TAJDID.ID~Medan || Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., secara resmi menerima pengalihan pengelolaan STIKes Indah Medan kepada Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Prosesi serah terima berlangsung pada Rabu (5/8) di Kampus IV UMSU, Jalan Dwikora, Pasar VI, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Penyerahan tersebut ditandai dengan penandatanganan piagam serah terima oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, M. Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., bersama Pembina Yayasan STIKes Indah Medan, H. Abdul Haris Hasibuan, S.E.
Momentum ini turut disaksikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., Kepala LLDIKTI Wilayah I Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., Ketua PWM Sumatera Utara Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution, M.A., Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU Prof. Dr. Agussani, M.AP., Komisaris Independen BPI Danantara Haryo Baskoro Wicaksono, M.B.A., serta Ketua Yayasan STIKes Indah Medan dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, S.H., S.E., M.K.M.
BACA JUGA:
-
UMSU Resmi Akuisisi STIKes Indah Medan
-
Ketika Allah Berkehendak, Jalan pun Terbuka
-
Pasca Akuisisi, UMSU Gelar Silaturahim dengan Sivitas Akademika STIKes Indah Medan
Dalam sambutannya, Prof. Haedar Nashir menegaskan bahwa akuisisi tersebut merupakan langkah strategis yang diyakini akan memberikan manfaat besar bagi pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah sekaligus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Insyaallah akuisisi ini tidak salah alamat karena Muhammadiyah selalu mengedepankan amanah, profesionalisme, modernitas, dan tata kelola yang baik. Saya yakin ini akan berkelanjutan dan menjadi bagian dari keluarga besar Muhammadiyah,” ujarnya.
Menurut Haedar, bergabungnya STIKes Indah Medan akan memperkuat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMSU sehingga semakin meningkatkan peluang kampus tersebut menjadi universitas berkelas dunia.
“Dengan bergabungnya STIKes Indah Medan ke dalam FKIK, saya optimistis potensi UMSU menjadi world university semakin besar, terlebih jika terus memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya. Seluruh sivitas akademika harus terus bersikap transformatif, profesional, dan modern,” katanya.
Ia juga menilai akuisisi ini menjadi bagian dari kesiapan UMSU menyongsong peran sebagai tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Tahun 2027.
“Insyaallah ini menjadi berkah sekaligus menunjukkan bahwa UMSU siap menjadi tuan rumah Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah 2027,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim menjelaskan bahwa akuisisi STIKes Indah Medan merupakan strategi pengembangan akademik untuk melengkapi program studi di bidang kesehatan yang dibutuhkan FKIK UMSU.
“Sejak 2020 FKIK UMSU telah meraih akreditasi A dan kini berstatus Unggul. Untuk melengkapi rumpun program studi kesehatan, salah satu langkah yang paling tepat adalah melakukan akuisisi sehingga program studi keperawatan, kebidanan, dan farmasi dapat terintegrasi,” jelasnya.
Prof. Akrim mengungkapkan proses akuisisi berlangsung relatif singkat setelah komunikasi yang dimulai pada 7 Juli 2026 dan memperoleh dukungan penuh dari Ketua Umum PP Muhammadiyah.
“Pada awalnya kami hanya berencana mengintegrasikan program studi yang ada. Namun setelah melihat potensi yang dimiliki, ternyata tersedia aset berupa lahan dan gedung yang sangat baik. Alhamdulillah, bukan hanya izin operasional yang bergabung, tetapi juga aset tanah, bangunan, serta empat izin program studi,” ungkapnya.
Ia menegaskan seluruh hak mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan tetap menjadi perhatian utama UMSU. “Kami mengucapkan terima kasih atas keikhlasan Yayasan STIKes Indah Medan. Seluruh hak dan kewajiban mahasiswa akan kami jaga. Kami berkomitmen merawat dan mengembangkan kampus ini, termasuk mempertahankan nama masjid yang telah ada sebagai bagian dari sejarah dan identitas institusi,” katanya.
Empat program studi yang resmi dialihkan pengelolaannya kepada UMSU meliputi D-III Keperawatan, D-III Kebidanan, D-III Farmasi, serta Program Studi S-1 Farmasi.
Ketua Yayasan STIKes Indah Medan, dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan, S.H., S.E., M.K.M., menyampaikan rasa syukur karena institusi yang dipimpinnya kini menjadi bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah melalui UMSU.
“Kami bangga dapat menyerahkan pengelolaan STIKes Indah Medan kepada UMSU. Kami berharap kampus ini kembali berjaya di bawah pengelolaan Muhammadiyah. Kami merasa beruntung karena UMSU akan melanjutkan estafet pengabdian ini dan melahirkan lulusan yang unggul. Serah terima ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kemajuan STIKes Indah Medan,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UMSU dengan PT Agrinas Palma Nusantara dan Danantara yang disaksikan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir. Pada kesempatan yang sama, UMSU menyerahkan piagam penghargaan kepada Pembina Yayasan STIKes Indah Medan, H. Abdul Haris Hasibuan, S.E., sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan sinergi yang telah dibangun bersama Persyarikatan Muhammadiyah.
Acara turut dihadiri Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Dr. Ir. Mohammad Abdul Ghani, M.Si., para wakil rektor, pimpinan fakultas di lingkungan UMSU, pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Kota Medan, serta berbagai mitra strategis UMSU.(*)






