TAJDID.ID~Jakarta 🔳 Center for Islam and Civilization Studies (CIVIC) yang berada di bawah naungan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) sukses menyelenggarakan seminar internasional bertajuk *“Tracing Islamic Influence on Bulgarian Culture: An Interdisciplinary Perspectives.”*
Bekerja sama dengan Sofia University Bulgaria, agenda yang bertempat di Kampus A Uhamka Limau ini membedah secara mendalam proses asimilasi budaya serta pengaruh peradaban Islam terhadap identitas sosial dan sejarah di wilayah Balkan.
Jejak Ottoman dalam Budaya Bulgaria
Narasumber utama asal Sofia University, Dr. Dobrin Bugov, menjelaskan bahwa warisan Kekaisaran Utsmaniyah (Ottoman) di Bulgaria masih sangat terasa hingga era modern. Menurutnya, pengaruh Islam tidak hanya terbatas pada bangunan fisik seperti arsitektur masjid, namun telah menyatu ke dalam elemen kehidupan sehari-hari.
“Pengaruh tersebut meresap ke dalam bahasa, tradisi kuliner, hingga seni musik rakyat, yang pada akhirnya menjadi jembatan budaya unik antara peradaban Timur dan Barat,” papar Dr. Bugov.
Islam sebagai Peradaban yang Inklusif
Dekan FAI Uhamka, Prof. Ai Fatimah Nur Fuad, Ph.D., menekankan pentingnya sudut pandang interdisipliner untuk memahami sejarah Islam di Eropa Timur. Ia menilai Bulgaria merupakan contoh nyata bagaimana Islam mampu beradaptasi dengan budaya lokal, khususnya di tengah masyarakat Kristen Ortodoks.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif CIVIC FAI Uhamka, Muhammad Abdullah Darraz, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk memperkuat kajian peradaban global.
Misi Utama: Membangun dialogue of civilizations (dialog antarperadaban).
Pesan Kunci: Menunjukkan bahwa sejarah Islam di Bulgaria adalah bukti nyata koeksistensi damai dan inklusivitas budaya.
Antusiasme Peserta dan Kajian Bahasa
Seminar yang diikuti oleh ratusan akademisi dan mahasiswa ini memicu diskusi menarik, terutama terkait penggunaan ‘Turkisms’. Fenomena ini merujuk pada kosakata serapan dari bahasa Turki, Arab, dan Persia yang hingga kini masih digunakan secara aktif dalam percakapan harian warga Bulgaria.
Melalui inisiatif ini, CIVIC FAI Uhamka berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kemitraan internasional guna mempromosikan pemahaman Islam yang moderat serta menghargai keberagaman budaya dunia.
Mengenal CIVIC Uhamka
Center for Islam and Civilization Studies (CIVIC) adalah unit think-tank akademik di bawah FAI Uhamka. Lembaga ini berfokus pada integrasi ilmu keislaman dengan dinamika dunia modern (Society 5.0). Dengan visi menjadi pusat riset unggulan di Asia Tenggara, CIVIC berupaya melahirkan kajian-kajian strategis demi mewujudkan masyarakat yang tercerahkan dan berkemajuan. (*)

