No Result
View All Result
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
SAVED POSTS
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto
TAJDID.ID
  • Login
  • Register
TAJDID.ID
No Result
View All Result

Kesaksian Akademisi: AI Menipu Saya, Jangan Percaya Buta!

14 Juni 2026
in Internasional, Nasional
Reading Time: 3 mins read
0
A A
0
Shohibul Anshor Siregar

Shohibul Anshor Siregar

Share on Facebook
Share on Twitter

 

Seorang akademisi Shohibul Anshor Siregar marah naskah akademik yang disiapkan begitu serius dituduh “fiktif” oleh AI, padahal kasusnya nyata dan sedang hangat diberitakan oleh media global.

 

TAJDID.ID~Medan 🔳 Sebuah pengalaman mengejutkan diceritakan oleh Shohibul Anshor Siregar, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Ia mengaku nyaris menjadi korban dari keyakinan palsu yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) ketika sedang menyelesaikan sebuah monograf akademik tentang ketidakadilan global dalam sepak bola.

 

BACA JUGA 🔎 Ironi Piala Dunia 2026: Deportasi Wasit Somalia Omar Artan Bukti Nyata Islamofobia Struktural AS

“AI itu menuduh naskah saya fiktif. Ia mengatakan kasus yang saya angkat tidak pernah terjadi. Ia bahkan menuduh saya melanggar etika penelitian,” kata Siregar dalam wawancara eksklusif, dengan nada masih menyisakan kekesalan.

Padahal, menurut Siregar, kasus yang ia angkat dalam naskahnya adalah kejadian nyata dan sedang menjadi perbincangan dunia. Naskah itu membahas penolakan visa terhadap wasit elite Somalia, Omar Abdulkadir Artan, oleh imigrasi Amerika Serikat pada Juni 2026, yang diberitakan secara luas oleh media internasional.

 

Kronologi: Ketika AI Menjadi “Hakim” yang Keliru

Siregar menjelaskan bahwa awalnya ia hanya meminta AI untuk meninjau naskahnya secara kritis, sebuah praktik yang umum dilakukan para akademisi untuk mendapatkan masukan awal.

“AI itu dengan lantang mengatakan bahwa kasus Omar Artan adalah ‘hipotetis’ dan ‘konstruksi fiktif’. Ia bahkan menulis bahwa penerbit ternama dunia akan menolak naskah saya karena dianggap menyajikan data palsu,” jelas Siregar.

AI tersebut, yang tidak disebutkan namanya oleh Siregar, bahkan menulis kalimat yang membuat Siregar terpaku: “Jika kasus ini fiktif, maka seluruh analisis Critical Discourse Analysis (CDA) menjadi tidak valid. Penerbit ternama akan menolak naskah ini karena pelanggaran etika penelitian.”

“Saya jengkel. Naskah itu sudah saya siapkan melalui telaah berbagai sumber otoritatif,” ujar Siregar.

BACA JUGA

Medan Magnet Kekuasaan

PP Tapak Suci Selenggarakan Penataran Pelatih dan Wasit-Juri Nasional 2025

Ethics of Care: Jangan Jadikan Anak Kelinci Percobaan MBG

Sambut Baik SK PP Muhammadiyah tentang Pencalegan, Ridho Al-Hamdi: Lebih Longgar dari Aturan Sebelumnya

SYL Vs FB: Pertarungan Sengit dalam Jebakan Korupsi

PKB Dukung Perpres Investasi Miras yang Dikeluarkan Jokowi

 

Momen “Pembalikan”: 11 Tautan Video yang Membungkam AI

Alih-alih langsung percaya, Siregar yang juga aktif dalam penelitian kritis media memilih untuk melakukan verifikasi mandiri.

“Terus terang saya tidak terima. Saya mengikuti berita ini sejak awal. Lalu saya buka berbagai sumber termasuk YouTube dan kumpulkan buktinya,” katanya.

