Site icon TAJDID.ID

Khotmul Qur’an dan Imtihan Warnai Pelepasan Siswa Kelas XII SKAMUSA Balikpapan

TAJDID.ID~Balikpapan 🔳 SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan sukses menyelenggarakan kegiatan Khotmul Qur’an dan Imtihan Metode UMMI Tartil & Tahfidz Juz 30 dan 29 yang dirangkaikan dengan Pelepasan Siswa-Siswi Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026, pada Sabtu (2/5) bertempat di Ballroom Universitas Balikpapan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen sekolah sebagai lembaga pendidikan vokasi Islami yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga dalam pembinaan karakter dan spiritualitas Al-Qur’an.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya: Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Kaltim Zainul Muttaqien, Pengawas Pembina SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan Erna Sri Rejeki, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Balikpapan Muhammad Sipi, Ketua UMMI Daerah Balikpapan Afif Zakariah yang sekaligus memimpin Uji Publik Tartil dan Tahfidz Juz 30 dan 29.

Dalam sambutannya, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan, Sahrul, menegaskan bahwa kompetensi membaca dan menghafal Al-Qur’an bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian integral dari profil lulusan sekolah. “Kompetensi Guru Qur’an menjadi salah satu kompetensi lulusan SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan, selain kompetensi kejuruan yang menjadi ciri khas pendidikan vokasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki kemampuan tartil dan tahfidz Al-Qur’an yang baik sebagai bekal kehidupan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa integrasi antara kompetensi keahlian dan nilai-nilai Qur’ani merupakan bentuk ikhtiar sekolah dalam melahirkan generasi yang unggul secara profesional sekaligus kuat secara spiritual.“Di tengah tantangan zaman, kami percaya bahwa keseimbangan antara skill dan iman adalah kunci. Karena itu, lulusan SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan diharapkan mampu menjadi pribadi yang produktif di dunia kerja, sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Zainul Muttaqien dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan dalam mengintegrasikan pendidikan kejuruan dengan pembinaan keislaman berbasis Al-Qur’an melalui Metode UMMI.“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan simbol keberhasilan pendidikan Muhammadiyah dalam melahirkan generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.

Pelaksanaan Imtihan Metode UMMI berlangsung dengan khidmat melalui uji publik yang dipimpin langsung oleh Afif Zakariah. Para siswa diuji kemampuan tartil dan hafalan mereka secara terbuka, yang menjadi bukti capaian pembelajaran Al-Qur’an selama menempuh pendidikan di sekolah.Pada kegiatan ini, jumlah siswa yang mengikuti prosesi wisuda Al-Qur’an terdiri dari beberapa kategori. Sebanyak 9 siswa dinyatakan lulus pada tingkat tartil, kemudian sekitar 7 siswa berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30, serta 2 siswa yang mencapai capaian istimewa dengan hafalan Juz 30 dan 29.

Sementara itu, pada prosesi pelepasan, SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan melepas sebanyak 39 siswa kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026. Para lulusan ini diharapkan mampu melanjutkan perjalanan mereka ke jenjang berikutnya, baik di dunia kerja, wirausaha, maupun pendidikan tinggi, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an yang telah ditanamkan selama masa pendidikan.

Rangkaian acara ditutup dengan prosesi pelepasan siswa-siswi kelas XII yang berlangsung penuh haru dan kebanggaan. Para lulusan diharapkan mampu melanjutkan perjalanan hidup dengan membawa nilai-nilai keislaman, semangat belajar sepanjang hayat, serta kesiapan menghadapi dunia kerja maupun pendidikan tinggi.

Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 1 Balikpapan kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga generasi berakhlak mulia dan berlandaskan Al-Qur’an. (HA)

Exit mobile version