TAJDID.ID~Surabaya 🔳 Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Nyai Walidah kembali menggelar agenda sosial tahunan berupa pembagian parsel lebaran dan Tunjangan Hari Raya (THR). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan upaya menjalin silaturahmi antara pengurus, santri, dan wali santri.
Kepala LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah, Fitria Leliana, menjelaskan bahwa, program ini bertujuan untuk menebar kebahagiaan di lingkungan panti maupun masyarakat sekitar.
”Tujuannya adalah berbagi kebahagiaan menjelang Idulfitri sekaligus menjalin kebersamaan antara pengurus, keluarga santri, serta anak-anak asuh baik yang tinggal di dalam panti maupun di luar,” ujarnya, Ahad (15/3/2026).
Tahun ini, sebanyak 37 anak asuh di panti dan 20 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) menerima paket parsel yang berisi berbagai kebutuhan pokok. Isi parsel tersebut meliputi sembako seperti gula dan minyak goreng, hingga makanan ringan dan sirup khas sajian lebaran.
Tak hanya paket bahan pangan, para santri juga mendapatkan tunjangan berupa uang tunai. Fitria merinci bahwa selain tabungan sebesar Rp500.000 per anak yang sudah disiapkan, setiap santri juga menerima uang tunai (cash) sebesar Rp1.000.000.
”Harapannya, anak-anak bisa merasakan kegembiraan yang sama dengan anak-anak lainnya yang mampu. Paling tidak mereka bisa memiliki baju lebaran baru dan menikmati momen kumpul keluarga di kampung halaman dengan suka cita,” pungkasnya.
Semangat berbagi LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah tidak hanya terbatas pada lingkungan internal panti. Pihak pengurus juga menyalurkan 30 paket parsel kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, termasuk kepada tukang becak, petugas kebersihan, lansia, pengemudi ojek online, hingga mitra-mitra panti lainnya.
Melalui kegiatan ini, LKSA Muhammadiyah Nyai Walidah berharap dapat terus konsisten menjadi jembatan kebaikan yang mempererat hubungan sosial dan spiritual antar sesama umat menjelang hari kemenangan. (*)
✍️ Yuda

