Site icon TAJDID.ID

“Medan Coding Competition 2026” di UMSU Resmi Ditutup, Walikota: Teknologi Harus jadi Solusi bagi Persoalan Masyarakat

TAJDID.ID~Medan 🔳 Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi menutup rangkaian kegiatan Medan Coding Competition 2026 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Acara penutupan dilaksanakan pada Sabtu (10/5) sore di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri.

Kompetisi yang diikuti sebanyak 623 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK hingga Perguruan Tinggi se-Kota Medan ini telah berlangsung selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 9–10 Mei 2026.

Selain perlombaan coding dan teknologi, acara juga menghadirkan mini talkshow serta bazaar UMKM sebagai bagian dari penguatan ekosistem digital dan ekonomi kreatif di Kota Medan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan menegaskan bahwa teknologi harus menjadi solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.

“Mudah-mudahan acara ini memberikan manfaat untuk kemajuan teknologi kita di masa depan. Teknologi bukan hanya tentang alat atau cara membuatnya, tetapi tentang menciptakan solusi,” ujar Rico.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kominfo terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kota.

“Semua problem yang ada harus diselesaikan dengan solusi yang namanya teknologi. Artinya, setiap permasalahan akan kita coba cari penyelesaiannya melalui teknologi.”

Dia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kepercayaan diri generasi muda Medan untuk menjadi pelaku utama perkembangan teknologi masa depan.

“Masa depan itu diciptakan, dan harus mulai diciptakan dari sekarang.”

Di akhir sambutan, dia menyampaikan apresiasi kepada UMSU dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Sebelumnya, Ketua Badan Pembina Harian UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP, menyampaikan komitmen kampus dalam mendukung kegiatan Pemerintah Kota Medan.

“Kami terbuka dan siap mendukung kegiatan Pemko Medan. Semoga kegiatan selanjutnya dapat kembali dilaksanakan di UMSU.”

Dia juga mengungkapkan UMSU ditunjunk sebagai perwakilan di Sumatera Utara oleh Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) dalam hal pengembangan teknologi digital.

“UniMAP menawarkan kerja sama kepada UMSU sebagai perwakilan mereka di Sumatera Utara, nanti kita dapat menghubungkan kolaborasi antara Sumut khususnya kota Medan dan Perlis.”

Selain itu, Ketua BPH turut menyampaikan progres perhelatan Muktamar Muhammadiyah di Sumut khususnya di kampus IV UMSU. Dja berharap pemerintah Kota Medan dapat mendukung dan mensukseskan perhelatan tersebut.

Sementara itu, Ketua Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan Benny Iskandar, S.T., M.T menyebut kompetisi ini merupakan gagasan langsung Wali Kota Medan dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Ini murni gagasan Pak Wali untuk mengembangkan kreativitas anak Medan di bidang coding tanpa menggunakan APBN.” ungkapnya.

Ketua BRIDA juga mengapresiasi dukungan UMSU atas fasilitas dan kerja sama penyelenggaraan kegiatan.

Turut hadir Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd, Dekan Fikti Assoc. Assoc. Prof. Dr. Al-Khowarizmi, M.Kom dan para wakil dekan, unsur pemerintah dan masyarakat, antara lain Camat Medan Timur Fernanda, Lurah Glugur Darat II Ahmad Fadil Siregar, Tenaga Ahli Garuda Spark Innovation Hub Abdurrahman, Ketua KADIN M. Iqbal Sinaga, pimpinan fakultas di UMSU, Plt Ketua DPC IWAPI Medan Yoshida Sari, S.E., S.I.Kom, M.I.Kom serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Medan.

Penutupan kompetisi ditandai dengan pengumuman para juara yang berhak memperoleh Piala Wali Kota Medan di antaranya:

Tingkat SD Kelas 1–3

Kategori Unplugged Coding

 

Tingkat SD Kelas 4–6

Kategori Scratch

Tingkat SMP
Kategori Scratch

Tingkat SMA/SMK
Kategori Robotik Line Follower

Tingkat Mahasiswa

Kategori IoT

Kategori Mobile Apps

Tingkat SMA/SMK

Kategori E-Sport

Exit mobile version