Site icon TAJDID.ID

Mahasiswa IKO FISIP UMSU Pengabdian Internasional di SB AMI Penang-Malaysia

TAJDID.ID~Penang || Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi IKO) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) melanjutkan rangkaian kegiatan internasional di Penang, Malaysia, melalui program pengabdian masyarakat yang digelar di SB AMI Penang, Lorong Tampoi 5, Bukit Mertajam, Malaysia pada Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari partisipasi mahasiswa dalam Yogyakarta Conference Communication 2026 yang berlangsung sehari sebelumnya.

Pengabdian internasional ini diikuti oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi, yakni Nabila Zahra, Intan Nurkamil, Tasya Komala Bintang, Siti Nurhaliza, Kesya Ivana, Muhammad Rafif Fadilla, dan Widiyana Sari Siregar.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa terlibat dalam aktivitas edukatif serta membangun interaksi langsung dengan masyarakat setempat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari perjalanan akademik mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UMSU, yang menggabungkan forum ilmiah dan pengabdian masyarakat dalam satu rangkaian. Hal ini menunjukkan bahwa keikutsertaan dalam konferensi internasional tidak berhenti pada diskusi, tetapi juga diimplementasikan melalui aksi nyata.

Dr. Akhyar Anshori menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen program studi dalam memperluas kontribusi keilmuan hingga ke tingkat internasional. “Setelah mendapatkan wawasan di forum internasional, mahasiswa perlu mengaplikasikannya secara langsung. Pengabdian ini menjadi bukti bahwa mereka tidak hanya hadir sebagai peserta konferensi, tetapi juga sebagai agen yang membawa manfaat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memperkuat posisi Prodi Ilmu Komunikasi FISIP UMSU sebagai institusi yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada dampak nyata yang dirasakan hingga di luar negeri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya membawa nama kampus, tetapi juga menunjukkan bagaimana ilmu komunikasi dapat menjadi jembatan dalam membangun hubungan lintas budaya sekaligus memberikan kontribusi positif di tingkat global. (*)

Exit mobile version