No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar 49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta

29 Agustus 2026
in Daerah, Jufri Daily, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Muktamar 49, Opini
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Jufri

Ketua PDM Kota Tebing Tinggi

 

Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Ada perasaan bahagia sekaligus terharu menyaksikan salah satu daerah perjuangan dakwah Islam Berkemajuan, Tanah Karo, kembali menambah wilayah dakwah dengan lahirnya sebuah ranting baru. Untuk daerah seperti Kabupaten Karo, berdirinya sebuah ranting bukanlah sesuatu yang sederhana. Ia merupakan sebuah prestasi sekaligus tanggung jawab yang luar biasa.

Tanah Karo dikenal sebagai daerah yang ramah, dengan karakter masyarakat dan budaya yang khas. Di tengah jumlah umat Islam dan warga Muhammadiyah yang relatif masih kecil, tetapi terus berkembang, kehadiran sebuah ranting tentu menjadi sesuatu yang sangat menggembirakan. Ia menjadi ruang untuk membina dakwah dan jamaah, sekaligus menumbuhkan jamaah dakwah yang berkemajuan.

Jumat, 28 Agustus 2026, kabar baik itu datang dari Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Karo mengapresiasi suksesnya penyerahan Surat Keputusan pembentukan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sumber Mufakat.

Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Ketua PDM Karo, Drs. Ahmad Jhon Sikumbang, M.H., didampingi Sekretaris PDM Karo, Marel, S.Ag., M.Pd., serta Ketua PCM Kabanjahe, Syafiza Koto. SK tersebut diterima oleh Ketua PRM Sumber Mufakat, Efendy Sinuraya.

Bagi sebagian orang, mungkin penyerahan SK adalah kegiatan administratif biasa. Tetapi bagi sebuah gerakan dakwah, lahirnya sebuah ranting mempunyai arti yang lebih dalam.

Ranting adalah akar. Ia mungkin kecil dalam struktur, tetapi dari sanalah Muhammadiyah bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di ranting, dakwah tidak berhenti pada kata-kata. Ia dihidupkan melalui pengajian, pembinaan keluarga, pendidikan, kepedulian sosial, silaturahmi, dan berbagai amal nyata.

Karena itu, lahirnya PRM Sumber Mufakat bukan sekadar bertambahnya struktur organisasi Muhammadiyah di Kabupaten Karo. Ia adalah bertambahnya ruang pengabdian dan kesempatan untuk berbuat lebih banyak bagi umat.

 

Dakwah di Tanah Karo

Tanah Karo memiliki suasana sosial yang khas. Masyarakatnya hidup dalam keberagaman budaya dan latar belakang. Dalam suasana seperti ini, dakwah membutuhkan keteladanan, kesabaran, keramahan, dan kemampuan untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Islam Berkemajuan tidak harus hadir dengan suara yang keras. Ia dapat tumbuh melalui akhlak, pendidikan, dialog, pelayanan, dan amal nyata.

Muhammadiyah tidak harus menjadi yang paling banyak untuk memberikan manfaat. Tidak harus menjadi yang paling ramai untuk menjadi berarti. Yang penting adalah bagaimana kehadirannya dirasakan oleh masyarakat.

Karena itu, PRM Sumber Mufakat memiliki amanah yang tidak ringan. Ranting ini diharapkan menjadi tempat umat bertumbuh, kader belajar, silaturahmi terjaga, dan dakwah berkembang secara perlahan tetapi pasti.

 

Ranting dan Muktamar

Kelahiran ranting baru ini terasa semakin istimewa karena Muhammadiyah Sumatera Utara sedang bersiap menyambut Muktamar ke-49.

Namun Muktamar hanyalah salah satu momentum dalam perjalanan panjang Muhammadiyah. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana semangat bermuhammadiyah terus hidup di tengah masyarakat, termasuk di daerah-daerah yang selama ini menjadi medan perjuangan dakwah.

Tanah Karo sendiri memiliki keistimewaan. Letaknya relatif dekat dengan Medan dan memiliki banyak destinasi wisata yang menarik. Ketika warga Muhammadiyah dari berbagai daerah datang ke Sumatera Utara, Tanah Karo tentu bisa menjadi salah satu tempat yang memperkenalkan keramahan masyarakat dan keindahan alam Sumatera Utara.

Tetapi yang paling indah tentu bukan hanya pemandangannya.

Adalah melihat bagaimana di tengah suasana masyarakat yang beragam, Muhammadiyah terus menanam akar dakwahnya.

Salah satunya melalui lahirnya PRM Sumber Mufakat.

