TAJDID.ID~Bogor 🔳 Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor resmi meluncurkan buku berjudul “Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa”. Sebuah karya yang lahir dari keyakinan mendalam bahwa setiap karya monumental dan kontribusi nyata bagi daerah harus selalu berakar dari gerakan intelektual yang kuat.
Momentum peluncuran ini terasa kian istimewa karena bertepatan dengan perayaan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 sekaligus Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Bapak Hanif Faisol Nurofik.
Dalam kesempatannya, Wamenko Pangan menyampaikan apresiasi mendalam dan menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni organisasi berkala, melainkan sebuah forum krusial untuk mengonsolidasikan gagasan serta memperkuat tanggung jawab kebangsaan generasi muda.
“Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah ruang konsolidasi gagasan. Simposium kebangsaan yang diselenggarakan hari ini merupakan forum diskusi berbasis analisis dan kajian yang mendalam. Terlebih lagi, kegiatan ini diiringi dengan peluncuran buku Pemuda Negarawan Menata Bogor Istimewa yang menjadi ruang komunikasi gagasan bagi para pemuda,” ujar Hanif dalam sambutannya.
Menanggapi hal tersebut, salah satu tim penulis yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kemitraan Strategis PD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor, Restu Kurniawan Wibawa, menegaskan bahwa gagasan dalam buku ini akan segera diturunkan ke dalam aksi nyata.
Pasca-peluncuran, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor akan bergerak cepat melakukan konsolidasi internal guna merumuskan langkah-langkah taktis dan strategis demi mewujudkan visi yang telah dibukukan.
”Tentu buku ini tidak boleh berhenti pada tataran konsep dan gagasan di atas kertas saja. Setelah ini, kami segera melakukan konsolidasi internal dan menyusun langkah strategis agar apa yang telah termanifestasi dalam buku ini bisa benar-benar kita wujudkan di lapangan,” tegas Restu.
Sinergi yang terbangun antara Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bogor dipastikan tidak akan berhenti di forum simposium ini saja. Ke depan, kedua belah pihak berkomitmen penuh untuk menjalin kolaborasi berkelanjutan, khususnya dalam mengawal dan mempercepat implementasi program strategis Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. (HA)

