TAJDID.ID~Istanbul 🔳 Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh akademisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Guru Besar bidang Akuntansi, Prof. Dr. Maya Sari, S.E., Ak., M.Si., CA, berhasil meraih penghargaan “Best Presenter” dalam ajang International Seminar of Islamic Studies (INSIS) ke-8 tahun 2026.
Kegiatan internasional tersebut diselenggarakan di Istanbul Sabahattin Zaim University (IZU), Turki, pada 24–25 Maret 2026, dan diikuti oleh akademisi, peneliti, serta praktisi dari berbagai negara.
INSIS merupakan forum ilmiah bergengsi yang menjadi wadah pertukaran gagasan dan hasil riset dalam berbagai isu strategis studi Islam. Pada tahun ini, INSIS mengangkat tema “Resilience and Innovation: Islamic Interdisciplinary Approaches to Global Challenges in the Post-Digital Age.”
Atas capaian tersebut, Prof. Maya Sari menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti bahwa akademisi UMSU mampu bersaing dan menunjukkan kualitas di tingkat internasional.
“Alhamdulillah, capaian ini bukan hanya tentang kemenangan pribadi, tetapi juga bagian dari upaya mengharumkan nama UMSU di forum global,” ujarnya.
Selain sebagai Guru Besar, Prof. Maya Sari juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Akuntansi SPs UMSU. Ia menegaskan bahwa prestasi ini sejalan dengan visi UMSU dalam mendorong sivitas akademika untuk aktif, produktif, dan adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi global.
Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi akademisi lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan berani tampil di forum ilmiah.
“Saya berharap ini menjadi inspirasi bagi dosen dan peneliti UMSU untuk terus berkarya, aktif dalam kegiatan akademik, serta berpartisipasi dalam forum nasional maupun internasional sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan profesional,” tambahnya.
Prestasi ini semakin menegaskan posisi UMSU sebagai institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing global dan konsisten dalam mendorong pengembangan riset serta publikasi ilmiah bereputasi internasional. (*)