 

BACA JUGA

Pertamina Rosneft Santuni Anak Yatim di LKSA Tunas Melati Muhammadiyah Tuban

Muhammad Syahrur Ternyata Bukan Ulama Tafsir, Tapi Doktor Teknik

Festival Pustaka Muhammadiyah 2023 di Pulang Pisau Sukses Digelar

Darul Arqam: Merawat Cahaya Kepemimpinan, Meneguhkan Langkah Persyarikatan

Calon Formatur PWPM Aceh Silaturrahim ke Rumah Senior

Muhammadiyah Besar Karena Banyak Peran

Ketika Ranting Menjadi Harapan

Saya kira, kita tidak perlu melihat sebuah ranting hanya dari besar kecilnya jumlah anggota. Sebuah ranting bisa menjadi kecil secara jumlah, tetapi besar dalam pengabdian.

Dari sebuah pengajian kecil bisa lahir kader. Dari sebuah kader bisa tumbuh kepemimpinan. Dari sebuah silaturahmi bisa lahir persaudaraan. Dan dari amal kecil yang dilakukan secara istiqamah, bisa lahir manfaat yang besar.

Karena Muhammadiyah pada akhirnya bukan sekadar struktur. Muhammadiyah adalah gerakan amal.

Maka setelah SK diterima, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai. Ada jamaah yang harus dibina. Ada kader yang harus disiapkan. Ada masyarakat yang harus dirangkul. Ada dakwah yang harus terus dihidupkan. Dan ada amanah yang harus dijaga.

Semoga PRM Sumber Mufakat mampu menjadi ranting yang hidup dan berkembang. Bukan hanya tercatat dalam struktur Muhammadiyah, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Sebab ukuran sebuah gerakan bukan semata-mata seberapa besar namanya, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh orang lain.

Dari Sumber Mufakat, sebuah akar kembali ditanam. Dari Tanah Karo, dakwah terus bertumbuh.
Dan di tengah perjalanan Muhammadiyah menuju Muktamar ke-49, kita bersyukur karena masih ada ranting-ranting baru yang tumbuh di berbagai penjuru.

Semoga akar itu semakin kuat, pohonnya semakin rindang, dan buahnya semakin banyak dirasakan umat.

Selamat atas lahirnya Pimpinan Ranting Muhammadiyah Sumber Mufakat. Semoga amanah, istiqamah, dan terus menebarkan Islam yang mencerahkan. (*)

Tags: Muhammadiyah Tanah KaroMuktamar 49Muktamar 49 Muhammadiyah AisyiyahPDM Tanah KaroPimpinan Ranting Muhammadiyah Sumber MufakatPRM Sumber MufakatTulisan Jufri
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

PT KIM Siap Dukung Sukses Muktamar 49 Muhammadiyah 2027
Daerah

PT KIM Siap Dukung Sukses Muktamar 49 Muhammadiyah 2027

by Mujaddid
12 September 2026
17
Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan
Jufri Daily

Muhammadiyah Gerakanku: Bergerak dengan Ilmu, Berkemajuan dan Berkelanjutan

by Mujaddid
7 September 2026
18
Perkuat Tim Liputan Muktamar 49, MPI PWM dan PW IPM Sumut Sepakat Gelar Akademi Jurnalis Muda
Daerah

Perkuat Tim Liputan Muktamar 49, MPI PWM dan PW IPM Sumut Sepakat Gelar Akademi Jurnalis Muda

by Mujaddid
4 September 2026
5
Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49
Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49

by Mujaddid
31 Agustus 2026
15
Enam PDM Penyangga Mulai Satukan Langkah Sambut Muktamar 49 Muhammadiyah-Aisyiyah
'Aisyiyah

Enam PDM Penyangga Mulai Satukan Langkah Sambut Muktamar 49 Muhammadiyah-Aisyiyah

by Mujaddid
30 Agustus 2026
51
Dorong Visi World Class University, UMSU Teken Kerja Sama Internasional dengan PCIM Britania Raya dan Irlandia
Internasional

Dari Tanah Deli ke London: Sebuah Jembatan Muhammadiyah Menuju Dunia

by Mujaddid
29 Agustus 2026
13
Jangan Jadikan Agama sebagai Tertuduh
Islam

Jangan Jadikan Agama sebagai Tertuduh

by Mujaddid
26 Agustus 2026
25
Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan
Jufri Daily

Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan

by Mujaddid
26 Agustus 2026
31
Pertemuan Hangat di Tengah Persiapan Muktamar
Daerah

Pertemuan Hangat di Tengah Persiapan Muktamar

by Mujaddid
24 Agustus 2026
28
Medan 1939 ke Sumatera Utara 2027: Menyambungkan Semangat Masa Lalu dengan Masa Depan
Daerah

Medan 1939 ke Sumatera Utara 2027: Menyambungkan Semangat Masa Lalu dengan Masa Depan

by Mujaddid
21 Agustus 2026
11

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Tindaklanjut MoU, BWI Simalungun Targetkan 241 Sertifikat Tanah Wakaf
  • Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.