Site icon TAJDID.ID

Kuliah Umum di UMSU, Deputi Kemenkop RI: KMP Solusi Konkret Tekan Kemiskinan

TAJDID.ID~Medan 🔳 Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Kementerian Koperasi RI Panel Barus, S.E., M.M menggelar kuliah umum bertajuk “Membangun Koperasi, Membangun Desa Makmur Bebas dari Kemiskinan” di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Acara berlangsung pada Kamis (30/4) di Auditorium Kampus Jalan Muchtar Basri, No.3 Medan.

Acara dibuka Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP bersama Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd dan Wakil Rektor III Dr. Rudianto, M.Si. Turut hadir, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, Defri Noval Pasaribu, S.E., M.SP Pimpinan Fakultas, para Alumni UMSU aktivis 97 dan Mahasiswa lintas fakultas.

Dalam kuliah umum tersebut, Panel Barus menyinggung visi besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 yang didukung bonus demografi.

“Indonesia memiliki mimpi besar yaitu Indonesia Emas 2045. Mimpinya, Indonesia menjadi negara maju dengan ekonomi lima besar dunia. Itu mungkin dicapai kalau disiapkan sejak sekarang,” jelasnya.

Dia menegaskan bahwa tingginya angka kemiskinan desa masih menjadi tantangan utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut.

“Salah satu penghambat Indonesia Emas adalah masih tingginya angka kemiskinan di desa. Jika angka kemiskinan tidak bisa ditekan hingga di bawah satu persen, maka mimpi itu sulit digapai,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah melalui program strategis nasional mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di desa sebagai solusi konkret menekan angka kemiskinan.

“Koperasi desa harus mampu menjawab tiga masalah utama, yaitu menyediakan toko sembako dengan harga murah, layanan simpan pinjam berbunga ringan agar masyarakat tidak terjerat rentenir, serta penguatan gudang dan transportasi distribusi,” paparnya.

Dia juga menjelaskan tiga faktor utama penyebab kemiskinan desa, yakni tingginya beban biaya hidup akibat mahalnya distribusi dan logistik.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis tentang peran koperasi Merah dalam mendorong kesejahteraan desa serta menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Sementara Ketua BPH UMSU, Prof.Dr.Agussani, MAP dalam sambutan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Deputi Kemenkop RI yang juga aktivis mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMSU Tahun 1997.

“Sudah banyak alumni dan aktifis mahasiswa yang sukses di berbagai bidang. Inilah yang membuat beliau dipercaya secara nasional menjadi deputi pada kabinet Presiden Prabowo hari ini,” ujarnya.

Dia memaparkan perkembangan pembangunan kampus terpadu UMSU di Sampali, Percut Sei Tuan yang ditargetkan selesai dalam beberapa tahun 2027.

“Kita lagi ada pembangunan di Kampus Terpadu Sampali. Pak deputi nanti bisa melihat nanti dan memberi masukan karena ini menjadi arena Muktamar 49 Muhammadiyah dan Aisyiyah,” ujarnya.

Prof. Agussani menyampaikan semua kreativitas dihargai, “Kami berharap pak Deputi bisa memberi motivasi karena kita punya PUSKIBI dan produk UMKM,” tambahnya.

Kemudian, Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. menyampaikan komitmen kampus dalam mendukung program Astacita salah satunya pembangunan koperasi merah putih.

“Terima kasih Pak Deputi atas informasi tadi yang menarik tentang kemakmuran desa bebas dari kemiskinan. Salah satu upayanya adalah membangun koperasi. UMSU berkomitmen mendukung program Astacita Presiden, salah satunya melalui program ini,” katanya.

Dia menambahkan bahwa civitas akademika UMSU menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program pemberdayaan desa tersebut.

“Keingintahuan UMSU tentang program ini sudah terjawab dan terlihat antusiasnya. Kami mendorong alumni untuk berperan aktif dalam program ini dan mari kita dukung bersama-sama,” pungkasnya.

Kunjungi Kampus Terpadu
Selain menjadi narasumber kuliah umum, Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi, Kementerian Koperasi RI Panel Barus, S.E., M.M bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Defri Noval Pasaribu, S.E., M.SP dan sejumlah alumni meninjau progres pembangunan auditorium san sport hall kampus terpadu UMSU di Desa Saintus, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Panel Barus mengaku, takjub dengan bangunan auditorium berkapasitas 7000 orang dan sport hall yang menampung 2500 orang. Menurutnya, pembangunan gedung yang nantinya menjadi arena muktamar Muhammadiyah Tahun 2027 menunjukan UMSU sebagai lembaga pendidikan tinggi terus bertransformasi untuk menghasilkan SDM unggul.

Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Defri Noval Pasaribu, S.E., M.SP yang mengaku sebagai kader Muhammadiyah ikut bangga dengan perkembangan UMSU.

Dalam kunjungan itu, Ketua BPH UMSU, Prof.Agussani memaparkan sejarah lahan kampus terpadu dan progres pembangunan kampus terpadu dengan berbagai fasilitas pendukung. (*)

Exit mobile version