No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Ketika Pohon Kelapa Tumbang, Katak Pun Ikut Memanjat

3 Agustus 2026
in Jufri Daily, Nasional, Opini
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

Oleh: Jufri

Ketua PDM Kota Tebing Tinggi

 

Sejarah mengajarkan bahwa hampir setiap pemimpin yang pernah mencapai puncak kekuasaan akan menghadapi kenyataan yang sama. Ketika berada di atas, orang-orang datang mendekat. Mereka memuji, mendukung, bahkan mengaku sebagai orang yang paling setia. Namun ketika kekuasaan mulai memudar, tidak sedikit yang perlahan menjauh, bahkan berbalik arah.

Pada masa Presiden Soeharto, misalnya, begitu banyak orang berada di lingkaran kekuasaan. Mereka tampak loyal dan hampir tidak pernah berbeda pendapat. Karier, jabatan, fasilitas, dan berbagai kesempatan terbuka karena kedekatan dengan pusat kekuasaan.

Namun, ketika Reformasi 1998 bergulir dan Presiden Soeharto mengundurkan diri, suasana berubah begitu cepat. Sebagian orang yang dahulu menikmati berbagai keuntungan justru tampil sebagai pengkritik paling keras. Seolah-olah mereka tidak pernah menjadi bagian dari sistem yang sama.

Fenomena seperti ini sesungguhnya bukan hanya terjadi di Indonesia.

Dalam sejarah Romawi, Julius Caesar dikelilingi banyak pendukung. Namun ketika situasi politik berubah, sebagian orang terdekatnya justru ikut dalam konspirasi yang mengakhiri hidupnya. Nama Brutus kemudian menjadi simbol bahwa kedekatan tidak selalu identik dengan kesetiaan.

Di Inggris, Winston Churchill dikenang sebagai pemimpin yang membawa negaranya memenangkan Perang Dunia II. Namun tidak lama setelah kemenangan itu, rakyat memilih pemimpin lain melalui pemilu. Jasa besar ternyata tidak selalu menjamin kekuasaan akan bertahan.

Di Uni Soviet, Mikhail Gorbachev dipuji dunia karena membuka jalan perubahan melalui glasnost dan perestroika. Akan tetapi, ketika Uni Soviet runtuh, ia juga menghadapi kritik, bahkan dari sebagian orang yang sebelumnya berada di lingkaran kekuasaan.

Hal serupa juga dapat ditemukan dalam berbagai organisasi, perusahaan, bahkan kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang sedang memiliki jabatan, banyak orang datang mendekat. Namun ketika masa jabatan berakhir, hubungan itu sering kali ikut memudar. Ternyata tidak semua kedekatan dibangun di atas persahabatan, melainkan karena kepentingan.

Orang Minangkabau memiliki sebuah ungkapan yang sangat menarik:

“Ketika pohon kelapa tumbang, katak pun ikut memanjat.”

Ungkapan ini menggambarkan perilaku manusia yang mudah mengikuti arah angin. Selama pohon masih tegak, banyak yang berteduh di bawahnya. Namun ketika pohon itu tumbang, mereka yang dahulu menikmati keteduhannya justru ikut memanjatnya, bahkan terkadang menjadi orang pertama yang menyalahkan pohon tersebut.

Apabila yang bersikap demikian adalah mereka yang sejak awal memang menjadi lawan atau pihak yang merasa dirugikan, mungkin hal itu masih dapat dipahami sebagai bagian dari dinamika kehidupan.

Namun apabila yang melakukannya adalah orang-orang yang selama ini memperoleh karier, jabatan, fasilitas, bahkan membangun masa depan melalui kekuasaan yang sama, di situlah ironi kehidupan tampak begitu nyata.

Begitulah dunia. Sejarah terus berulang. Yang berubah hanyalah nama, tempat, dan zamannya.

Karena itu, setiap orang yang sedang memegang amanah kepemimpinan hendaknya tidak terlalu larut dalam pujian. Ketika lampu sedang menyala terang, banyak orang akan datang mendekat. Mereka mengaku sahabat, loyalis, bahkan bersedia berdiri di barisan paling depan.

Namun ketika cahaya mulai redup dan muncul cahaya lain yang lebih terang, sebagian orang akan berpindah tanpa banyak penjelasan.

Maka jangan terlalu cepat menyimpulkan bahwa semua orang di sekitar kita benar-benar mencintai pribadi kita. Sebagian mungkin memang tulus. Namun sebagian lainnya mungkin lebih mencintai jabatan, pengaruh, fasilitas, atau akses yang kita miliki.

BACA JUGA

Perkuat Permodalan Anggota, SUMU dan Bank Danamon Syariah Memiliki Skema Kerjasama Khusus

Air Mata Wa Ode Herlina Haru Menyaksikan Perjuangan Perempuan Penyintas di Rumah Sakinah Muhammadiyah

Ulil Abshar: Kesalahan Terbesar Jokowi Serahkan Kendali ke Luhut

Robinhutan

PGSD FKIP UMSU Gelar Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar

KKP Gandeng UMSU sebagai Mitra Akademik dalam Transformasi Eco Fishing Port PPS Belawan

Di sinilah pentingnya kerendahan hati. Sebab kekuasaan hanyalah amanah. Jabatan memiliki batas waktu. Popularitas akan memudar. Pengaruh pun suatu saat akan berkurang.

