TAJDID.ID~Medan 🔳 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FEB UMSU) resmi menerima surat izin pendirian Program Studi Bisnis Digital dari LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Rabu, 6 Mei 2026.
Penyerahan izin dilakukan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumut, Saiful Anwar Matondang, di kantor LLDIKTI I Sumut.
Momentum itu dihadiri jajaran pimpinan UMSU, mulai dari Rektor UMSU Akrim, Sekretaris dan Anggota Badan Pembina Harian (BPH), Dekan FEB UMSU Radiman, para wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi di lingkungan FEB, tim task force FEB UMSU, Kepala Biro Humas, hingga Kepala Biro Umum UMSU.
Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim mengatakan kehadiran Program Studi Bisnis Digital menjadi bagian dari langkah strategis universitas dalam menjawab perubahan pola ekonomi dan kebutuhan dunia kerja yang semakin dipengaruhi teknologi digital. Menurut dia, perguruan tinggi harus mampu bergerak cepat membaca perubahan zaman agar lulusan yang dihasilkan tetap relevan dengan kebutuhan industri.
“UMSU ingin memastikan masyarakat memperoleh layanan pendidikan terbaik dan sesuai dengan perkembangan masa depan. Program Studi Bisnis Digital ini hadir sebagai jawaban atas tantangan era digital yang berkembang sangat cepat. Kami ingin masyarakat tidak ragu memilih program studi ini karena dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri modern,” kata Akrim.
Ia menilai transformasi digital telah mengubah banyak sektor, termasuk pola bisnis, pemasaran, keuangan, hingga pengelolaan usaha berbasis teknologi. Karena itu, kampus perlu menghadirkan program studi yang tidak hanya adaptif, tetapi juga mampu menyiapkan lulusan dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar kerja baru.
Sementara itu, Dekan FEB UMSU Dr. Radiman menyebut terbitnya izin Program Studi Bisnis Digital menjadi energi baru bagi fakultas dalam memperluas inovasi akademik dan pengembangan keilmuan berbasis teknologi dan kewirausahaan modern.
“Kami optimistis Program Studi Bisnis Digital akan berkembang cepat dan mendapat kepercayaan masyarakat. Ini bukan sekadar penambahan program studi, tetapi bagian dari komitmen FEB UMSU untuk menghadirkan pendidikan yang relevan, adaptif, dan mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing di tengah perubahan global,” ujar Radiman.
Menurut dia, FEB UMSU akan terus memperkuat kualitas akademik, sumber daya manusia, kurikulum berbasis kebutuhan industri, hingga kolaborasi strategis agar Program Studi Bisnis Digital mampu menjadi salah satu program unggulan di masa mendatang.
Penerimaan surat izin tersebut sekaligus menandai langkah lanjutan UMSU dalam memperkuat pengembangan pendidikan tinggi berbasis transformasi digital, di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang inovatif, adaptif, dan memiliki daya saing global. (*)
✍️ Andi

