Rabu, Juli 15, 2026
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
No Result
View All Result
tajdid.id
No Result
View All Result

Norwegia, dan Rahasia Sebuah Bangsa Besar

Mujaddid by Mujaddid
2026/07/07
in Internasional, Jufri Daily, Olah Raga, Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Norwegia, dan Rahasia Sebuah Bangsa Besar

Striker Timnas Norwegia Erling Haaland usai mencetak mencetak gol ke gawan Brasil pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. (foto: x/@nff_landslag)

Bagikan di FacebookBagikan di TwitterBagikan di Whatsapp

Oleh : Jufri

 

Sepak bola kembali mengajarkan kepada kita bahwa kebesaran tidak selalu ditentukan oleh nama, sejarah, atau jumlah gelar. Di lapangan hijau, yang berbicara adalah karakter, disiplin, kerja sama, dan mentalitas.

Babak 16 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan besar. Brasil, peraih lima gelar juara dunia yang selalu dijagokan, harus mengakui keunggulan Norwegia dengan skor 2–1. Dua gol Erling Haaland pada menit ke-79 dan ke-90 memastikan kemenangan Norwegia, sementara Brasil hanya mampu membalas melalui tendangan penalti Neymar pada masa injury time. Sebelumnya, Brasil juga gagal memanfaatkan peluang emas setelah Bruno Guimarães tidak mampu mengeksekusi penalti di babak pertama.

Kemenangan itu bukan sekadar hasil pertandingan biasa. Norwegia kembali membuktikan bahwa mereka adalah lawan yang selalu menyulitkan Brasil. Negeri yang tidak memiliki tradisi sepak bola sebesar Brasil justru mampu menunjukkan bahwa disiplin, kesabaran, dan karakter sering kali mengalahkan nama besar.

Namun, sesungguhnya pelajaran terbesar bukan hanya berasal dari lapangan sepak bola.

Norwegia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat korupsi yang sangat rendah. Kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian, lembaga peradilan, dan institusi publik juga sangat tinggi. Kepercayaan seperti itu tidak lahir dalam semalam, tetapi dibangun melalui integritas, keteladanan, dan penegakan hukum yang konsisten.

Masyarakat Norwegia juga memiliki filosofi hidup yang disebut Friluftsliv, yaitu kehidupan yang dekat dengan alam terbuka. Menjaga hutan, sungai, dan lingkungan bukan sekadar program pemerintah, melainkan menjadi budaya masyarakat.

Mereka juga mengenal nilai The Law of Jante, yaitu pandangan hidup yang mengajarkan agar seseorang tidak merasa lebih hebat daripada orang lain. Kerendahan hati menjadi bagian dari karakter bangsa. Prestasi tidak melahirkan kesombongan, sementara jabatan tidak menjadi alasan untuk merasa paling istimewa.

Di bidang pendidikan, negara memberikan kesempatan yang luas kepada warganya. Pendidikan tinggi di perguruan tinggi negeri dapat diakses tanpa biaya kuliah bagi warga negara Norwegia hingga jenjang doktoral. Mereka menyadari bahwa investasi terbesar bukanlah gedung-gedung megah, melainkan manusia yang berilmu dan berintegritas.

Indonesia tentu tidak harus menjadi Norwegia. Kita memiliki sejarah, budaya, dan kekayaan yang berbeda. Namun kita dapat belajar bahwa membangun bangsa tidak cukup dengan slogan, pidato, atau seremoni. Bangsa yang besar dibangun oleh kejujuran, disiplin, pendidikan yang bermutu, penghormatan terhadap hukum, serta budaya rendah hati.

Begitu pula dalam sepak bola Indonesia. Mimpi menjadi kekuatan dunia tidak cukup hanya dengan mengganti pelatih atau melakukan naturalisasi pemain. Yang jauh lebih penting adalah membangun kompetisi yang profesional, bersih, dan sehat. Klub-klub sepak bola harus tumbuh sebagai industri olahraga yang mampu mandiri dan menguntungkan, sehingga tidak terus bergantung pada dana APBD yang memang sangat terbatas. Ketika sepak bola menjadi bisnis sekaligus hiburan yang dikelola secara profesional, pembinaan pemain, kesejahteraan klub, dan kualitas kompetisi akan meningkat dengan sendirinya.

