No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Dosen UMJT Ingatkan Mitigasi Penyalahgunaan Kekuasaan dalam RUU Perampasan Aset

5 September 2026
in Muhammadiyah, Nasional, PTM/A
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Madiun || Dosen Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) Madiun, Endi Rahman, M.A., menilai wacana hukuman mati bagi koruptor dan penguatan kewenangan negara merampas aset hasil kejahatan perlu dikaji secara ketat agar tidak membuka ruang penyalahgunaan kekuasaan.

Pernyataan itu disampaikan di tengah pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang menjadi agenda prioritas DPR dan ditargetkan disahkan paling lambat 15 Desember 2026.

Menurutnya, kemarahan publik terhadap korupsi mendorong desakan hukuman lebih berat dan instrumen perampasan aset yang lebih kuat. Namun, Nuril menekankan persoalan utamanya bukan semata efektivitas hukuman mati atau perampasan aset dalam memberantas korupsi.“Pertanyaan yang lebih mendasar adalah siapa yang memegang kekuasaan untuk menentukan siapa yang layak dihukum, siapa yang asetnya dapat dirampas, dan sejauh mana negara boleh mengambil hak seseorang,” kata Endi, pada Jumat (4/9).

Dosen UMJT yang aktif dalam kegiatan sosial ini merujuk pada konsep homo sacer dari pemikir Giorgio Agamben. Dalam kerangka itu, kekuasaan berdaulat dapat menciptakan situasi pengecualian (state of exception), di mana seseorang berada di ambang antara dilindungi dan tidak dilindungi hukum.Endi menyatakan Indonesia bukan negara tanpa hukum.

Risiko justru muncul jika hukum yang dirancang untuk melindungi masyarakat dapat diselewengkan oleh kekuasaan. DPR sendiri sebelumnya menyatakan RUU Perampasan Aset harus disusun hati-hati agar tidak menjadi instrumen abuse of power.Perdebatan dalam pembahasan RUU mencakup mekanisme non-conviction based asset forfeiture atau perampasan aset tanpa putusan pidana, pembuktian terbalik, serta perlindungan pihak ketiga.

BACA JUGA

Guru BK Pelopor Bakat, Bukan Pengawas Sekat

SANKSI 2022, Dr Faisal: Pengembangan Wakaf Dapat Bantu Masyarakat Pasca Pandemi

Kepala BNPB Minta Daerah Lain Tiru Kearifan Lokal Simeulue dalam Kesiapsiagaan dan Mitigasi Bencana

LLHPB PP ‘Aisyiyah Gelar Rapat Koordinasi Program Penanaman Pohon dengan Sistem Pola Asuh

Umrah untuk Jamaah Indonesia Kembali Dibuka, Pemerinta Diminta Jamin Prokes

Menulis Ulang Sejarah: Jangan Terjebak Eventisme, Saatnya Dekolonisasi Nalar

Draf RUU mengkombinasikan perampasan berdasarkan putusan pidana (in personam) dan tanpa putusan pidana (in rem). Endi mengingatkan, jika instrumen hukum yang kuat berada di tangan penegak hukum yang tidak sepenuhnya independen, proses hukum berpotensi dipakai untuk menekan lawan politik atau pihak yang dianggap mengganggu status quo.“Pada situasi demikian, seseorang tidak lagi sekadar berhadapan dengan hukum; ia berhadapan dengan hukum yang telah kehilangan jarak kritis terhadap kekuasaan,” ujarnya.

Karena itu, dosen UMJT ini menilai pemberantasan korupsi tidak cukup menghasilkan aturan yang semakin keras. Yang dibutuhkan, kata dia, adalah hukum yang semakin sulit disalahgunakan.“Tanpa integritas penegak hukum, ‘madu’ pemberantasan korupsi dapat berubah menjadi ‘racun kekuasaan’,” kata Endi.Ia menambahkan, jika hukum dipakai untuk meniadakan perlindungan hukum, konsep homo sacer tidak lagi hanya menjadi gagasan filsafat, melainkan kemungkinan politik yang harus dicegah. (MJK)

Tags: BEM UMJT MadiunEndi RahmanRUU Perampasan AsetUMJT
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Lulusan Terbaik Medkom UMY Bahas Fenomena Jastip dan Guru Gembul dalam Seminar Media dan Komunikasi UMJT
Daerah

Lulusan Terbaik Medkom UMY Bahas Fenomena Jastip dan Guru Gembul dalam Seminar Media dan Komunikasi UMJT

by Mujaddid
13 Oktober 2026
59
Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun
Daerah

Kaji Industri Komunikasi Hadapi Disrupsi, UMY dan UMJT Gelar Seminar di Madiun

by Mujaddid
12 Oktober 2026
61
UMJT Bekali 150 Guru dengan Strategi School Branding untuk Membangun Kepercayaan Masyarakat
Daerah

UMJT Bekali 150 Guru dengan Strategi School Branding untuk Membangun Kepercayaan Masyarakat

by Mujaddid
12 Oktober 2026
54
Mahasiswa Prodi Biokewirausahaan UMJT Ikuti Magang di DKPP Kota Madiun, Kuatkan Soft Skill Merespon Realitas
Daerah

Mahasiswa Prodi Biokewirausahaan UMJT Ikuti Magang di DKPP Kota Madiun, Kuatkan Soft Skill Merespon Realitas

by Mujaddid
9 Oktober 2026
67
Keberhasilan Timnas Sepakbola Indonesia dan Identitas Kolektif Bangsa, Ini Pandangan Wakil Rektor UMJT
Muhammadiyah

Keberhasilan Timnas Sepakbola Indonesia dan Identitas Kolektif Bangsa, Ini Pandangan Wakil Rektor UMJT

by Mujaddid
8 Oktober 2026
62
Dosen UMJT Soroti Adanya Ritual Satanik dalam Karnaval Maulid Pekalongan
Muhammadiyah

Dosen UMJT Soroti Adanya Ritual Satanik dalam Karnaval Maulid Pekalongan

by Mujaddid
18 September 2026
58
UMJT Jalin Kolaborasi dengan UMSIDA dan UM Gresik
Daerah

UMJT Jalin Kolaborasi dengan UMSIDA dan UM Gresik

by Mujaddid
17 September 2026
57
Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
Muhammadiyah

Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun

by Mujaddid
12 September 2026
55
Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform
Muhammadiyah

Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform

by Mujaddid
12 September 2026
63
Belajar Profesionalitas dalam Bekerja, Mahasiswa Prodi Ilmu Aktuaria UMJT Madiun Ikuti Magang di BPJS Kesehatan Madiun
Daerah

Belajar Profesionalitas dalam Bekerja, Mahasiswa Prodi Ilmu Aktuaria UMJT Madiun Ikuti Magang di BPJS Kesehatan Madiun

by Mujaddid
9 September 2026
56

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
  • Jadi Role Model SMP Unggulan, Muhammadiyah Rawamangun Studi Tiru ke SMP UMP
  • Rislah Islam Kesemestaan
  • Perkuat Keterampilan Praktik 516 Mahasiswa, Laboratorium Hukum FH UMSU Bekali Puluhan Asisten
  • UMSU Vibes
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
Daerah

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?

Rislah Islam Kesemestaan
'Aisyiyah

Rislah Islam Kesemestaan

UMSU Vibes
Muhammadiyah

UMSU Vibes

Jangan Polos Memandang Politik
Nasional

Jangan Polos Memandang Politik

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung
Jufri Daily

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.