TAJDID.ID~MEDAN 🔳 Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan mengambil langkah cepat dalam merespons kondisi masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Melalui instruksi Kepala KPPG Medan, Donal Simanjuntak, penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut dialihkan untuk membantu masyarakat terdampak erupsi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan pemenuhan pangan di tengah situasi bencana. Pengalihan penyaluran MBG diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan makanan bergizi bagi warga terdampak, khususnya masyarakat yang berada di lokasi pengungsian.
Donal Simanjuntak turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus memastikan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat. Ia kemudian menginstruksikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Karo untuk melakukan pengalihan penyaluran MBG kepada masyarakat terdampak.
“Kondisi masyarakat harus menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, kami mengambil langkah cepat agar MBG yang tersedia dapat dialihkan dan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang terdampak erupsi,” ujar Donal Simanjuntak.
Menurut Donal, dalam situasi bencana, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat merupakan hal yang tidak dapat ditunda. Selain memastikan keselamatan warga, ketersediaan pangan yang layak dan bergizi juga perlu mendapat perhatian.
Ia juga meminta agar proses penyaluran dilakukan dengan koordinasi yang baik bersama pihak terkait di Kabupaten Karo sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Langkah cepat KPPG Medan tersebut mendapat apresiasi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Medan. IMM menilai keputusan Donal Simanjuntak untuk turun langsung ke lapangan dan menginstruksikan pengalihan MBG merupakan bentuk respons yang cepat dan tepat terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana.
Sekretaris IMM Kota Medan, (Putri Meitha Marpaung) mengatakan bahwa dalam kondisi darurat, kecepatan pemerintah dan lembaga terkait dalam mengambil keputusan sangat dibutuhkan.
“Kami mengapresiasi respons cepat Kepala KPPG Medan, Dona Simanjuntak, yang turun langsung ke lapangan dan mengambil langkah untuk mengalihkan MBG kepada masyarakat terdampak erupsi Gunung Sinabung. Menurut kami, ini merupakan langkah yang tepat dan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Putri
IMM Kota Medan menilai program MBG dalam situasi seperti ini tidak hanya memiliki fungsi pemenuhan gizi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari respons kemanusiaan. Dengan adanya pengalihan tersebut, manfaat program diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit.
Selain itu, IMM Kota Medan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menunjukkan solidaritas kepada warga terdampak erupsi Gunung Sinabung. Penanganan bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga pelayanan publik, organisasi masyarakat, relawan, maupun masyarakat secara luas.
IMM Kota Medan berharap respons cepat KPPG Medan dapat menjadi contoh bahwa pelaksanaan program pemerintah harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. Dalam situasi bencana, fleksibilitas serta ketepatan dalam menyalurkan bantuan menjadi hal penting agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal.
“Kehadiran dan kepedulian seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat ketika menghadapi bencana. Kami mengapresiasi KPPG Medan dan berharap langkah konkret untuk membantu masyarakat terdampak terus dilakukan,” tutup Putri. (*)















