteng Takwa Cegah Ghazwul Fikri: Menuju Kebangkitan Islam Berkemajuan
Islam

Benteng Takwa Cegah Ghazwul Fikri: Menuju Kebangkitan Islam Berkemajuan

by Mujaddid
2 Oktober 2026
70
Rekonstruksi Kepercayaan Diri Muhammadiyah: Membaca Pesan Agung Danarto di Balik Prestasi Global UMSU
Daerah

Rekonstruksi Kepercayaan Diri Muhammadiyah: Membaca Pesan Agung Danarto di Balik Prestasi Global UMSU

by Mujaddid
21 September 2026
63
Hijrah: Solusi Membangun Peradaban Umat Berkemajuan
Islam

Hijrah: Solusi Membangun Peradaban Umat Berkemajuan

by Mujaddid
18 September 2026
58
FOKAL IMM Sumut Tanggapi Soal Dukungan Walikota Medan Tembak Mati Begal
Daerah

FOKAL IMM Sumut Tanggapi Soal Dukungan Walikota Medan Tembak Mati Begal

by Mujaddid
14 Juli 2023
182
Calon DPD RI Asal Sumut, Rafdinal: Kita Berharap Pemilu 2024 Nanti Berlangsung Jujur dan Adil
Daerah

Calon DPD RI Asal Sumut, Rafdinal: Kita Berharap Pemilu 2024 Nanti Berlangsung Jujur dan Adil

by Mujaddid
9 Juli 2023
176
Daerah

Khatib Iduladha di Lubuk Pakam, Buya Rafdinal Sampaikan Nilai yang Terkandung dalam Ibadah Haji dan Qurban

by Mujaddid
28 Juni 2023
121
Daerah

Pembegal Mahasiswa UMSU Ditangkap, Buya Rafdinal Apresiasi Kinerja Polrestabes Medan

by Mujaddid
21 Juni 2023
195
Buya Rafdinal Dukung Sikap Tegas Walikota Medan yang Menolak LGBT
Daerah

Buya Rafdinal: Pelaku Begal Harus Ditindak Tegas!

by Mujaddid
16 Juni 2023
307

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
  • Jadi Role Model SMP Unggulan, Muhammadiyah Rawamangun Studi Tiru ke SMP UMP
  • Rislah Islam Kesemestaan
  • Perkuat Keterampilan Praktik 516 Mahasiswa, Laboratorium Hukum FH UMSU Bekali Puluhan Asisten
  • UMSU Vibes
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
Daerah

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?

Rislah Islam Kesemestaan
'Aisyiyah

Rislah Islam Kesemestaan

UMSU Vibes
Muhammadiyah

UMSU Vibes

Jangan Polos Memandang Politik
Nasional

Jangan Polos Memandang Politik

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung
Jufri Daily

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.