Yang akan tetap dikenang bukanlah seberapa banyak orang memuji ketika kita berkuasa, melainkan siapa yang tetap menghormati kita ketika seluruh atribut kekuasaan telah tiada.

Pepatah Arab mengingatkan:

“Ad-daulatu yaumān; yaumun laka wa yaumun ‘alaik.”

“Kekuasaan itu ibarat dua hari; suatu hari ia berpihak kepadamu, pada hari yang lain ia bisa berbalik meninggalkanmu.”

Karena itu, bagi yang sedang berada di puncak, janganlah sombong.

Dan bagi yang berada di sekitar kekuasaan, jagalah integritas. Kesetiaan kepada nilai jauh lebih mulia daripada kesetiaan yang lahir karena kepentingan.

Sebab sejarah selalu berulang.

Ketika pohon kelapa tumbang, katak pun ikut memanjat. (*)

 

Tags: KatakKelapaTulisan Jufri
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49
Daerah

Bingkisan Usaha Kecil, Semangat Besar: UMKM Serdang Bedagai Menyambut Muktamar 49

by Mujaddid
31 Agustus 2026
14
Dorong Visi World Class University, UMSU Teken Kerja Sama Internasional dengan PCIM Britania Raya dan Irlandia
Internasional

Dari Tanah Deli ke London: Sebuah Jembatan Muhammadiyah Menuju Dunia

by Mujaddid
29 Agustus 2026
10
Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar 49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta
Daerah

Ranting Sumber Mufakat, Tanah Karo dan Muktamar 49: Menumbuhkan Akar, Mencerahkan Semesta

by Mujaddid
29 Agustus 2026
12
Jangan Jadikan Agama sebagai Tertuduh
Islam

Jangan Jadikan Agama sebagai Tertuduh

by Mujaddid
26 Agustus 2026
24
Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan
Jufri Daily

Jangan Jadikan Muhammadiyah Sekadar Kolam Perebutan

by Mujaddid
26 Agustus 2026
31
Medan 1939 ke Sumatera Utara 2027: Menyambungkan Semangat Masa Lalu dengan Masa Depan
Daerah

Medan 1939 ke Sumatera Utara 2027: Menyambungkan Semangat Masa Lalu dengan Masa Depan

by Mujaddid
21 Agustus 2026
11
Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah
Jufri Daily

Dua Busur Panah Muhammadiyah dari Jawa Tengah

by Mujaddid
8 Agustus 2026
63
Menjaga Silaturahmi, Menguatkan Soliditas
Daerah

Menjaga Silaturahmi, Menguatkan Soliditas

by Mujaddid
7 Agustus 2026
30
Marbot Bukan Sekadar Penjaga Masjid, tetapi Penjaga Peradaban
Daerah

Marbot Bukan Sekadar Penjaga Masjid, tetapi Penjaga Peradaban

by Mujaddid
7 Agustus 2026
38
Membangun Semangat dari Daerah Penyangga, Menyongsong Sejarah Muktamar 49 Muhammadiyah
'Aisyiyah

Membangun Semangat dari Daerah Penyangga, Menyongsong Sejarah Muktamar 49 Muhammadiyah

by Mujaddid
3 Agustus 2026
26

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Pemuda Muhammadiyah Sumut Desak Investigasi Total Kebakaran PT Evyap di Sei Mangke
  • Muhammadiyah Telah Melayani 7.225 Penyintas Gempa Bumi NTT
  • Lazismu Himpun Dana Bantuan Rp 6 Miliar untuk Korban Gempa NTT
  • Dosen UMJT Ingatkan Mitigasi Penyalahgunaan Kekuasaan dalam RUU Perampasan Aset
  • Dosen Ilmu Lingkungan UMJT Madiun: Efek Kebakaran Hutan Harus Diwaspadai
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Sastra, Pendidikan, Religiositas, dan Jagat Batin Manusia
Daerah

Sastra, Pendidikan, Religiositas, dan Jagat Batin Manusia

Catatan Kritis Puisi-puisi Mantra Karya Heri Isnaini
Daerah

Catatan Kritis Puisi-puisi Mantra Karya Heri Isnaini

Alumni PTM Garda Terdepan Islam Berkemajuan
Muhammadiyah

Alumni PTM Garda Terdepan Islam Berkemajuan

Konten Kreator ‘Parmitu’
Daerah

Konten Kreator ‘Parmitu’

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM
Daerah

Jangan Biarkan Nias Sendirian: PW Muhammadiyah Sumut Wajib Turun Membangun SDM

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah
Daerah

Wujudkan Kemandirian Ekonomi Daerah: Pemda Gali Potensi Pengelolaan Usaha Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.