No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Dari Kuala Lumpur ke Bandung: Cerita Fatin Temukan Vibe Positif dan Kehangatan Kuliah di UM Bandung

31 Juli 2026
in Internasional, Muhammadiyah, PTM/A
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Share on Facebook
Share on Twitter

TAJDID.ID~Bandung 🔳 Meninggalkan keluarga, melintasi batas negara, lalu memulai kehidupan baru di lingkungan yang sama sekali berbeda bukanlah pilihan yang mudah bagi siapa pun. Namun, bagi Fatin Nur Aisyah Binti Ahmad Azfian, keberanian itu justru menjadi pintu untuk meraih mimpi yang lebih besar.

Mahasiswi asal Kuala Lumpur, Malaysia, tersebut kini menempuh pendidikan di Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung. Di balik senyumnya yang ramah, tersimpan kisah tentang tekad, pengorbanan, dan keyakinan bahwa ilmu pengetahuan merupakan bekal terbaik untuk membangun masa depan.

Perjalanan Fatin menuju UM Bandung tidak terjadi begitu saja. Dia mengenal kampus ini melalui lembaga pemberi beasiswa yang membiayai studinya. Namun, sebelum benar-benar menentukan pilihan, dia aktif mencari informasi tentang UM Bandung melalui media sosial.

BACA JUGA

Ternyata Kepala Lars Vilks Kartunis Penista Nabi Muhammad Pernah Dihargai Alqaeda Rp1,4 M

Kiat Memajukan Sekolah Muhammadiyah Menurut Prof Malik Fadjar

Webinar APIK PTMA, Memanfaatkan Tik Tok untuk Promosi Kampus

Sosialisasi SOP Perguruan Muhammadiyah Lubuk Pakam: Menuju Tata Kelola Lembaga yang Lebih Profesional

Aturan Baru Mendikbudristek: Tesis Mahasiswa S2 dan Disertasi S3 Tak Wajib Masuk Jurnal

Peringati Nuzulul Qur’an, SMP Muhammadiyah PK Gelar Khataman Al-Qur’an

”Saya tahu UM Bandung dari pihak pemberi beasiswa. Selain itu, saya juga sering melihat informasi tentang UM Bandung di media sosial karena kampus ini sangat aktif,” ujarnya usai mengikuti ujian akhir semester di Kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, Bandung, Jumat (31/7/2026).

Pilihan itu bukan keputusan yang terburu-buru. Pada 2025 lalu, Fatin sebenarnya memiliki kesempatan memilih berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dia bahkan menyempatkan diri mengunjungi beberapa kampus sebelum akhirnya menetapkan hati di UM Bandung.

”Saya sebenarnya ditawarkan kuliah di universitas mana saja di Indonesia. Namun, saat itu pendaftaran kampus negeri sudah ditutup. Dari pihak pemberi beasiswa kemudian menyarankan saya melihat beberapa kampus dan akhirnya saya memilih UM Bandung,” tuturnya.

Ketika menentukan program studi, Fatin juga memiliki pertimbangan yang matang. Beasiswa yang diterimanya memang diperuntukkan bagi bidang pendidikan. Ditambah latar belakang pendidikan menengahnya di jurusan agama dan ekonomi, Prodi PAI dinilainya sebagai pilihan yang paling sesuai dengan minat sekaligus cita-citanya.

Keputusan tersebut ternyata tidak pernah disesalinya. Selama menjalani perkuliahan, dia merasakan lingkungan akademik yang hangat, dosen yang terbuka, dan teman-teman yang menghadirkan suasana belajar yang positif.

”Alhamdulillah, saya merasa nyaman kuliah di Prodi PAI. Dosen-dosennya baik, teman-temannya juga memberikan vibe yang positif. Suasananya jauh berbeda dibandingkan dengan ketika masih menjalani tahun persiapan bersama pada semester pertama,” katanya.

Di luar aktivitas kuliah, Fatin juga aktif mengikuti berbagai program pengembangan diri yang diselenggarakan oleh lembaga pemberi beasiswanya. Hampir setiap bulan hingga setiap semester, dia mengikuti kegiatan camp yang dirancang untuk mengasah kepemimpinan, kemampuan komunikasi, dan pembentukan karakter.

Meski berasal dari negara tetangga, Fatin mengaku tidak mengalami kesulitan beradaptasi dengan kehidupan di Kota Bandung. Justru kota yang dikenal sebagai surga kuliner itu menjadi salah satu hal yang paling dia nikmati. Perempuan yang gemar bermain badminton, menonton film, dan penyuka buku ”Berdamai dengan Ketidakpastian” karya Imran Zaki tersebut mengaku jatuh hati pada aneka makanan khas Indonesia.

