TAJDID.ID~Madiun 🔳 Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT atau UM Jatim), yang sebelumnya bernama Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), sukses raih prestasi. Mereka sukses memenangkan kompetisi Desain dan Video Retro bertajuk Kumophoria Retro Ads “Make Some Noise” yang digelar oleh Universitas Merdeka Malang.
Tim mahasiswa UMJT adalah Farah Faza Fariha dan Moch Zakki Nur Arifin dari Prodi Ilmu Komunikasi dan Mohammad Rizqy Al-Farrel dari Prodi Ilmu Kesejahteraan sosial.
Dari gelaran Retro Act Challenge tersebut, mereka menjadi juara 1 untuk kategori video iklan retro dengan menghadirkan video iklan retro bertema minuman teh botol.
Farah menerangkan, referensi video iklan retro yang dibuat timnya berasal dari iklan salah satu minuman kemasan botol jaman dulu dan beberapa referensi video iklan lainnya yang dijadikan satu video.
“Kita mengulang kembali iklan yang dulunya iklan jadul kita angkat kembali dengan gaya komunikasi yang sama terus kita bumbui ala gen Z,” jelas mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi semester 2 itu.
Sementara itu Farel menyampaikan sebagai tim, mereka berbagi peran. Ada yang menjadi model video ada yang melakukan esiting. “Saya sama Farah menjadi pemeran dalam video iklan retro tersebut, sedang Zaki yang melakukan editing,” ujar Mahasiswa Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial semester 4 tersebut.
Secara teknis, disampaikan Zaki, timnya membuat video baru dengan melakukan remix video-video yang sudah ada. “Modelnya, kita hasil videonya kita edit memakai CapCut dengan menggunakan efek (yang dihasilkan) Adobe Premiere, terus ditambah elemen visual pakai Corel,” ungkap mahasiswa semester 2 Prodi Ilmu Komunikasi itu. Disampaikan oleh Zaki, video yang dibuat berdurasi 1 menit. Proses pengambilan videonya berlangsung dua hari. Sedang dalam proses editing selama 5 hari.
Farah menambahkan penilaian lomba video iklan retro ink mulai dari pesan, kejelasan produk, serta sinematografi. “Awalnya kita ikut lomba. Kalau menang ya Alhamdulillah. Tapi kita juga cukup yakin kita bisa menang.Hingga akhirnya Alhamdulillah dapat juara 1,” ujar Farah.
Peserta lomba berasal dari berbagai perguruan tinggi bergengsi di Malang, Surabaya, Madiun dan berbagai kota lain.”Bisa menambah pengalaman, sudah ikut lomba dan bisa menang harapannya bisa menang lagi di event berikutnya yang kita ikuti,” kata Farah. Zaki menambahkan, dari video yang dibuat ini, Zaki dan tim bisa mengimplementasikan mata kuliah Ilmu Komunikasi yang sudah diikuti di ruang kelas.
“Saya merasakan manfaat kuliah yang di sini, karena menjadikan mahasiswa memiliki kompetensi dan mampu berkompetisi,” ujar Zaki. (PJ)

