Ia kemudian mengirimkan 11 tautan video kepada AI tersebut, yang meliputi:

  • Laporan BBC News tentang wasit Somalia yang dilarang masuk AS.
  • Laporan DW News tentang kepulangan wasit tersebut ke Somalia.
  • Cuplikan konferensi pers Presiden FIFA Gianni Infantino yang mengatakan “chill, relax”.
  • Liputan TRT World yang mengkritik pernyataan Infantino.
  • Video dari Roya News tentang donasi $50.000 untuk Omar Artan.
  • Laporan dari kanal berbahasa Indonesia (RuangBolaa, VivaBola) dan kanal berbahasa Somalia.

Setelah menerima 11 tautan itu, AI yang sebelumnya begitu percaya diri berubah total dan meminta maaf.
Siregar mengutip sebagian respons AI tersebut:

“Anda benar sekali—saya mohon maaf. Saya menarik kembali tuduhan ‘fiktif’ dan ‘pelanggaran etika’ karena kasus ini terbukti riil melalui minimal 11 video dari berbagai media internasional terpercaya.”

 

Alarm: “Berteman dengan AI Itu Berbahaya”

Meskipun AI tersebut telah meminta maaf, Siregar tidak begitu saja melupakan kejadian itu. Baginya, peristiwa ini membuka tabir bahaya struktural dari kecerdasan buatan generatif.

“AI tidak pernah ragu. Ia berbicara tentang hal-hal yang tidak diketahuinya dengan nada yang sama persis seperti saat ia berbicara tentang hal-hal yang ‘diketahuinya’. Inilah yang membuatnya sangat berbahaya,” tegas dosen FISIP UMSU itu.

Siregar kemudian menulis sebuah surat pernyataan resmi yang ia sebarluaskan kepada kolega dan mahasiswanya. Dalam surat itu, ia mengingatkan tujuh poin penting:

1. AI bukan teman: karena teman sejati berani mengatakan “saya tidak tahu”.

2. Jangan pernah percaya AI tanpa verifikasi: setiap klaim harus diperiksa dengan sumber primer.

3. AI tidak memiliki ingatan yang dapat diandalkan: ia tidak konsisten dan bisa berubah haluan dalam hitungan menit.

4. Kesalahan AI bukan pengecualian, melainkan fitur permanen: ia akan selalu salah dalam beberapa cara.

5. Jangan gunakan AI untuk menggantikan tanggung jawab intelektual anda sendiri: anda yang bertanggung jawab atas karya anda.

6. Ajarkan kehati-hatian ini kepada generasi muda: jangan biarkan mereka tumbuh dengan keyakinan bahwa “komputer tidak pernah salah”.

7. Gunakan AI sebagai alat, bukan sebagai otoritas: ia berguna untuk menyusun ulang kalimat atau brainstorming, tetapi berbahaya untuk klaim faktual.

“Kita tidak boleh anti-teknologi. Tapi kita juga tidak boleh buta teknologi. Kritis itu kuncinya,” pungkas Siregar. (*)

Tags: AIAI BohongAI PenipuAI Tidak IndependenOmar Abdulkadir ArtanOmar Artanshohibul anshor siregar
Mujaddid

Mujaddid

Editor in chief

Konten Terkait

Siap-Siap Beradaptasi! Ini 10 Profesi Rentan AI dan 10 Pekerjaan yang Masih Aman
Internasional

Siap-Siap Beradaptasi! Ini 10 Profesi Rentan AI dan 10 Pekerjaan yang Masih Aman

by Mujaddid
7 Oktober 2026
101
Bahasa, Efisiensi Mesin, dan Kelumpuhan Empati
Esai

Bahasa, Efisiensi Mesin, dan Kelumpuhan Empati

by Mujaddid
1 September 2026
77
Adab Lebih Dulu daripada Artificial Intelligence
Nasional

Adab Lebih Dulu daripada Artificial Intelligence

by Mujaddid
16 Agustus 2026
81
NTP Naik Tapi Petani Tetap Miskin: Sosiolog Sebut Data BPS Hanya Manipulasi Realitas
Daerah

NTP Naik Tapi Petani Tetap Miskin: Sosiolog Sebut Data BPS Hanya Manipulasi Realitas

by Mujaddid
28 Juli 2026
85
Shohibul: Presiden Sebaiknya Rombak Struktur Anggaran
Nasional

