Site icon TAJDID.ID

MoU dengan Sejumlah OPD Provsu, Rektor UMSU Sharing Kelas Internasional di Seminar dan Pemecahan Rekor MURI LLDIKTI Sumut

TAJDID.ID~Medan 🔳 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sepakat menjalin kerja sama dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam rangka memperkuat kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.

Penandatanganan MoU UMSU dan sejumlah uni ersitas dengan OPD Provsu merupakan rangkaian kegiatan seminar 10 Pohon Ilmu dan Pemecahan Rektor MURI yang digelar LLDikti Wilayah 1 Sumut di Jl. Sempurna No.8, Tj. Sari, Kec. Medan, Rabu (3/6).

MoU ditandatangani langsung oleh Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd, bersama beberapa pimoinan instansi, yakni Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara.

Seminar 10 Pohon Ilmu dengan subtema “Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang Inklusif, Adaptif dan Berdampak melalui Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Indonesia Emas 2045 ,” dirangkai dengan Pemecahan Rektor MURI LLDikti Wilayah 1 Sumut
Kegiatan ini bagian dari upaya memperkuat budaya ilmiah dan kolaborasi antarperguruan tinggi swasta (PTS) di Sumatera Utara dihadiri 118 PTS se-Sumut dan 50.000 sivitas akademika.

Turut hadir, Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., Staf Ahli Gubernur Sumut Alfisyariza, Anggota DPR RI Komjen (Purn) Maruli Siahaan, Senior Manajer MURI Tri Muliono, perwakilan MURI Sujangga, jajaran pimpinan OPD, serta para pimpinan perguruan tinggi swasta di Sumatera Utara. Turut hadir Ketua BPSDM Sumut Dr. Agustinus Panjaitan, Kepala BBPOM Medan Mojaza Sirait, S.Si., Apt, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Fariz Haholongan Hutagalung, S.STP., M.Si,

Pada kesempatan ini, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim diminta memberikan testimoni singkat keberhasilan membuka kelas Internasional. UMSU merupakan perguruan tinggi swasta yang memiliki kelas internasional dan mendapatkan akreditas FIBA A dari Jerman.
Rektor menyampaikan, keberhasilan tersebut atas komitmen UMSU dalam mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi swasta berkelas dunia melalui program internasionalisasi kampus.

“Alhamdulillah kalau MURI sudah dua rekor MURI yang didapatkan UMSU, salah satunya rekor pantun,” ujarnya.

Prof. Akrim menjelaskan bahwa internasionalisasi menjadi salah satu fokus utama dalam Rencana Strategis (Renstra) UMSU.

“Dalam Renstra kami, UMSU bercita-cita menjadi PTS World Class University. Untuk menuju ke sana ada tahapan yang kami siapkan, yaitu menghadirkan kelas internasional. Kami mulai dengan menghadirkan kelas tersebut dan terus membangun kolaborasi internasional,” katanya.

Menurutnya, kunci utama dalam mewujudkan internasionalisasi adalah komitmen pimpinan dan keterbukaan terhadap kerja sama dengan berbagai pihak.

“Alhamdulillah, persiapannya tidak terlalu berat, yang penting adalah komitmen pimpinan. Dan kami terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa saja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Akrim mengungkapkan bahwa minat mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan di UMSU terus meningkat. Untuk Tahun 2026 lebih 1600 calon mahasiswa internasional dari berbagai negara di Eropa, Afrika dan Asia Tenggara telah mensaftar ke UMSU.

Acara dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Staff Ahli
Ir. Alfi Syahriza, ST, M.Eng, Sc menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting dalam melahirkan inovasi dan karya-karya unggulan dari kalangan akademisi.

“Momentum ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya inovasi, penelitian, publikasi ilmiah dan karya-karya terbaik di Sumatera Utara. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus mendukung penguatan pendidikan, riset dan inovasi serta pembangunan sumber daya manusia menuju Sumut yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara Prof. Saiful menegaskan pentingnya kolaborasi sebagai sarana meningkatkan kualitas dan kinerja perguruan tinggi.

“Kolaborasi kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki kinerja perguruan tinggi. Semoga kerja sama ini dapat berlanjut dan terus menjadi kegiatan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan dosen,” ujarnya

Sementara itu, Ketua panitia, Prof. Dr. Ir. Bilter A Sirait, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan budaya ilmiah, memperkuat mutu pendidikan tinggi, serta mengonsolidasikan kolaborasi antar-PTS di Sumatera Utara.

“Kegiatan ini merupakan upaya peningkatan budaya ilmiah, penguatan mutu dan konsolidasi kolaborasi antar PTS di Sumatera Utara. Integrasi 10 Pohon Ilmu diharapkan dapat meningkatkan mutu dan daya saing perguruan tinggi swasta di Sumut,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mewujudkan Indonesia yang maju dengan sumber daya manusia berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan 118 PTS dan sekitar 50.000 sivitas akademika di Indonesia, termasuk UMSU yang telah mendukung kegiatan ini,” katanya.

Kemudian, Senior Manajer Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Triyono, menyampaikan harapannya agar gerakan penanaman 10 Pohon Ilmu menjadi momentum kebangkitan pendidikan nasional.

“Diharapkan ini menjadi titik awal kebangkitan pendidikan Indonesia. Semoga pohon ilmu yang ditanamkan pada hari ini memberikan kemaslahatan untuk kemajuan Indonesia,” katanya. (*)

Exit mobile version