No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Ketum PP Muhammadiyah: Indonesia Milik Bersama, Kemakmuran Rakyat Harus Jadi Agenda Utama

17 Agustus 2026
in Kebangsaan, Kemuhammadiyahan, Muhammadiyah, Nasional, Pedoman
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Yogyakarta 🔳 Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa Indonesia merupakan milik bersama seluruh rakyat. Karena itu, seluruh penyelenggara negara dan komponen bangsa memiliki tanggung jawab bersama untuk membawa Indonesia menuju cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Haedar menyampaikan, 81 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia telah dilalui dengan berbagai dinamika. Pemerintahan silih berganti, disertai tantangan dan gejolak politik yang berbeda pada setiap zamannya. Namun, Indonesia tetap bertahan sebagai negara bangsa yang memiliki cita-cita besar.

Menurutnya, para pemegang mandat rakyat, baik eksekutif, legislatif, yudikatif maupun institusi negara lainnya, harus memahami arah yang hendak dituju bangsa Indonesia. Kemerdekaan tidak cukup dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

“Indonesia wajib dibawa menjadi bangsa dan negara yang benar-benar merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur sebagai tujuan nasional yang diletakkan oleh para pendiri bangsa dan termaktub dalam Pembukaan UUD 1945,” ujar Haedar pada Senin (17/8).

Ia mengingatkan, Pembukaan UUD 1945 telah memberikan mandat yang sangat jelas mengenai kewajiban negara, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Diktum mendasar tersebut, kata Haedar, harus menjadi pedoman yang dihayati dan diwujudkan oleh seluruh penyelenggara negara maupun warga negara dalam kehidupan kebangsaan.

Haedar juga menyoroti perjalanan Indonesia sejak era Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi. Setiap era memiliki corak pembangunan, capaian, sekaligus persoalan masing-masing. Pengalaman tersebut semestinya menjadi pelajaran penting agar Indonesia tidak kehilangan arah dalam menjalankan agenda pembangunan nasional.

Pada era Reformasi, demokratisasi berkembang secara terbuka sebagai koreksi terhadap sistem politik pada masa sebelumnya. Namun, Haedar menilai, tantangan yang perlu dijawab adalah bagaimana memastikan pembangunan nasional tetap berkesinambungan dan tidak sepenuhnya bergantung pada visi-misi presiden yang berganti dari satu periode ke periode berikutnya.

“Agenda strategis yang harus dipastikan ialah bagaimana visi dan misi hasil politik elektoral melalui serangkaian program dan kebijakan nasional menjadi proses pembangunan yang berkelanjutan untuk terwujudnya tujuan nasional,” jelasnya.

Karena itu, setiap program dan kebijakan pemerintah pada setiap periode harus benar-benar penting, strategis, tepat sasaran, dan memiliki keterkaitan yang kuat dengan tujuan nasional. Pembangunan tidak boleh berhenti pada kepentingan jangka pendek atau kepentingan politik elektoral semata.

Haedar menekankan pentingnya kesadaran bersama di antara para pemegang mandat dan jabatan dalam pemerintahan untuk bersatu dan sehaluan dalam membawa Indonesia menuju cita-cita nasional.

Kekuasaan yang dijalankan oleh eksekutif, legislatif, yudikatif, serta institusi negara lainnya, menurutnya, harus dibangun di atas prinsip demokrasi dan nilai-nilai Pancasila. Dalam konteks tersebut, aspirasi, pandangan, dan suara rakyat harus menjadi bagian penting dalam mengawal kebijakan dan langkah penyelenggara negara.

BACA JUGA

Apresiasi Kebijakan Rekrutmen Personil Polri bagi Penyandang Disabilitas, Dr Alpi: Polri Layak Raih “World Class Organization”

Dari Ruang Kelas Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur: “7 Jurus BK Hebat”

SD Muhammadiyah 1 Solo Tumbuhkan Bakat dan Motorik Siswa dengan Pembelajaran Berenang

Bagian dari Ikhtiar, Pimpinan Muhammadiyah Tuban Jalani Vaksin Covid-19

Mejuah-juah! Program Penguatan Kepasitas Ormawa HMJ Ekonomi Pembangunan FEB UMSU 2025 Resmi Dibuka

Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah Lakukan Pendampingan Penjaminan Mutu Pendidikan di Kaltim

“Di sinilah pentingnya aspirasi, pandangan, dan suara rakyat mengawal setiap pelaksanaan kebijakan dan langkah penting eksekutif, legislatif, dan yudikatif serta lembaga pemerintahan lainnya,” tutur Haedar.

Ia menilai, keterbukaan institusi negara terhadap aspirasi publik akan menjadi kekuatan penting bagi Indonesia dalam mencapai tujuan nasional. Sebaliknya, jika terjadi kesenjangan antara penyelenggara negara dan aspirasi rakyat, perjalanan menuju cita-cita kebangsaan akan semakin berat.

