TAJDID.ID~Banyuwangi || Tugas berdakwah tidak hanya dari masjid ke masjid tetapi mampu menjangkau sasaran dakwah yang lebih luas diberbagai komunitas dengan beragam kondisinya, dan hal itu butuh strategi pendampingan yang berkelanjutan sehingga ada progres nyata dengan perubahan yang lebih baik.
Demikian disampaikan ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur saat melakukan kegiatan Turun Kebawah (TURBA), setelah hari Sabtu (22/8/2026) ke Banyuwangi dan dilanjut pada hari Ahad (23/8/2026) ke Bondowoso khususnya ke Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bondowoso.
Lanjut beliau, Turba pagi ini begitu berarti sekaligus menjadi momen penting dalam penguatan dakwah komunitas, karena pada hari itu juga dibentuk kepengurusan LDK PDM Bondowoso bertempat di Aula Pusat Dakwah PDM Kabupaten Bondowoso, sehingga dengan Turba ini semakin menguatkan dakwa komunitas. Jelasnya.
Turba hari ini juga dihadiri oleh Ust. Malik selaku Ketua PDM Bondowoso yang menyampaikan, kami berterima kasih yang sebesarnya atas kehadiran LDK PWM Jawa Timur bersilaturahim ke Bondowoso sehingga memperkuat dakwah Muhammadiyah, meski LDK PDM Bondowoso belum terbentuk oleh karena itu dengan hadirnya LDK PWM Jawa Timur hari ini juga akan dibentuk dan dikukuhkan, dan didaulat sebagai Ketua LDK PDM Bondowoso yaitu Ust. Fauzi beserta 9 anggotanya.
Lanjut beliau, bahwa sinergi dakwah ini sangat penting lebih lebih kehadiran dan pembinaan dari LDK PWM Jawa Timur sehingga menambah giroh dan semangat tersendiri dalam berdakwah khususnya buat LDK PDM Bondowoso untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dakwah komunitasnya.
Selanjutnya Ahmad Tholhah selaku Ketua LDK PWM Jawa Timur menambahkan, kedudukan dan peran Lembaga Dakwah Komunitas sangat penting dalam pengembangan dakwah Muhammadiyah yang selama ini belum tersentuh, sehingga LDK akan hadir dalam dakwah nyata. Disampaikan
terima kasih yang sebesarnya atas sambutan yang diberikan oleh PDM dan LDK Bondowoso dalam menyambut kami dengan sambutan yang hangat, penuh kekeluargaan dan rasa kangen untuk bersama berdakwah.
Turba ini bertujuan untuk pertama, mengevaluasi kinerja LDK PDM agar lebih optimal berdakwah. Kedua, sebagai upaya konsolidasi organisasi untuk bersinergi dan yang ketiga sharing program berbagi pengalaman untuk suksesnya dakwah komunitas.
“Alhamdulillah setelah kita melaksanakan diskusi secara santai namun serius Ust. Fauzi selaku Ketua LDK PDM Bondowoso menyampaikan bahwa walaupun LDK PDM Bondowoso belum dibentuk dan di beri SK oleh Ketua PDM Bondowoso, namun sudah melakukan dakwah komunitas, diantaranya ada tiga komunitas yang sudah dibina oleh LDK Bondowoso, yaitu ada, komunitas petani, komunitas pendampingan penerima PKH dan komunitas Gaming, yaitu komunitas untuk anak-anak usia TK, SD dan SMP yang sehari-harinya suka beraktivitas game di HP-nya, agar lebih fokus dalam belajar dan berkarya,” jelasnya.
“Dengan kehadiran LDK PWM Jawa Timur, maka akan menambah semangat dari temen-temen LDK Bondowoso untuk selalu meningkatkan intensitas dan kualitas dalam membina komunitas, bersinergi dan kolaborasi dengan lembaga dan instansi terkait serta selalu berupaya sebaik mungkin dalam berdakwah yang menggembirakan dan menyenangkan serta tentu menanamkan nilai maslahat bagi umat dan bagi komunitas binaannya,” imbuhnya.
Ust. Tulus sebagai anggota LDK PWM Jatim dalam diskusi menambahkan pentingnya LDK PDM Bondowoso melakukan sinergi khususnya dengan instansi terkait dengan program program yang relevan sesuai Komunitas binaan.
Turba LDK PWM Jatim sebagai bagian dari program kerjanya berusaha melihat langsung sekaligus memberikan penguatan dakwah komunitas, sehingga dukungan warga Muhammadiyah dengan Unit Pembantu Pimpinan, Aisyiyah dan Angkatan Muda Muhammadiyah beserta Amal Usaha untuk bersinergi penguatan dakwah yang lebih berarti. (*)
Penulis : Andi Hariyadi

















