Site icon TAJDID.ID

Program Perkuat ASUH, PRM Sekardangan Sidoarjo Gandeng Unair dalam Penyembelihan Hewan Kurban

TAJDID.ID~Sidoarjo 🔳 Hari Raya Iduladha menjadi momentum berharga untuk memperkuat dimensi ritual sekaligus sosial umat Islam. Guna memastikan kualitas dan kehalalan daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sekardangan, Sidoarjo, bersinergi dengan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya untuk mengawal Program ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Kegiatan pemotongan hewan kurban berupa lembu dan kambing ini dilaksanakan pada Rabu (27/5/2026), yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1447 H. Pemantauan berkala dilakukan di empat masjid di wilayah Kelurahan Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo Kota, yaitu Masjid Al Ihsan, Syihabudin, Al Badar, dan Baitussalam, serta di lingkungan PRM Sekardangan.

Terjunkan Puluhan Mahasiswa dan Dokter Hewan

Dalam rangka penguatan program ASUH tersebut, Universitas Airlangga menerjunkan tim yang terdiri dari 28 mahasiswa dan 4 Dokter Hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) serta Fakultas Vokasi.

Ketua Program Studi S1 Kedokteran Hewan Unair, Dr. M.G. Atik Yuliani, drh., M.Kes., yang mendampingi langsung jalannya kegiatan, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk implementasi Unair sebagai kampus yang membawa dampak nyata bagi masyarakat.

“Tujuan kami adalah menjamin agar masyarakat menerima daging yang benar-benar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Program ini sangat bermanfaat, dan kami berharap pada tahun-tahun berikutnya cakupan lokasi pendampingan penyembelihan bisa diperluas,” ujar Dr. Atik.

Sambutan Hangat dari Panitia Kurban

Selepas salat Iduladha, Tim ASUH langsung bergerak melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara teliti (antemortem dan postmortem) serta berinteraksi aktif dengan panitia setempat hingga sore hari.

Perwakilan panitia penyembelihan hewan kurban dari PRM Sekardangan, Hariyanto, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran tim ahli dari Unair ini. Menurutnya, edukasi langsung di lapangan sangat membantu panitia dalam memahami kelayakan daging kurban sebelum didistribusikan.

“Sinergi ini begitu berarti untuk memberikan rasa aman atas kegiatan berkurban. Alhamdulillah, berkat penguatan program ASUH bersama dosen dan mahasiswa FKH Unair, seluruh proses berjalan lancar dan daging kurban dipastikan layak konsumsi. Kami mengucapkan terima kasih atas pendampingan dari awal hingga akhir,” tutur Hariyanto.

Edukasi Sejak Dua Minggu Sebelum Hari-H

Kesadaran akan pentingnya kualitas daging kurban juga diinisiasi oleh takmir masjid setempat jauh-jauh hari. Ketua Takmir Masjid Al Ihsan yang berlokasi di Perumahan Sekar Gading Sidoarjo, Amna Huda, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar sosialisasi dua minggu sebelum pelaksanaan Iduladha.

“Kami mengundang takmir masjid dan panitia kurban di sekitar wilayah ini untuk belajar bersama dosen dan mahasiswa FKH Unair mengenai program ASUH. Sekitar 50 peserta hadir dan sangat antusias berdiskusi,” kata Amna.

Ia menambahkan, petugas yang bersiap di Masjid Al Ihsan secara khusus berasal dari program studi Teknologi Veteriner Fakultas Vokasi serta FKH Unair.

“Syukur alhamdulillah, saat penyembelihan hewan kurban semua berjalan tertib, serta aspek kesehatan dan kehalalan terpenuhi dengan baik. Terima kasih atas kerja samanya, semoga perjuangan ini bernilai ibadah,” pungkas Amna. (*)

 

(Andi H/Red)

Exit mobile version