Karena itu, Haedar menyerukan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa Indonesia adalah milik bersama. Pemerintah bersama seluruh komponen bangsa harus berjalan bersama dalam membawa Indonesia menuju tujuan nasional.
“Jangan sampai atas nama mandat rakyat setiap pihak berjalan sendiri-sendiri dan merasa mampu sendiri,” tegasnya.

Menurut Haedar, agenda paling penting dan strategis setelah 81 tahun Indonesia merdeka adalah menciptakan kemakmuran bagi seluruh rakyat dalam kerangka keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal tersebut, katanya, sejalan dengan kehendak politik untuk membangun kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Untuk itu, mereka yang memiliki kekuatan politik maupun ekonomi harus memiliki kesediaan untuk mengabdikan kekuatan yang dimiliki bagi kepentingan bangsa.
“Mereka yang memiliki kekuatan politik dan ekonomi mesti mau mengkhidmatkan diri sepenuhnya untuk mewujudkan keadilan sosial dan kemakmuran rakyat,” kata Haedar.

Haedar kemudian mengajak seluruh elemen bangsa merenungkan kembali makna kemerdekaan bagi kehidupan rakyat dengan melihat kembali pandangan para pendiri bangsa. Salah satunya adalah gagasan Soekarno dalam sidang BPUPKI mengenai negara yang dibangun bukan untuk kepentingan satu orang atau satu golongan, melainkan untuk semua.

Gagasan tersebut, menurut Haedar, penting untuk terus dihayati agar tidak ada kekuatan tertentu yang kemudian mendominasi dan menguasai kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Jangan sampai ada kekuatan apa pun yang dominan dan menguasai Indonesia, sehingga negara dan bangsa tercinta ini kehilangan jiwa utamanya, yakni Indonesia milik bersama,” pungkas Haedar. (*)

Tags: Haedar NashirHUT RI 81
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Upacara HUT ke-81 RI di Malaysia Diikuti Hampir 1.000 WNI, Wakil Dubes RI Serukan Cinta Tanah Air Tanpa Syarat
'Aisyiyah

Upacara HUT ke-81 RI di Malaysia Diikuti Hampir 1.000 WNI, Wakil Dubes RI Serukan Cinta Tanah Air Tanpa Syarat

by Mujaddid
24 Agustus 2026
19
Tapak Suci untuk Kemerdekaan Pikiran dari Penjajahan Irasionalitas
Muhammadiyah

Tapak Suci untuk Kemerdekaan Pikiran dari Penjajahan Irasionalitas

by Mujaddid
21 Agustus 2026
32
81 Tahun: Sudah Berapa Persen Merdeka Kita?
Nasional

81 Tahun: Sudah Berapa Persen Merdeka Kita?

by Mujaddid
19 Agustus 2026
38
Gebyar HUT RI 81 dan Syiar Muktamar 49 Muhammadiyah, PRM Titi Papan Gelar Beragam Kegiatan
Daerah

Gebyar HUT RI 81 dan Syiar Muktamar 49 Muhammadiyah, PRM Titi Papan Gelar Beragam Kegiatan

by Mujaddid
16 Agustus 2026
36
Semarak HUT RI ke-81, UMSU Gelar Turnamen Mini Soccer Piala Rektor 2026
Daerah

Semarak HUT RI ke-81, UMSU Gelar Turnamen Mini Soccer Piala Rektor 2026

by Mujaddid
16 Agustus 2026
17
Lembaga Dakwah Komunitas Wilayah Muhammadiyah Jatim Gelar Dialog Kebangsaan Perkuat NKRI
Daerah

Lembaga Dakwah Komunitas Wilayah Muhammadiyah Jatim Gelar Dialog Kebangsaan Perkuat NKRI

by Mujaddid
7 Agustus 2026
13
Ayo Ikuti Acara Khusus Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027: Pak Ketum PP Muhammadiyah Menyapa Para Murid Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Indonesia
AUM

Ayo Ikuti Acara Khusus Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027: Pak Ketum PP Muhammadiyah Menyapa Para Murid Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Indonesia

by Mujaddid
10 Juli 2026
53
Lompatan Baru Pendidikan Berkemajuan: Haedar Nashir Resmikan Muhammadiyah Sapen Universal School Berarsitektur ‘Bandung Bondowoso’
AUM

Lompatan Baru Pendidikan Berkemajuan: Haedar Nashir Resmikan Muhammadiyah Sapen Universal School Berarsitektur ‘Bandung Bondowoso’

by Mujaddid
4 Juli 2026
12
Pancasila Hilang di Mana?
Kebangsaan

Pancasila Hilang di Mana?

by Mujaddid
1 Juni 2026
34
Mendidik dengan Keteladanan
Kebangsaan

Mendidik dengan Keteladanan

by Mujaddid
2 Mei 2026
65

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Tindaklanjut MoU, BWI Simalungun Targetkan 241 Sertifikat Tanah Wakaf
  • Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang
Daerah

Bertumbuh Bersama Tapak Suci UIN Raden Fatah Palembang

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.