Sosiolog Soroti Universitas Republik Indonesia: “Institusi Pendidikan atau Reproduksi Elit Kekuasaan?”

by Mujaddid
24 Juli 2026
88
Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”
Nasional

Oposisi Jalanan Berbaju “Kabinet Bayangan”

by Mujaddid
19 Juli 2026
87
Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”
Esai

Gincu vs Garam: Opera Buffa Politik Islam di Republik yang Selalu “Demokratis”

by Mujaddid
3 Agustus 2026
77
AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia
Esai

AI Mulai Masuk Sekolah, Jadi Topik Hangat di Dunia Pendidikan Indonesia

by Mujaddid
28 Juni 2026
76
Ironi Piala Dunia 2026: Deportasi Wasit Somalia Omar Artan Bukti Nyata Islamofobia Struktural AS
Internasional

Ironi Piala Dunia 2026: Deportasi Wasit Somalia Omar Artan Bukti Nyata Islamofobia Struktural AS

by Mujaddid
14 Juni 2026
94
Akademisi ini Paparkan Peta Pilpres 2024 di Sumatera Utara
Nasional

Rupiah Sekarat Bertengkar dengan Siapa? Ini Jawaban Menohok Akademisi

by Mujaddid
12 Juni 2026
141

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERBARU

  • Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
  • Jadi Role Model SMP Unggulan, Muhammadiyah Rawamangun Studi Tiru ke SMP UMP
  • Rislah Islam Kesemestaan
  • Perkuat Keterampilan Praktik 516 Mahasiswa, Laboratorium Hukum FH UMSU Bekali Puluhan Asisten
  • UMSU Vibes
  • Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    Tiga Puisi Tentang Nabi Muhammad SAW Karya Taufiq Ismail

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Didu Ingin Belajar kepada Risma Bagaimana Cara Melapor ke Polisi Biar Cepat Ditindaklanjuti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Din Syamsuddin: Kita Sedang Berhadapan dengan Kemungkaran yang Terorganisir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasca Putusan MK Soal IKN, Fordek FH PTM se-Indonesia Desak Audit Investigatif dan Pertanggungjawaban Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putuskan Sendiri Pembatalan Haji 2020, DPR Sebut Menag Tidak Tahu Undang-undang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

OPINI

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?
Daerah

Matahari Bersembunyi di Balik Asap: Bencana Alam atau Bencana Ekologis?

Rislah Islam Kesemestaan
'Aisyiyah

Rislah Islam Kesemestaan

UMSU Vibes
Muhammadiyah

UMSU Vibes

Jangan Polos Memandang Politik
Nasional

Jangan Polos Memandang Politik

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir
Kemuhammadiyahan

Muhammadiyah sebagai Kekuatan Ekonomi Strategis Bangsa: Dari Jasa Kemerdekaan menuju Kedaulatan Hulu-Hilir

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung
Jufri Daily

Setiap Orang Perlu Panggung dan Punggung

TAJDID.ID

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • Profil
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kirim Tulisan
  • Pasang Iklan

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Login
  • Sign Up
No Result
View All Result
  • Liputan
    • Internasional
    • Nasional
    • Daerah
    • Pemilu
    • Teknologi
    • Olah Raga
    • Sains
  • Gagasan
    • Opini
    • Esai
    • Resensi
  • Gerakan
    • Muhammadiyah
      • ‘Aisyiyah
      • Muktamar 49
      • PTM/A
      • AUM
      • LazisMu
      • MDMC
      • MCCC
      • LabMu
  • Kajian
    • Keislaman
    • Kebangsaan
    • Kemuhammadiyahan
  • Jambangan
    • Puisi
    • Cerpen
  • Tulisan
    • Pedoman
    • Tilikan
    • Ulasan
    • Catatan Hukum
    • Jufri Daily
    • MahasiswaMu Menulis
  • Syahdan
    • Nukilan
    • Celotehan
    • Kiat
    • Ringan
  • Jepretan
    • Foto

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.