”Sejauh ini makanan di Indonesia cocok dengan saya karena memang saya suka makan. Favorit saya mie ayam dan nasi Padang. Kalau jajanan, saya paling suka martabak dan batagor,” ujarnya sambil tersenyum.

Meski masih berstatus mahasiswa, Fatin telah memiliki gambaran jelas tentang masa depannya. Setelah menyelesaikan pendidikan, dia akan menjalani kontrak kerja selama tiga tahun di bawah lembaga pemberi beasiswa. Penugasannya dapat berlangsung di sekolah-sekolah yang berada di bawah yayasan, baik di Malaysia maupun di Indonesia.

Kisah Fatin menjadi cerminan bahwa UM Bandung perlahan semakin dikenal bahkan hingga tingkat internasional. Kualitas akademik, lingkungan belajar yang kondusif, dan promosi digital yang konsisten menjadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa mancanegara yang ingin mengembangkan potensi sekaligus memperluas pengalaman lintas budaya.

Bagi Fatin, belajar di Indonesia bukan sekadar mengejar gelar sarjana. Perjalanan ini menjadi proses pendewasaan diri, memperkaya perspektif, dan mempersiapkan dirinya menjadi pendidik yang kelak siap mengabdi di mana pun amanah itu diberikan.

Kaprodi PAI UM Bandung Iim Ibrohim mengapresiasi semangat dan keteguhan Fatin yang memilih menempuh pendidikan jauh dari keluarga. Menurutnya, perjalanan mencari ilmu merupakan ikhtiar yang memiliki kedudukan mulia dalam ajaran Islam.

Ia mengingatkan bahwa Allah memerintahkan manusia untuk menjelajahi bumi mencari karunia-Nya sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Mulk ayat 15. Sementara itu, Rasulullah juga menjelaskan dalam hadis riwayat Muslim bahwa siapa pun yang menempuh jalan untuk mencari ilmu akan dimudahkan jalannya menuju surga.

Iim menilai sejarah telah membuktikan bahwa banyak ulama dan tokoh besar Islam meninggalkan kampung halamannya demi menuntut ilmu. Imam Asy-Syafii, Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Ahmad Dahlan, Buya Hamka, hingga Syed Muhammad Naquib Al-Attas menjadi contoh bagaimana perjalanan intelektual melahirkan karya, pemikiran, dan pengabdian yang memberi manfaat luas bagi umat.

”Semoga jejak perjuangan Fatin kelak menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya. Tetap yakin, istikamah dalam perjuangan, dan terus menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Iim menegaskan, Prodi PAI berkomitmen menjaga amanah dan kepercayaan seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa internasional, melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dosen yang kompeten, kurikulum berbasis OBE, fasilitas pembelajaran yang memadai, dan ekosistem akademik yang terus berkembang.

Sebagai bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang berdaya saing global, Prodi PAI UM Bandung juga terus memperluas jejaring kerja sama internasional. Kolaborasi tersebut mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran akademik, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa.

Sejumlah mitra internasional yang telah bekerja sama dengan Prodi PAI UM Bandung antara lain USIM, Universiti Kuala Lumpur, UMAM, UNISSA, International Islamic University Islamabad Pakistan, Monash University Australia, Institut Pendidikan Guru Kampus Perlis, SMK Adang Johor Bahru Malaysia, Sangkhom Islam Wittaya School Songkhla Thailand, serta Institut Pendidikan Kent Tuaran Sabah.

Jejaring internasional tersebut menjadi bagian dari strategi Prodi PAI UM Bandung dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berwawasan global serta memperluas pengalaman akademik mahasiswa. Prodi PAI UM Bandung berkomitmen melahirkan lulusan yang profesional, berkarakter islami, dan siap berkiprah sebagai guru PAI, peneliti, konsultan pendidikan, ataupun technopreneur di bidang pendidikan. (FA)

Tags: Fatin Nur Aisyah Binti Ahmad AzfianUM Bandung
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Lawan Pinjol dan Judol, UM Bandung bersama MUI Jabar Dorong Ibu-Ibu Majelis Taklim Paham Ekonomi Syariah
Daerah

