TAJDID.ID~Gresik 🔳 Muhammadiyah Software Labs (LabMu) terus mendorong penguatan implementasi sistem digital Muhammadiyah melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen dan Verifikator SatuMu yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik pada Sabtu, 11 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gresik ini diikuti oleh unsur pimpinan dari 17 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Gresik. Peserta terdiri atas ketua, sekretaris, dan bendahara, serta agen dan verifikator yang ditunjuk untuk mendukung implementasi SatuMu di masing-masing cabang.
Bimtek ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman penggunaan SatuMu sebagai platform Satu Data Muhammadiyah yang dirancang untuk mengelola data organisasi secara terintegrasi. Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung penggunaan sistem melalui perangkat digital.
Sekretaris PDM Gresik, Yusuf Diachmad Sabri, dalam pengajian pembuka menyampaikan pentingnya menjaga semangat pasca-Ramadan sekaligus memanfaatkan momentum kegiatan untuk meningkatkan kapasitas organisasi.
“Semoga kita bisa mempertahankan apa yang sudah kita jalani selama bulan Ramadan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PDM Gresik, M. Thoha Mahsun, menekankan pentingnya kesiapan peserta dalam mengikuti proses implementasi SatuMu, termasuk dalam tahapan migrasi data keanggotaan melalui sistem digital.
Kegiatan ini turut menghadirkan tim teknis SatuMu, termasuk perwakilan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang memandu jalannya pelatihan. Dalam sesi teknis, peserta diperkenalkan pada dua komponen utama dalam SatuMu, yakni DOM sebagai sistem pengelolaan organisasi dan e-KTAM sebagai identitas keanggotaan digital Muhammadiyah.
LabMu sebagai pengembang ekosistem digital Muhammadiyah menilai bahwa peran agen dan verifikator menjadi kunci dalam memastikan validitas dan akurasi data organisasi. Melalui pelatihan ini, diharapkan proses input dan verifikasi data dapat berjalan lebih tertata dan sesuai dengan struktur organisasi.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi praktik dan diskusi. Sejumlah pertanyaan teknis muncul selama pelatihan, menunjukkan tingginya perhatian terhadap implementasi sistem digital di tingkat cabang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tindak lanjut program strategis Muhammadiyah dalam mendorong digitalisasi organisasi sebagaimana amanat Muktamar. LabMu berharap penguatan kapasitas di tingkat daerah dan cabang dapat mempercepat penerapan SatuMu hingga tingkat ranting, sehingga pengelolaan data Muhammadiyah dapat berjalan lebih terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan. (*)

