TAJDID.ID~Yogyakarta || Jovano Daffa Adhyasta, atlet muda berbakat asal SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Boyolali, mencuri perhatian sebagai peserta termuda dalam cabang olahraga panahan di ajang Jovano Daffa Jadi Atlet Panahan Termuda di 1st Muhammadiyah Games 2026, Cuma 3 Bulan Latihan yang digelar di Lapangan Sepak Bola Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Rabu (13/5/2026).
Meski baru menekuni olahraga panahan selama tiga bulan, Jovano menunjukkan ketangguhan luar biasa dengan menyelesaikan seluruh proses kualifikasi penuh. Ia bertanding menggunakan busur barebow tradisional atau PERPANI Bow, bersaing langsung dengan peserta dari kelompok usia yang jauh lebih senior di atasnya.
Kehadiran Jovano di lapangan bukan sekadar partisipasi formal. Dedikasi siswa sekolah dasar ini menjadi sorotan karena ia mampu menuntaskan dua sesi kualifikasi tanpa menyerah, di tengah tekanan kompetisi tingkat nasional tersebut.
“Jovano Daffa Adhyasta di tengah (persaingan ini membuktikan semangatnya),” ujar Zahid, salah satu pihak terkait yang memantau jalannya pertandingan di lokasi.
Laju Jovano dalam turnamen ini dinilai menjadi pendorong semangat bagi rekan-rekan setimnya. Proses latihan singkat yang dijalaninya selama tiga bulan membuktikan bahwa durasi persiapan bukan menjadi penghalang bagi seorang atlet untuk berani tampil di ajang bergengsi seperti Muhammadiyah Games.
Secara teknis, penggunaan busur PERPANI Bow dalam kategori kualifikasi penuh merupakan tantangan tersendiri bagi atlet seusianya. Namun, konsistensi Jovano hingga akhir babak kualifikasi menjadikannya sebagai role model bagi atlet muda lainnya mengenai arti daya juang dan sportivitas.
Partisipasi Jovano di 1st Muhammadiyah Games ini diharapkan dapat memicu regenerasi atlet panahan sejak usia dini, khususnya di lingkungan pendidikan Muhammadiyah, sekaligus membuktikan bahwa nyali dan kerja keras mampu melampaui keterbatasan usia.(FJ)