Sepak bola hanyalah cermin kehidupan. Apa yang terjadi di lapangan sering kali merupakan pantulan dari karakter sebuah bangsa. Norwegia menunjukkan kepada dunia bahwa menjadi bangsa yang disegani tidak harus menjadi yang terbesar. Cukuplah menjadi bangsa yang jujur, berkarakter, menghargai ilmu, mencintai alam, dan rendah hati.

Barangkali, di situlah rahasia kemenangan yang sesungguhnya. (*)

Tags: Erling HaalandNorwegia
Previous Post

Expo 50 UMKM Perempuan Meriahkan Resepsi Milad 109 Aisyiyah Sumut di UMSU

Next Post

LAPK: PRSU Harus Kembali Menjadi Pesta Rakyat, Harga Tiket Perlu Dievaluasi

Related Posts

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah

15 Juli 2026
108
Dosen Prodi Manajemen Program Doktor UMSU Laksanakan Visiting Lecture di UMAM Malaysia

Dosen Prodi Manajemen Program Doktor UMSU Laksanakan Visiting Lecture di UMAM Malaysia

15 Juli 2026
110
Pertamina: Agonizing Indonesia

Pertamina: Agonizing Indonesia

15 Juli 2026
142
Prodi Manajemen Program Doktor SPs UMSU dan UMAM Perlis Malaysia Perkuat Implementasi Kolaborasi Akademik Internasional

Prodi Manajemen Program Doktor SPs UMSU dan UMAM Perlis Malaysia Perkuat Implementasi Kolaborasi Akademik Internasional

15 Juli 2026
111
Kolaborasi Prodi Manajemen Program Doktor UMSU dan UMAM Laksanakan PkM Internasional di PRIM Perlis Malaysia

Kolaborasi Prodi Manajemen Program Doktor UMSU dan UMAM Laksanakan PkM Internasional di PRIM Perlis Malaysia

15 Juli 2026
109
Ketika Negara Lupa Menjaga Hak untuk Percaya

Ketika Negara Lupa Menjaga Hak untuk Percaya

14 Juli 2026
105
Next Post
Antre Solar di Mana-mana, LAPK Desak Pertamina Beri Penjelasan Transparan

LAPK: PRSU Harus Kembali Menjadi Pesta Rakyat, Harga Tiket Perlu Dievaluasi

Korupsi dan Hilangnya Akal Sehat Kekuasaan: Catatan Muhammadiyah untuk Indonesia Berkemajuan

Korupsi dan Hilangnya Akal Sehat Kekuasaan: Catatan Muhammadiyah untuk Indonesia Berkemajuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERDEPAN

  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    20082 shares
    Share 8033 Tweet 5021
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    11917 shares
    Share 4767 Tweet 2979
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    9189 shares
    Share 3676 Tweet 2297
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    6311 shares
    Share 2524 Tweet 1578
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    6099 shares
    Share 2440 Tweet 1525

OPINI

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah
Daerah

Belum Sempat Mengenal, Sudah Harus Berpisah

15 Juli 2026
108
Pertamina: Agonizing Indonesia
Daerah

Pertamina: Agonizing Indonesia

15 Juli 2026
142
Ketika Negara Lupa Menjaga Hak untuk Percaya
Esai

Ketika Negara Lupa Menjaga Hak untuk Percaya

14 Juli 2026
105
Ketika Orang Batak Mengajarkan Kelembutan
Daerah

Ketika Orang Batak Mengajarkan Kelembutan

14 Juli 2026
117
Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan
Daerah

Mengapa Perkaderan Bukan Pengkaderan

13 Juli 2026
114
Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’
Daerah

Menjalani Hidup yang ‘Excellent’, Bukan ‘Sok Paten’

13 Juli 2026
117

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan

Anjungan

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
      • Pemko Binjai
    • Pemilu
      • Pilkada
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
    • ‘Aisyiyah
    • Ortom
      • IPM
      • IMM
      • Pemuda Muhammadiyah
      • KOKAM
      • Nasyiatul ‘Aisyiyah
      • Hizbul Wathan
      • Tapak Suci
    • Muktamar 49
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Percikan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
  • Ringan
    • Nukilan
    • Kiat
    • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2019 TAJDID.ID ~ Media Pembaruan & Pencerahan