Madiun~TAJDID.ID 🔳 Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT / UM Jatim) mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembelajaran semester genap Tahun Akademik 2025/2026.
Sebanyak 13 program studi (Prodi) dari 3 fakultas yangi dikelola UMJT, yang merupakan transformasi Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), mengikuti monev yang berlangsung selama 3 hari.
Ketua LJM UMJT, Ruri Narulita, M.Kes menyampaikan, monev dilaksanakan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran serta mengevaluasi ketercapaian mutu pembelajaran sesuai standar mutu Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Universitas Muhammadiyah Jawa Timur.
“Kami di LJM melakukan monev untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pembelajaran,” ujar dosen Prodi Kebidanan UMJT tersebut.
Disampaikan Ruri, hasil dari monev tersebut dapat menjadi masukan bagi prodi untuk benar benar melaksanakan pembelajaran dapat berjalan sesuai rencana baik dari sisi materi, metode maupun penilaian.
Kemudian juga mengukur ketercapaian CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan) Prodi, serta mendeteksi hambatan secara dini seperti fasilitas pendukung pembelajaran dan SDM agar segera ditangani dengan baik.
Pelaksanaan monev internal ini juga menjadi bagian pertanggungjawaban publik universitas kepada mahasiswa, wali mahasiswa dan masyarakat secara luas.
Dengan melakukan monev secara rutin, UMJT telah menjaga kualitas penyelenggaran pendidikan yang diselenggarakan.
“Monev internal sebenarnya bagian dari quality control perguruan tinggi. Dengan terjaganya kualitas pendidikan, masyarakat tidak akan ragu untuk mendaftarkan diri menjadi mahasiswa di UMJT yang merupakan transformasi UMMAD,” terang Ruri Narulita. (MJK)

