Lawan Pinjol dan Judol, UM Bandung bersama MUI Jabar Dorong Ibu-Ibu Majelis Taklim Paham Ekonomi Syariah

by Mujaddid
8 Agustus 2026
17
Penguatan SDM Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen dan Tendik
Daerah

Penguatan SDM Menuju Akreditasi Unggul 2027, Universitas Muhammadiyah Jambi Gelar Baitul Arqam Dosen dan Tendik

by Mujaddid
3 Agustus 2026
14
Kepala Perpustakaan UM Bandung Kritisi Pemangkasan Anggaran Perpusnas: AI Hanya Mesin, Perpustakaan adalah Bahan Bakarnya
Muhammadiyah

Kepala Perpustakaan UM Bandung Kritisi Pemangkasan Anggaran Perpusnas: AI Hanya Mesin, Perpustakaan adalah Bahan Bakarnya

by Mujaddid
1 Agustus 2026
11
Ini Alasan Prodi Farmasi UM Bandung Kian Diminati Calon Mahasiswa
Daerah

Ini Alasan Prodi Farmasi UM Bandung Kian Diminati Calon Mahasiswa

by Mujaddid
22 Juli 2026
12
PSYNTECH Volume 3 Perkuat Budaya Inovasi di Prodi Psikologi UM Bandung
Daerah

PSYNTECH Volume 3 Perkuat Budaya Inovasi di Prodi Psikologi UM Bandung

by Mujaddid
19 Juli 2026
33
Dihadiri Ratusan Peserta, Seminar Internasional PAI UM Bandung Rumuskan Cetak Biru Pendidikan Islam di Negeri Minoritas
Internasional

Dihadiri Ratusan Peserta, Seminar Internasional PAI UM Bandung Rumuskan Cetak Biru Pendidikan Islam di Negeri Minoritas

by Mujaddid
8 Juli 2026
12
LP2 PPM Gandeng FAI UM Bandung dan UHAMKA Gelar Seminar Nasional “Pembelajaran Bahasa Arab Berkemajuan di Pesantren Muhammadiyah”
AUM

LP2 PPM Gandeng FAI UM Bandung dan UHAMKA Gelar Seminar Nasional “Pembelajaran Bahasa Arab Berkemajuan di Pesantren Muhammadiyah”

by Mujaddid
20 Juni 2026
7
Komisioner KPI Kuliah Umum di UM Bandung: Lembaga Penyiaran Harus jadi Benteng Informasi Kredibel di Tengah Kepungan Algoritma dan Hoaks
Daerah

Komisioner KPI Kuliah Umum di UM Bandung: Lembaga Penyiaran Harus jadi Benteng Informasi Kredibel di Tengah Kepungan Algoritma dan Hoaks

by Mujaddid
19 Juni 2026
15
Kabar Gembira! UM Bandung Sediakan Kelas Karyawan dan RPL untuk Pekerja
Daerah

Job Fair dan Fun Run Akan Meriahkan Satu Dekade UM Bandung

by Mujaddid
12 Juni 2026
22
Duta Literasi Manajemen UM Bandung Perkuat Kecakapan Finansial Generasi Digital
Daerah

Duta Literasi Manajemen UM Bandung Perkuat Kecakapan Finansial Generasi Digital

by Mujaddid
12 Juni 2026
13

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Kampus Berdampak, Prodi Biokewirausahaan UMJT Gelorakan Literasi Numerasi di SMAN Mejayan Madiun
  • UMSU Melejit
  • Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
  • Tuan Rumah Konferensi Next-D 2026, UMSU Kumpulkan 200 Pakar Digital Lintas Negara
  • Hari Radio Nasional, Fajar Junaedi: Industri Radio Perlu Adaptasi Multiplatform
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

UMSU Melejit
Muhammadiyah

UMSU Melejit

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital
Nasional

Analisis Strategi School Branding Melalui Integrasi Model AIDA dan Teori Identitas Sosial dalam Ekosistem Pendidikan Digital

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional
Muhammadiyah

Membangun Ekosistem Dakwah dan Gerakan Terpadu Wujudkan Kesejahteraan Nasional

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah di Abad Kedua: Meneguhkan Gerakan Peradaban di Era VUCA

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh
Internasional

Gerakan Organisasi Pemuda: Cetak Pemimpin Publik Tangguh

85 Mahasiswa Prodi IAP FISIP UMSU PPL di Kabupaten Samosir
Daerah

Sinergisme PPL: Penguatan Kebijakan Pembangunan Daerah

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Ringan
      • Nukilan
      • Kiat
      • Celotehan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.