No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Perjuangan WR Supratman Mewujudkan Indonesia Raya

18 Agustus 2026
in Nasional, Opini
Reading Time: 2 mins read
0
A A
0
Saat penulis bersama salah satu keluarga WR. Soepratman selepas Upacara HUT RI Ke 81 di Komplek Makam WR. Soepratman di Surabaya.

Saat penulis bersama salah satu keluarga WR. Soepratman selepas Upacara HUT RI Ke 81 di Komplek Makam WR. Soepratman di Surabaya.

Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Andi Hariyadi

Ketua Majelis Pustaka Informatika dan Digitalisasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya.

 

WR Soepratman menjadi salah satu pahlawan bangsa Indonesia yang gerakan perjuangannya menginspirasi kemerdekaan bangsa. Melalui karya lagu kebangsaan Indonesia Raya terus bergelora membakar semangat juang untuk berkarya disaat merdeka.

Semarak memperingati Hari Ulang Tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 benar benar menjadi energi penguat dan perekat persatuan bangsa ditengah keragaman yang ada.

Tepat pada 17 Agustus 1938 berarti 7 tahun sebelum kemerdekaan bangsa Indonesia, WR Soepratman salah satu pahlawan bangsa yang begitu besar pengorbanan dan perjuangannya melalui karya monumentalnya Indonesia Raya sebagai lagu kebangsaan meninggal dunia.

Meski belum sempat menyaksikan kemerdekaan bangsa Indonesia, WR Soepratman memiliki visi yang besar untuk Kedaulatan bangsa ketika para penjajah begitu arogan dan kejamnya memburu aktivis pergerakan bangsa yang memiliki pengaruh besar untuk membangkitkan kesadaran berjuang meraih kemerdekaan, para pahlawan ditangkap, dipenjara dan disiksa untuk membatasi pergerakannya.

Ketika WR Soepratman dengan keberaniannya dalam forum Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 mengumandangkan Indonesia Raya dengan memainkan biola, membawa dampak yang luar biasa menggelorakan kebangkitan kaum muda untuk berjuang melepaskan dari penjajahan.

Bait bait lagu perjuangan telah merasuk dalam hati hati kaum pergerakan, bergelora membangkitkan semangat juang untuk mewujudkan cita cita Indonesia Merdeka. Meski dengan segala keterbatasan dan ancaman kematian tidak mengurangi semangat juang, gelora Indonesia Raya terus membara dengan Merah Putih mengikat Persatuan Bangsa ditengah keragaman suku, agama dan budaya menjadi khazanah Indonesia.

WR Supratman sudah meninggalkan kita 88 tahun ketika kita merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 pada 2026 ini, hendak kita tetap memiliki semangat juang dalam mengisi kemerdekaan. Dan hendaknya kita sadar sekaligus mengerti sejarah perjuangan bangsa, dimana para pahlawan telah menorehkan tinta emas untuk bangsa sampai darah penghabisan untuk Indonesia merdeka.

Sebagai generasi bangsa Indonesia hendaknya memiliki spirit perjuangan dan menjadi patriot sejati mengisi kemerdekaan. Kedaulatan bangsa Indonesia diraih dari perjuangan, bukan hadiah atau pemberian dari penjajah, dan atas berkat Rahmat Allah Tuhan Yang Maha Kuasa bangsa Indonesia merdeka.

BACA JUGA

Perbankan dalam Islam: Tinjauan Pustaka Komprehensif

Mudik Tanpa Mubazir dan Dosa: Refleksi Spiritualitas dalam Tradisi Lebaran

Pemilu, Rubah dan Unggas

The “Blankon” Politic

Tapak Suci UMS: Bangun Tradisi Juara dari Tingkat Kampus ke Kancah Nasional

Ethics of Care: Teror Begal Semakin Menakutkan

Gelora Indonesia Raya karya WR Soepratman terus menggema baik dari Istana Merdeka hingga di pelosok negeri menjadi obor perjuangan yang terus hidup dan menghidupkan untuk keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jika WR Soepratman hingga akhir hayatnya mampu membakar semangat juang melalui lagu lagu perjuangan bagaikan senjata yang mampu melemahkan penjajah yang arogan, sekaligus mampu menguatkan semangat juang kaum pergerakan hingga generasi penerus perjuangan.

Perjuangan WR Soepratman tidak bisa kita lepaskan begitu saja, justru menginspirasi perjuangan baik lintas generasi, lintas agama dan keyakinan serta lintas komunitas yang bersatu untuk Indonesia Raya.

Ketika seluruh rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan, beberapa komunitas dengan penuh keikhlasan serta didorong keinginan luhur untuk kemajuan bangsa menggelar Upacara Kemerdekaan di halaman Makam WR Soepratman dilanjut tabur bunga di pusaranya di Makam Pahlawan WR Soepratman di Surabaya. Prosesi ini begitu menggugah untuk membangkitkan kesadaran menggelorakan Indonesia Raya. Beragam komunitas dan lintas generasi membulatkan tekat untuk terus menggelorakan Indonesia Raya dengan karya positif dan konstruktif dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Gesekan dawai biola WR Soepratman terus memberi semangat juang untuk Indonesia Raya, bangunlah jiwa bangunlah badannya merupakan bentuk generasi bangsa yang memiliki integritas tinggi untuk berkontribusi pada negeri, bukan merusak atau bahkan bertindak korupsi sehingga mengkhianati amanah Ibu Pertiwi.

Gelora Indonesia Raya disaat memperingati kemerdekaan RI ke 81 ini diharapkan semakin memperkuat persatuan untuk bersama membangun negeri, jangan mudah diadu domba sesama anak negeri sehingga memperlemah bangsa, karena sesungguhnya kita bersaudara bagian dari Indonesia Raya. (*)

Tags: Andi HariyadiIndonesia RayaPahlawan NasionalWR Soepratman
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Kemabruran Haji: Jaga Hati, Lisan dan Aksi
Islam

Kemabruran Haji: Jaga Hati, Lisan dan Aksi

by Mujaddid
6 Juni 2025
55
Refleksi Milad Muhammadiyah ke 116 Tahun, Tinggalkan Peraduan Mencerahkan Peradaban
Kemuhammadiyahan

Refleksi Milad Muhammadiyah ke 116 Tahun, Tinggalkan Peraduan Mencerahkan Peradaban

by Mujaddid
4 Juni 2025
110
Nasional

Bangsa Pahlawan

by Mujaddid
10 November 2024
957
Prof KH Kahar Muzakkir Jadi Pahlawan Nasional, Ini kata Haedar Nashir
Muhammadiyah

Prof KH Kahar Muzakkir Jadi Pahlawan Nasional, Ini kata Haedar Nashir

by Mujaddid
11 November 2019
340

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.